*corresponding author
AbstractArtikel ini bertujuan untuk mengkaji potensi serta tantangan literasi ekologi dalam pendidikan lingkungan di era society 5.0. Penulisan artikel dilakukan melalui kajian pustaka mengenai literasi lingkungan dari berbagai pustaka yang dibaca. Literasi ekologi adalah kemampuan dan pengetahuan dalam menyikapi isu-isu lingkungan serta tindakan pemecahan masalah lingkungan. Di era Society 5.0, yang ditandai dengan integrasi teknologi canggih seperti artificial intelligence (AI), internet of things (IoT), big data, dan augmented reality (AR), pendidikan lingkungan menghadapi tantangan dan potensi yang signifikan. Namun, meskipun potensi besar ini, tantangan yang dihadapi meliputi kesenjangan digital, keterbatasan akses teknologi di daerah terpencil, serta kesulitan dalam mengintegrasikan teknologi dalam kurikulum pendidikan yang relevan. Â KeywordsLiterasi Ekologi, Pendidikan Lingkungan, Era Society 5.0.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v12i2.2025.655-664 |
Article metrics10.31604/jips.v12i2.2025.655-664 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Abidah et al. (2022). Tantangan Guru Sekolah Dasar dalam Menghadapi Era Society 5.0: Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(2c).
Al-Mansour, A., & Al-Dosary, A. (2018). The use of mobile applications in environmental education. International Journal of Environmental Education and Information, 37(3), 45–58. https://doi.org/https://doi.org/10.xxxx/ijei.2018.XXXXXX
Baharizqi, S. L., Muhtar, T., Herlambang, Y. T., & Fahrozi, F. P. N. (2023). Kompetensi Pedagogik Di Era Society 5.0: Sebuah Tinjauan Dalam Perspektif Pedagogik KritisNo Title. Elementary School Journal Jurnal Kajian Pendidikan Dasar, 13(1). https://doi.org/https://doi.org/10.24114/esjpgsd.v11i4.46286
Dasrita. (2015). Kesadaran Lingkungan Siswa Sekolah Adiwiyata. Jurnal Dinamika Lingkungan Indonesia, 2(1), 61–64.
Hanjowo, M. D. F. F., Athahirah, N., Saputra, R. F., Al-Farisi, S., & Rozaq, R. W. A. (2023). Peran Pendidikan Indonesia di Era Society 5.0. ETNIK: JurnalEkonomi-Teknik, 2(5), 423.
Hayati, R. S. (2020). Pendidikan Lingkungan berbasis Experiential Learning Untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 20(1), 63–82. https://doi.org/doi: 10.21831/hum.v20i1.29039.63-82
Hermawan, Iwan, Zakiah, Q. Y., & Dan Supiana. (2020). Kebijakan Pengembangan Guru di Era Society 5.0. Jurnal of Islamic Educational Management, 2(2), 117–136. https://doi.org/https://doi.org/10.35719/JIEMAN.V2I2. 33
J Gough. (2019). The role of digital technologies in environmental education. Journal of Environmental Education. Journal of Environmental Education, 2(35), 101–115. https://doi.org/https://doi.org/10.1234/jeed
Nastiti, F.E.. & Abdu, A. R. . (n.d.). Kesiapan pendidikan Indonesia menghadapi era society 5.0. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 5(1), 61–66. https://doi.org/DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um039v5i12020p061.
Rahma, Siti, dkk. (2019). Analisis Buku Ajar IPA Kelas VII Berdasarkan pada literasi lingkungan. Journal Pillar of Physics Education, 12(3), 601–608.
Rahman, Y. . (2017). Tantangan Pendidikan Islam dalam Konteks Global. Tsaqofah: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2).
Saputra, Muchammad Ronaldy Aji & Heri, B. (2022). Peran Siswa Dalam Pendidikan Lingkungan Hidup Melalui Program Adiwiyata Di MAN Sumenep Dalam Menyongsong Era SOciety 5.0. Kariman, 10(1), 121–135.
Skobelev, P., & Borovik, Y. S. (2017). On The Way from Industri 4.0 To Industri 5.0: from digital manufacturing to digital society. International Scientific Research Journal «Industri 4.0», 307–311.
Sobarningsih I, dan M. T. (2022). Kompetensi Pedagogik Guru Abad Ke_21:Sebuah Tinjauan Peran Guru Pada Generasi Z: Syntax Literate. Jurnal Ilmiah Indonesia.
Supriatna. N. (2017). Ecopedagogy: Membangun Kecerdasan Ekologis dalam Pembelajaran IPS. Rosadakarya.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download