(2) Muliadi Mau
(3) Alem Febri Sonni
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi pesan-pesan politik dalam film dokumenter Dirty Vote sebagai media kritik sosial terhadap kecurangan pemilu di Indonesia. Menggunakan metode analisis framing Robert N. Entman, penelitian ini mengeksplorasi empat elemen utama: pendefinisian masalah, diagnosis penyebab, penilaian moral, dan rekomendasi solusi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa film Dirty Vote secara efektif mengungkap ketidaknetralan institusi penyelenggara, politik uang, dan manipulasi regulasi sebagai ancaman serius terhadap integritas demokrasi. Film ini juga membangun kesadaran publik tentang pentingnya pemilu yang bersih dan adil, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan proses demokrasi. Penelitian ini memiliki dampak signifikan dalam memperkuat peran media sebagai alat kontrol sosial dan mendorong diskursus publik terkait reformasi demokrasi. Manfaat penelitian ini terletak pada kontribusinya dalam memperluas wawasan akademik mengenai komunikasi politik dan peran media dalam membentuk opini publik, sekaligus memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan transparansi dan integritas pemilu. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan kebijakan pemilu yang lebih inklusif dan adil.
KeywordsDesa Kalimporo, Implementasi Kebijakan, Kebijakan Penarikan Pajak, Kesejahteraan Masyarakat, Pajak Bumi dan Bangunan, SPPT.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v12i4.2025.1618-1624 |
Article metrics10.31604/jips.v12i4.2025.1618-1624 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Ariska, Y., & Irhamdhika, G. (2024). Representasi Kecurangan Pemilu 2024 Dalam Film Dokumenter “Dirty Vote†(Studi Semiotika Charles Sanders Pierce). Jurnal Media Penyiaran, 04(01), 8–19.
Images, G. (2024). Dirty Vote: Film “tentang kecurangan pilpres†tuai pro-kontra, bagaimana publik harus menyikapinya? BBCNews.Com.
Kahfi, M. A. A. (2024). Kritik Tegas terhadap Pemilu 2024 dalam Film “Dirty Vote.†Kumparan.Com.
Lestari, P. R., & Mubarok, Z. (2023). Representasi Politik Dan Agama Dalam Film Joseon Attorney: a Morality. Kultura, 1(23), 123–130.
Lintang, A., Langit, S., Safitri, D., & Khasanah, Z. M. (2024). Analisis Tindak Tutur Representatif Ketiga Ahli Hukum Tata Negara Sebagai Bintang Film Dokumenter Dirty Vote. Intelletika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(5).
Nathaniella, A., & Triadi, I. (2024). Pengaruh Film Dokumenter “Dirty Vote†pada Saat Masa Tenang Pemilihan Umum Tahun 2024 di Indonesia. Indonesian Journal of Law and Justice, 1(4), 11. https://doi.org/10.47134/ijlj.v1i4.2402
Prawira, A. (2024). Resensi Film Dokumenter “Dirty Vote.â€
Saputri, K. A., & Riswandari, N. (2024). Analisis Resepsi Mahasiswa Pada Film Dokumenter “Dirty Vote†Tentang Isu-Isu Kecurangan Pemilu (Studi Pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi Yudharta Pasuruan). Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 4(9).
Utoyo, A. W. (2023). Comparison of Cultural Studies and Media Political Economy Approaches in Mass Communication Studies Case Study" Film and Cultural Representation. Digicommtive: Jurnal of Communication Creative Studies, and Digital Culture, 1(1), 39–43.
Zahra, W., Rahayu, S., & Lexianingrum, P. (2024). Analisis Asumsi Publik Mengenai Film Dokumenter “Dirty Vote.†IJM: Indonesian Journal of Multidisciplinary, 2, 339–342.
Zairudin, A. (2021). Mekanisme Penetapan Daftar Pemilih dalam Perspektif Hukum. Legal Studies Journal, 1(1), 18–36. https://doi.org/10.33650/lsj.v1i1.2049
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download