(2) Muh Amir Zainuddin
(3) Hasmi Sulfiani
(4) Sulfiani Sulfiani
*corresponding author
AbstractKinerja sistem irigasi dapat ditinjau dari kemampuannya dalam mendukung ketersediaan dan operasi air irigasi yang cukup pada daerah irigasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja sistem irigasi berdasarkan kondisi fisik saluran dan berdasarkan tingkat efisiensi pada saluran irigasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif survei dengan cara pengukuran objektif dan pengambilan data. Hasil dari penelitian ini adalah kinerja sistem irigasi berdasarkan kondisi fisik didapatkan saluran yang memadai yaitu pada saluran sekunder BDt.12 sebesar 10,1 m/ha dan saluran sekunder BDt.14 sebesar 10,4 m/ha. Total kerusakan yang diperoleh sebesar 3% sesuai dengan ketentuan. Sedangkan kinerja sistem jaringan irigasi berdasarkan efisiensi, yaitu diperoleh pada saluran sekunder BDt.12 yaitu 95,79%, BDt.13 yaitu 90,31%, dan BDt.14 yaitu 92,36% Â Â Keywordsinerja, Irigasi, Efisiensi.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v12i2.2025.870-875 |
Article metrics10.31604/jips.v12i2.2025.870-875 Abstract views : 0 | PDF views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
Full Text Download
|
References
Ambler, & John, S. (1991). Irigasi di Indonesia: Strategi dan Pengembangan. Jakarta: LP3ES.
Ansori, A., Ariyanto, A., & Syahroni. (2014). Kajian Efektifitas dan Efisiensi Jaringan Irigasi Terhadap Kebutuhan Air Pada Tanaman Padi (Studi Kasus Irigasi Kaiti Samo Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu).
Bos, M. G. (1990). Irrigation Efficiencies. Wageningen The Netherlands: International Institute for Land Reclamation and Improvement/ILRI.
Bunganaen, W. (2011). Analisis Efisisensi dan Kehilangan Air Pada Jaringan Utama Daerah Irigasi Air Sagu.
Hansen, V. E., Israelsen, O. W., & Stringham, G. E. (1992). Dasar-Dasar dan Praktek Irigasi. Penerjemah Endang P. Tachyan. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Management, T. P. (1993). Laporan Penelitian Management Tipe "C" dan "D" mengenai Kehilangan Air Pada Jaringan Utama dan pada Petak Tersier di Daerah Irigasi Manubulu Kabupaten Kupang. Bogor: IPB.
Peraturan Pemerintah No. 12 Tahun 2015 Tentang Irigasi. (2015). Jakarta.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.32/PRT/M/2007 (2007). Jakarta.
Priyonugroho, A. (2014). Analisis Kebutuhan Air Irigasi (Studi Kasus Pada Daerah Irigasi Sungai Air Keban Daerah Kabupaten Empat Lawang).
Saputra, M. F. (2014). Analisa Efisiensi Penyaluran Air Irigasi di Daerah Irigasi Lempake Kota Samarinda.
Sidharta. (1997). Irigasi dan Bangunan Air. Jakarta: Gunadarma.
Standar Perencanaan Irigasi KP-03. (1986). Bandung: Galang Persada.
Triatmojo, B. (1996). Hidraulika I. Yogyakarta: Beta Offset
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download