GURUTTA FATAHUDDIN SUKKARA PREACHING APPROACH IN DEVELOPING ISLAMIC VALUE IN SIDENRENG RAPPANG

(1) * Wandy Renaldy Mail (Institut Agama Islam Negeri Parepare, Indonesia)
(2) Ramli Ramli Mail (Institut Agama Islam Negeri Parepare, Indonesia)
(3) A. Nurkidam Mail (Institut Agama Islam Negeri Parepare, Indonesia)
(4) Abd. Rahim Arsyad Mail (Institut Agama Islam Negeri Parepare, Indonesia)
(5) Muhammad Qadaruddin Mail (Institut Agama Islam Negeri Parepare, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Dakwah Islam di era modern menghadapi tantangan yang kompleks akibat pengaruh globalisasi, perubahan sosial, dan keragaman budaya. Studi ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi dakwah Gurutta Fatahuddin Sukkara dalam membina nilai-nilai Islam di masyarakat Bugis, khususnya di Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek utama penelitian adalah Gurutta Fatahuddin Sukkara, dengan informan pendukung dari kalangan tokoh masyarakat, santri, dan pengurus pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gurutta menerapkan pendekatan dakwah bil hikmah, mau’izatul hasanah, dan mujadalah, yang dikombinasikan dengan penggunaan bahasa Bugis dan nilai-nilai budaya lokal seperti sipakatau dan sipakainge. Pendekatan ini efektif membangun kedekatan emosional, meningkatkan kesadaran keagamaan, serta membentuk karakter Islami masyarakat. Strategi komunikasi dakwah yang digunakan terbukti menciptakan transformasi sosial-keagamaan yang berkelanjutan dan memperkuat identitas keislaman masyarakat lokal. Temuan ini mempertegas urgensi pendekatan dakwah kontekstual yang berbasis budaya dalam merespons dinamika sosial keagamaan kontemporer.

Keywords


Dakwah Bil Hikmah, Komunikasi Dakwah, Masyarakat Bugis, Nilai Lokal, Strategi Budaya.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v12i8.2025.3457-3469
      

Article metrics

10.31604/jips.v12i8.2025.3457-3469 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Abidin, K. (2020). Komunikasi interpersonal dalam dakwah kelompok jamaah tabligh. Al-Din Jurnal Dakwah Dan Sosial Keagamaan, 5(1), 118-127.

Aini, Z., Don, A., Mokhtar, A., & Fauzi, N. (2019). Strategi komunikasi pemujukan pendakwah dalam penyampaian mesej islam kepada masyarakat orang asli di selangor. Al-Irsyad Journal of Islamic and Contemporary Issues, 4(1), 12-26.

Amiripana, A., Riyaningtyas, R., & Fauziah, F. (2023). Strategi komunikasi dakwah melalui pendekatan budaya: studi kasus di organisasi dunia melayu dunia islam (DMDI). Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah), 23(1), 59-74.

Anas, I. and Iswantir, I. (2024). Integrasi nilai-nilai islam dalam kurikulum berbasis stem di sekolah islam terpadu. Tadbiruna, 4(1), 1-14.

Ardiansyah, M. and Castrawijaya, C. (2024). Hakikat dan inovasi kewirausahaan dakwah di era disruptif. JIMNU, 2(3), 131-139.

Arifin, S. (2022). Konseling sufistik-narrative therapy melalui literasi karya k.h.r. as’ad syamsul arifin untuk mengurangi social phobia dalam moderasi dakwah santri. Consilium Berkala Kajian Konseling Dan Ilmu Keagamaan, 9(1), 36.

Azizi, M. (2023). Kesantunan berbahasa dakwah struktural pada debat politik para nabi dalam al-qur’an. Dakwatuna Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 9(1), 41-55.

Bahesa, S. and Nurudin, N. (2021). Etnografi komunikasi masyarakat taneyan lanjhang sebagai identitas budaya pamekasan. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Sains Dan Humaniora, 5(3), 474-480.

Bastomi, H. (2018). Keteladanan sebagai dakwah kontemporer dalam menyongsong masyarakat modern. Komunika Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 11(1), 1-19.

Chotimah, U., Alfiandra, A., Faisal, E., Sulkipani, S., Camelia, C., & Arpannudin, I. (2018). Pengintegrasian nilai-nilai kearifan lokal dalam pendidikan multikultural. Jurnal Civics Media Kajian Kewarganegaraan, 15(1), 19-25.

Devina, F., Nurdin, E., Ruyadi, Y., Kosasih, E., & Nugraha, R. (2023). Penguatan karakter pancasila anak usia dini melalui kearifan budaya lokal: sebuah studi literatur. Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 6259-6272.

Dewi, L., Karyaningsih, D., Fachriyah, E., Andini, A., & Pramudita, R. (2023). Pelestarian bahasa baduy sebagai kearifan lokal melalui aplikasi tour guide berbasis android. Fon Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 19(2), 378-389.

Fabriar, S., Fitri, A., & Fathoni, A. (2022). Podcast: alternatif media dakwah era digital. An-Nida Jurnal Komunikasi Islam, 14(1), 1-6.

Fatimah, S. (2025). Peran dai dalam penerapan metode dakwah pada masyarakat di desa saka rotan kecamatan teluk belengkong. JQ, 3(2), 775-779.

Firdaus, M., Fajrie, N., & Purbasari, I. (2023). Pembelajaran berbasis budaya melalui kegiatan ekstrakurikuler. Jurnal Educatio Fkip Unma, 9(1), 402-412.

Firman, A., Nasri, M., & Syamsir, S. (2024). Efektivitas budaya wayang kulit dalam penyebaran agama islam di nusantara oleh wali songo. JIMR, 2(6), 259-265.

Fitrah, M. and Kusnadi, D. (2022). Integrasi nilai-nilai islam dalam membelajarkan matematika sebagai bentuk penguatan karakter peserta didik. Jurnal Eduscience, 9(1), 152-167.

Hadirman, H., Ardianto, A., & Musafar, M. (2019). Analisis pesan dakwah islam dalam komunikasi radisional katoba pada masyarakat muna. Potret Pemikiran, 23(2), 74.

Haluti, F., Jumahir, J., & Sukmawati, S. (2024). Pembelajaran agama islam dan kearifan lokal: strategi integrasi budaya dalam kurikulum sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Islam Al-Ilmi, 7(2), 125-131.

Hardyanti, W., Rosyida, H., & Mas’udi, S. (2023). Pelatihan public speaking sebagai modal penguatan kompetensi dakwah bagi generasi zillenial. Jurnal Al Basirah, 3(1), 52-61.

Hatimah, K., Amaliah, N., Putri, S., & Hakim, A. (2021). Digital influencer dalam upaya reaktualisasi budaya pacce’ masyarakat bugis-makassar di tengah pandemi covid-19. Humanika, 28(2), 146-156.

Hiariej, C. and Patty, J. (2024). Peningkatan pemahaman dan keterampilan mahasiswa terhadap penggunaan bahasa indonesia dan bahasa daerah dalam pembelajaran daring. Jurnal Abdi Insani, 11(2), 1840-1847.

Huda, Z. (2016). Dakwah islam multikultural (metode dakwah nabi saw kepada umat agama lain). Religia, 19(1), 89.

Ilahi, R. and Kuswana, D. (2022). Pengalaman keberagamaan mahasiswa muslim di era pandemi. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 2(4), 585-592.

Irawan, D. (2025). Strategi komunikasi dakwah (studi analisis dakwah tradisonal dengan inovasi digital). Syi’ar Jurnal Ilmu Komunikasi Penyuluhan Dan Bimbingan Masyarakat Islam, 8(1), 1-16.

Iskandar, I., Sabiq, M., Baharuddin, T., & Arisnawawi, A. (2025). Etika dan praktik keagamaan di era digital: mempertahankan nilai di tengah kemajuan teknologi. Equilibrium Jurnal Pendidikan, 13(1), 109-119.

Jusman, J. and Muslim, A. (2021). Benar-benar bugis, di-(bugis)kan dan bugis pura-pura (fragmen adaptasi kultural migran bugis di sulawesi utara). Pusaka, 9(1), 19-40.

Kasim, R. (2021). Majelis taklim dan masyarakat multikultural (tinjauan fungsi dan bentuk kegiatan majelis taklim pada masyarakat multikultural di kota manado). Jurnal Syntax Transformation, 2(03), 398-408.

Khotimah, K. and Nurmahyati, S. (2020). Dakwah transformatif pondok pesantren miftahul huda kroya dalam membentuk masyarakat berperilaku sosial religius. Komunika Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 14(2), 283-294.

Kodir, K. and Rizkianto, A. (2021). Gaya komunikasi dakwah husein ja’far al-hadar dalam ceramahnya di youtube | the communication style of husein ja'far al-hadar's da'wah in his lecture on youtube. Al-I Lam Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 4(2), 49.

Lubis, K. (2022). Pembentukan karakter religius peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler di madrasah ibtidaiyah. Jurnal Basicedu, 6(1), 894-901.

Manalu, E. (2024). Strategi pengelolaan sumber daya manusia dalam meningkatkan efektivitas dakwah di era modern. Tadbir Jurnal Manajemen Dakwah Fdik Iain Padangsidimpuan, 6(2), 243-258.

Marfu’ah, U. (2018). Strategi komunikasi dakwah berbasis multikultural. Islamic Communication Journal, 2(2), 147.

Marlina, C., Siwi, W., & Alvianti, Y. (2023). Strategi dakwah tokoh agama dalam meningkatkan nilai keislaman masyarakat di kudus. Al-Jamahiria, 1(2), 99.

Maryani, A. and Wulandari, D. (2022). Penyusunan materi kegiatan pengajaran sebagai upaya meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat di majlis taklim nurul yaqin di desa cibening. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bina Darma, 2(3), 209-223.

Maulana, H., Husin, A., & Andriani, D. (2024). The impact of tourism on community social change in tanjung sakti agrotourism, lahat district. Spektrum Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (Pls), 12(1), 37.

Mubasyaroh, M. (2017). Strategi dakwah persuasif dalam mengubah perilaku masyarakat. Ilmu Dakwah Academic Journal for Homiletic Studies, 11(2), 311-324.

Mujizah, M. (2018). Preservasi dan revitalisasi bahasa dan sastra nafri, papua: sebuah bahasa hampir punah. Aksara, 30(1), 75.

Murdianto, M. (2024). Peran tgh. salman alfarisi terhadap perkembangan pendidikan islam di desa loang maka kecamatan janapria lombok tengah ntb. Alacrity Journal of Education, 118-130.

Najih, S. (2017). Mau’idzah hasanah dalam al-qur’an dan bimbingan konseling islam. Jurnal Ilmu Dakwah, 36(1), 144.

Neliwati, N., Rizal, S., & Hemawati, H. (2022). Peranan tokoh agama dalam meningkatkan motivasi pelaksanaan keagamaan masyarakat. Geneologi Pai Jurnal Pendidikan Agama Islam, 9(1), 32-43.

Niman, E. (2019). Kearifan lokal dan upaya pelestarian lingkungan alam. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio, 11(1), 91-106.

Perdana, F. and Kusuma, R. (2019). Komunikasi interpersonal pada komunitas dakwah binaan nusukan dari mta dalam membentuk ukhuwah. Komunika Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 13(2), 249-264.

Pratiwi, I. (2024). Peluang dan tantangan pusat studi dakwah bagi penyebaran islam di konteks lokal: studi kasus pada channel youtube pandara muslim. diksima, 1(2), 9.

Purnami, N. and Nurhidayati, W. (2024). Meningkatkan nilai kebhinekaan global melalui bahan ajar berbasis budaya lokal di kelas tiga sd bali bilingual school. Dharmas Education Journal (De_journal), 5(2), 1144-1151.

Rahman, M., Romelah, R., & Nurhakim, M. (2024). Muhammadiyah dan islam wasathyah: kajian tentang agency moderasi beragama melalui sekolah muhammadiyah. Journal on Education, 6(2), 12612-12617.

Ramadhani, S. and Padli, R. (2023). Dakwah bil-qashas: analisis metode dakwah pada buku the untold islamic history 2 karya edgar hamas. Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah), 23(2), 111-128.

Ridho, A. (2024). Mengintegrasikan dakwah dan pemberdayaan masyarakat: membangun generasi islami yang mandiri. aksiologi, 1(1), 19-25.

Ridwan, M. and Rewira, A. (2021). Dakwah kampus : transformasi dakwah tekstual ke dakwah kontektual rasional. Karimiyah Journal of Islamic Literature and Muslim Society, 1(1), 53-62.

Rina, N. (2016). Pembentukan konsep diri anak melalui komunikasi dakwah. Jurnal Ilmiah Liski (Lingkar Studi Komunikasi), 2(1), 104.

Riza, M. (2021). Digitalisasi dakwah sebagai upaya membangun peradaban baru islam di masa pandemi covid-19. Fastabiq Jurnal Studi Islam, 2(1), 45-61.

Rohaedi, E. (2023). Urgensi penggunaan bahasa sunda dalam proses pendidikan di pesantren modern sebagai upaya pemertahanan bahasa daerah. Jaladri Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda, 9(2), 97-104.

Romdhoni, F. and Rahman, M. (2023). Perubahan praktik sosial pada jamaah persatuan islam di tasikmalaya. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 3(2), 227-234.

Royani, M., RIzal, M., & Kholik, K. (2024). Strategi retorika dakwah gus iqdam untuk menarik minat generasi z. Al-Ittishol Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 5(2), 211-225.

Rubawati, E. (2018). Media baru: tantangan dan peluang dakwah. Jurnal Studi Komunikasi (Indonesian Journal of Communications Studies), 2(1).

Sa'idah, Z. (2021). Penanaman nilai-nilai pendidikan islam berbasis kearifan lokal pada anak usia dini di era digital. Al-Tarbiyah Jurnal Pendidikan (The Educational Journal), 31(1), 1.

Saipudin, S., Hamidah, H., Ilmiani, A., & Musthofa, K. (2021). Menggaungkan pendidikan qawlan ma’rufa sebagai etika pergaulan dalam menyikapi body shaming. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 6(1), 36-55.

Salim, A. and Hidayatun, U. (2021). Peran tokoh agama dalam edukasi al-qur’an di dusun karanggede gilangharjo pandak bantul yogyakarta. Arfannur, 2(2), 133-144.

Sari, N. and Pratama, D. (2023). Implementasi dakwah bil-hikmah oleh kyai di pesantren hurrasul aqidah tarakan. Borneo Journal of Islamic Education, 3(1), 1-17.

Sendana, A., Palimbong, D., Sendana, L., & Patanduk, S. (2024). Penerapan motivasi dan kesopanan berbasis budaya lokal melalui media bahasa dalam kurikulum pengajaran di tingkat sd. Jurnal Onoma Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 10(3), 2502-2508.

Siregar, M. (2015). Menyeru tanpa hinaan (upaya menyemai dakwah humanis pada masyarakat kota langsa yang pluralis). Jurnal Dakwah, 16(2), 203-229.

Subekti, M. and Fauzi, M. (2018). Peran pondok pesantren dalam pemberdayaan masyarakat sekitar. Al-I Tibar Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 99-100.

Supriatin, Y. and Istiana, I. (2022). Kearifan lokal masyarakat adat sinar resmi sebagai identitas bangsa. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Sastra Seni Dan Budaya, 1(2), 01-14.

Tahir, A., Cangara, H., & Arianto, A. (2020). Komunikasi dakwah da’i dalam pembinaan komunitas mualaf di kawasan pegunungan karomba kabupaten pinrang. Jurnal Ilmu Dakwah, 40(2), 155.

Thowilah, T. (2021). Menumbuhkembangkan karakter religius pada anak usia dini di tk kusuma kelurahan patokan kecamatan kraksaan probolinggo jawa timur. At-Turost Journal of Islamic Studies, 8(2), 167-178.

Trilaksono, B., Prasetyawan, W., Amirudin, A., & Rizky, K. (2021). Media retorika dakwah pada era milenial. Virtu Jurnal Kajian Komunikasi Budaya Dan Islam, 1(1), 1-16.

Triyono, B. and Mediawati, E. (2023). Transformasi nilai-nilai islam melalui pendidikan pesantren : implementasi dalam pembentukan karakter santri. JIMR, 1(1), 147-158.

Ulfa, F. and Efrina, E. (2024). Relevansi metode dakwah hamka dan implementasinya di indonesia. JCSS, 2(1), 45-53.

Ulum, S. (2024). Analisis nilai-nilai pendidikan islam dalam kegiatan rijalul ansor kecamatan galis. gahwa, 2(2), 14-31.

Velini, R. and Suryadi, M. (2023). Usaha pemertahanan bahasa minangkabau melalui permainan dan tradisi budaya lokal di kota padang, sumatera barat. Jurnal Sastra Indonesia, 12(1), 71-80.

Wati, N., Wahyuni, A., Wulandari, P., Fikri, R., Hariandi, A., & Prishidayati, P. (2024). Kearifan lokal dalam pembelajaran pendidikan agama islam di sekolah dasar. Jurnal Muara Pendidikan, 9(1), 150-155.

Zahara, H. and Fatimah, S. (2022). Rendang telur: kuliner khas masyarakat payakumbuh sebagai identitas budaya lokal kota payakumbuh, sumatera barat (1998-2018). Jurnal Kronologi, 4(2), 190-201.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.