*corresponding author
AbstractRefleksi di kalangan guru merupakan aktivitas esensial dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dengan prinsip perbaikan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan praktik refleksi Laudato Si’ di kalangan pendidik Sekolah Mater Dei Pamulang serta dampaknya dalam memperkuat budaya ekologis. Metode penelitian dilakukan dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah serta para guru atau pendidik di Sekolah Mater Dei Pamulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik refleksi Laudato Si’ berkontribusi pada penguatan budaya ekologis. Dengan kesadaran baru yang diperoleh, para pendidik semakin menghidupi nilai-nilai budaya ekologis melalui aksi nyata, seperti menerapkan gaya hidup ramah lingkungan, menggunakan tumbler, mendaur ulang sampah, memanfaatkan kembali barang bekas, memperhatikan peserta didik dari kalangan kurang mampu, serta merawat bumi melalui program Adiwiyata, sekolah sehat, dan sekolah ramah anak. Keywordslaudato Si’, refleksi guru, budaya ekologis.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v12i4.2025.1423-1431 |
Article metrics10.31604/jips.v12i4.2025.1423-1431 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Antony, R. (2025, Februari). Paus Fransiskus dan gerakan bersama pengelolaan sampah. Salam Damai, (17), 20-21, 182
Fransiskus, (2022). Laudato Si’, Edisi terjemahan Dokumen KWI.
Fransiskus, (2023). Laudate Deum, Edisi terjemahan Dokumen KWI.
Hartana, A.; Setyosari, P.; dan Kuswandi, D. (2016). Penerapan Strategi Pembelajaran Paradigma Pedagogi Ignatian (Reflektif) Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Dan Motivasi Berprestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Alam (Ipa) Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(4): 765—779
Harun, M. 2024. Menuju Spiritualitas Lingkungan Hidup. Ed.Ferry, S.W. Spiritualitas Ekologis, Bandung: Pustaka KSP Kreatif.
Hutagaol, S. (2015). Pengelolaan Pedagogi Ignasian dalam Pembentukan Karakter Siswa di Smp Kanisius Jakarta Pusat. Jurnal Manajemen Pendidikan, 4(1), 88-100.
International Commission on the Apostolate of Jesuit Education (ICAJE).1993. Ignatian Pedagogy: A Practical Approach. In V.J. Duminico (Ed.). The Jesuit Ratio Studiorum, 400th Anniversary Perspectives. (1st ed. Pp. 231—293). New York: Fordham University Press.
Mulyatno, C.B. (2020). Religiosity and Socio-Ecological Spirituality of Indonesian Community According to Y. B. Mangunwijaya. International Journal of Science and Society, 2/2;394-
Mulyatno. C.B. (2022). Pendidikan Lingkungan Sejak Usia Dini dalam Perspektif Teologi Pemerdekaan Y.B Mangunwijaya. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6/5; 4099-4110.
Mulyatno.2, C.B. (2022). Program Pembelajaran Merawat Bumi sebagai Implementasi Pendidikan Memerdekakan. Jurnal Pendidikan dan Konseling. 4/5; 8255-8263.
Napitupulu, D .N.. Daud Karel Walanda, Mery Napitupulu, Ryka Marina Wakanda, (2022). Penguatan Budaya Literasi Ekologis di Sekolah. Jurnal Masyarakat Mandiri, 6(6): 4420-4430, http://journal.ummat.ac.id/index.php/jmm
Rais, M dan Aryani, F. (2019). Pembelajaran Reflektif: Seni berpikir Kritis, Analitis Dan Kreatif. Makasar: Badan Penerbit Universitas Negeri Makassar
Rezkita, Shana & Wardani, Kristi. (2018). Pengintegrasian Pendidikan Lingkungan Hidup Membentuk Karakter Peduli Lingkungan di Sekolah Dasar. Trihayu: Jurnal Pendidikan 4(2), 327- 331.
Ferry, S.W. (2024). Spiritualitas Ekologis. Bandung: Pustaka KSP Kreatif.
Smith, J.A., & Eatough, V. (2017). Interpretative phenomenological analysis. London: Sage.
Soelistijanto, R. (2019). Nilai-nilai Pedagogik dalam Pendidikan. Pawiyatan, 26(1):86-96
Willig. C., Stainton Rogers, W. (2017). The SAGE Handbook of Qualitative Research in Psychology. In Eatough, V. dan Smith, J.A. (Eds.), Interpretative Phenomenological Analysis. UK: SAGE Publications Inc.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download