PENDIDIKAN YANG MEMERDEKAKAN MENURUT IMMANUEL KANT

(1) * CB. Kusmaryanto Mail (Universitas Sanata Dharma, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan pendidikan yang sudah ada sampai sekarang dengan memberikan alternatif baru mengenai pendidikan yang memerdekakan seturut inspirasi dari Immanuel Kant dalam hal otonomi. Kant berbicara mengenai perbuatanyang heteronome dan perbuatan yang otonom. Ia juga menggarisbawahi bahwa manusia itu adalah makluk yang berakal budi dan bebas sehingga bisa bertindak otonom. Tindakan otonom inilah yangg menjadi tujuan dari pendidikan yang baik sehingga out put pendidikan ialah menciptakan subyek yang berbuat oleh karena hal itu baik untuk dibuat dan tidak berbuat oleh karena itu tidak baik untuk dibuat. Tindakan itu bukan oleh karena petintah dari luar dirinya sendiri tetapi keluar dari kesadaran diri sendiri. Untuk itu maka pendidikan dicapai tidak dengan menakut-nakuti atau memerintahkan tetapi dengan memberi tahu dan mengembangkan  kemampuan otonomi dan kebebasannya. Untuk sampai pada hal itu, diperlukan pendidikan tentang nilai, hirarkhi nilai, internalisasi nilai, dan pendidikan kebebasan. Diharapkan bahwa out put dari pendidikan model itu akan memerdekakan peserta didik dalam bertindak dan menjadikannnya manusia yang otonom dan bertanggungjawab.

Keywords


Pendidikan yang membebaskan, perbuatan otonom dan heteronom, Immanuel Kant, ptpnpmi manusia.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v12i8.2025.3514-3521
      

Article metrics

10.31604/jips.v12i8.2025.3514-3521 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Brassington. I. (2012). The Concept of Autonomy and Its Role in Kantian Ethics. Cambridge Quarterly of Healthcare Ethics. 21: 166–176.

Campbell, L. (2017). Kant Autonomy, and Bioethics, Ethics, Medicine, and Public Health. 3 (3): 381-392 https://doi.org/10.1016/j.jemep.2017.05.008

Castillo-Montoya, M. A Liberating (2020). Education: Integrating Funds of Knowledge and Disciplinary Knowledge to Create Tools for Students' Lives. New Directions for Teaching and Learning. 164: 39 – 48

Das, G. dan Jha, P. (2021). Ethical Implication Of The Kantian Notion Of Moral Autonomy: An Evaluation. International Journal of Creative Research Thoughts. 9(10): 426 – 419

Gesthuizen, M. Kovarek D., and Rapp, C. (2019). Extrinsic and Intrinsic Work Values: Findings on Equivalence in Different Cultural Contexts. ANNALS, AAPSS. 682: 60 – 83

Greetham, B. (2021) How to Write Your Literature Review. Macmillan Education: London,

Harold, J. (2005). Between Intrinsic and Extrinsic Value. Journal of Social Philosophy. 36 (1): 85 – 105

Jang, H, Reeve, J. (2020). Intrinsic instructional goal adoption increases autonomy-supportive Teaching: A randomized control trial and intervention. European Association for Research on Learning and Instruction. https://doi.org/10.1016/j.learninstruc.2020.101415

Kant, I. (2003). On Education. New York: Dover Publication.

Kant, I. (2006). Groundwork for the Metaphysics of Morals. Cambridge: Cambridge University Press

Keriapy, F. Tofanao, T. Liberation Education according to Paulo Freire and itsApplication in Christian Religious Education:A Teacher-Student Education Collaboration.

Kleingeld, P dan Willaschek, M. (2019) Autonomy Without Paradox: Kant, Self-Legislation and the Moral Law. Philosophers’s Imprint 19 (6): 1 – 18

Kusmaryanto, CB. (2022). Bioetika Fundamental. Jakarta: Gramedia

Matherne, S. (2019). Kant on Aestethics Autonomy and Common Sense. Philosophers’ Imprint. 19 (24): 1 – 22.

Sophia-Ahn, J. (2020). Developmental Pathways of Preadolescents’ Intrinsic and Extrinsic Values: The Role of Basic Psychological Needs Satisfaction. European Journal of Personality. DOI: 10.1002/per.2274

Thomas, C. George (2021), Research Methodology and Scientific Writing. Cham: Springer.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.