(2) Elfayetty Elfayetty
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Untuk mengetahui klasifikasi status Desa Kaban Tengah, Kabupaten Pakpak Bharat, (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Desa Kaban Tengah menjadi desa tertinggal di Kabupaten Pakpak Bharat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kaban Tengah yang merupakan wilayah Kecamatan Sitellu Urang Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat pada bulan 03 November 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah Desa Kaban Tengah yang terdiri dari 7 dusun. Sampel penelitian wilayah Desa Kaban Tengah. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Klasifikasi status Desa Kaban Tengah pada Dusun I Kuta Onan menghasilkan skor hasil yaitu 0,5866 dengan status tertinggal, Dusun II Kuta Rimbaru menghasilkan skor hasil yaitu 0,5666 dengan status tertinggal, Dusun III Kuta Parira menghasilkan skor hasil yaitu 0,5466 dengan status tertinggal, Dusun IV Sintebu menghasilkan skor hasil yaitu 0,5733 dengan status tertinggal, Dusun V Cubancer menghasilkan skor hasil yaitu 0,5533 dengan status tertinggal, Dusun VI Siburku menghasilkan skor hasil yaitu 0,5233 dengan status tertinggal, dan Dusun VII Lae Mbulan menghasilkan skor hasil yaitu 0,5366 dengan status tertinggal, sesuai dengan klasifikasi Desa Tertinggal yaitu > 0,491 dan < 0,599. (2) Faktor – faktor yang mempengaruhi Desa Kaban Tengah menjadi desa tertinggal yaitu dilihat dari perekonomian masyarakat yang masih rendah, sumber daya manusia, sarana prasarana, kemampuan keuangan daerah, dan aksebilitas di Desa Kaban Tengah. KeywordsDesa Kaban Tengah, Klasifikasi Status Desa, Faktor- Faktor Desa Tertinggal.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v12i4.2025.1720-1725 |
Article metrics10.31604/jips.v12i4.2025.1720-1725 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Situmorang, D. M., dan Ayustia, R. (2019). Model Pembangunan Daerah 3 T: (Studi Kasus Daerah Perbatasan Kabupaten Bengkayang). MBIA, 18.(1).
Widada, R., Hakim, D. B., & Mulatsih, S. 2019. Analisis Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Hasil Pemekaran Di Indonesia. Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah, 6(2).
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download