MENCARI JATI DIRI: PENGARUH ROLEPLAY TERHADAP KERAGUAN SEKSUALITAS

(1) * Elsa Adanti Mail (Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia)
(2) Mirna Nur Alia Abdullah Mail (Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia)
(3) Muhammad Retsa Rizaldi Mail (Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak aktivitas roleplay terhadap keraguan seksualitas yang dialami oleh para pemainnya (roleplayer) serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memicu munculnya keraguan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap roleplayer yang memenuhi kriteria penelitian, dan peneliti juga terlibat langsung dalam aktivitas roleplay untuk memperoleh data yang akurat dan autentik. Roleplay, sebagai permainan peran yang memungkinkan pemain mengeksplorasi identitas berbeda dari dunia nyata, dapat menimbulkan keraguan seksualitas, terutama ketika pemain merasa lebih nyaman dengan peran yang dimainkan dibandingkan identitas asli mereka. Faktor-faktor seperti kurangnya perhatian dan kasih sayang di dunia nyata, ketidakmampuan mengekspresikan jati diri yang sebenarnya, serta lingkungan roleplay yang mendukung berbagai bentuk ekspresi dan penyimpangan, berkontribusi besar terhadap munculnya keraguan ini. Kurangnya pemenuhan emosional dalam kehidupan nyata mendorong roleplayer mencari kepuasan melalui roleplay, sementara ketidakmampuan mengekspresikan diri di dunia nyata membuat mereka lebih terikat pada peran yang dimainkan. Lingkungan roleplay yang permisif dan mendukung ekspresi nonkonvensional semakin memperkuat keraguan tersebut. Dengan memahami dinamika ini, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang pengaruh roleplay terhadap identitas seksual serta menjadi dasar untuk intervensi atau dukungan yang tepat bagi mereka yang mengalami keraguan seksualitas akibat aktivitas roleplay.


Keywords


Roleplay, Keraguan Seksualitas.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v12i5.2025.1842-1846
      

Article metrics

10.31604/jips.v12i5.2025.1842-1846 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Achsa, H. P., & Affandi, M. A. (2015). Representasi Diri Dan Identitas Virtual Pelaku Roleplay Dalam Dunia Maya (“Permainan Peran†Hallyu Star Idol K-Pop dengan Media Twitter). Pradigma Sosiologi Universitas Negeri Surabaya, 3(3), 1–12. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/paradigma/article/view/12966

Ahmadi, D. (2008). Interaksi Simbolik. Jurnal Mediator, 9(2), 301–316.

Budge, S. L., Adelson, J. L., & Howard, K. A. S. (2013). Anxiety and depression in transgender individuals: The roles of transition status, loss, social support, and coping. Journal of Consulting and Clinical Psychology, 81(3), 545-557.

Hildawati, H. (2022). Roleplayer World: Identitas Roleplayer, Relasi, dan Komunikasi. Emik, 5(2), 119–147. https://doi.org/10.46918/emik.v5i2.1513

McKenna, K. Y. A., Green, A. S., & Gleason, M. E. J. (2016). Relationship formation on the Internet: What’s the big attraction? Journal of Social Issues, 62(1), 9-32.

Safirasari, M. R., & Mundayat, A. A. (2020). ( Studi Kasus Pendekatan Looking Glass Self pada Perempuan Bertato di Kota Surakarta ). Journal of Development and Social Change, 4(1), 2–18.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.