(2) Marzuki Marzuki
(3) Sri Choiriyati
*corresponding author
AbstractPenelitian ini mengkaji fenomena prosesi “Temu Manten†dalam pernikahan adat Jawa di Desa Rejosari dengan tujuan mengungkap makna yang terkandung di dalamnya. Analisis dilakukan menggunakan teori semiotika Roland Barthes, khususnya konsep konotasi dan denotasi, untuk memahami simbol-simbol budaya dalam tradisi ini yang masih kurang dipahami oleh masyarakat, terutama calon pengantin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif interpretatif dengan wawancara langsung kepada narasumber terkait. Prosesi Temu Manten merupakan momen sakral yang menandai pertemuan resmi kedua mempelai setelah prosesi ijab kabul. Setiap tahapannya mengandung nilai filosofis yang mencerminkan harapan akan rumah tangga yang harmonis, bahagia, dan penuh berkah. Melalui perspektif semiotika, setiap simbol dalam prosesi ini memiliki makna mendalam yang merefleksikan mitos dan ideologi budaya Jawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman terhadap makna simbolik dalam prosesi ini penting untuk menjaga warisan budaya dan memperkuat nilai-nilai yang terkandung dalam pernikahan adat Jawa. KeywordsAnalisis, Semiotika, Pernikahan, Temu Manten, Tradisi.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v12i5.2025.1751-1757 |
Article metrics10.31604/jips.v12i5.2025.1751-1757 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Ada, T. P. (2017). W a Kera T on Jaw, 15(1), 22–41.
Almanar, 2006. Fikih Nikah. Syaamil Cipta Media, Bandung
Handayani, S. (2018). Agriculture and Ritual: Pola komunikasi ritual slametan musim tanam padi di ngemplak, sambikerep, surabaya. J-IKA, 5(1), 40-50.
Kurniawan, 2001. Semiologi Roland Barthes. IndonesiaTera, Magelang
Marianti, D., & Azeharie, S. S. (2018). Komunikasi Transendental Antara Penari Tamborin dan Tuhan. Koneksi, 2(2), 285-292.
Mulyono, D. (2002). Mutiara di balik tata cara pengantin Jawa. Pusat Bahasa.
Mustafa, P. S., Gusdiyanto, H., Victoria, A., Masgumelar, N. K., & Lestariningsih,
N. D. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian tindakan kelas dalam pendidikan olahraga. Insight Mediatama
Mustakim, A. O. P., Yunitasari, I., Laasiliyah, M. L., Sari, R. N., & Kamalia, A. Z. (2022, December). Kajian etnobotani tradisi temu manten pada pernikahan adat masyarakat Jawa di Daerah Dungus Madiun. In PISCES: Proceeding of Integrative Science Education Seminar (Vol. 2, No. 1, pp. 157-166).
Nanggar. Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik, 9(1), 187-192.
Rokhmansyah, Alfian 2014. Studi dan Pengajian Sastra: Perkenalan Awal Terhadap Ilmu Sastra. Graha Ilmu, Yogyakarta.
Sutrisno & Purwanto. 2005. Teori-teori Kebudayaan. Strukturalisme dan Analisis Semiotik atas Kebudayaan.
Subandi, Agus. (2020). Nilai Spiritual Tradisi Temu manten Adat Jawa
Jurnal
Subandi, Agus. (2020). Nilai Spiritual Tradisi Temu manten Adat Jawa
Ambarwati, A. P. A., & Mustika, I. L. (2018, October). Pernikahan Adat Jawa Sebagai Salah Satu Kekuatan Budaya Indonesia. In Prosiding Seminar Nasional Bahasa Dan Sastra Indonesia (SENASBASA) (Vol. 2, No. 2).
Andini, M., Choiriyati, S., & Meiranti, M. (2024). Pola Komunikasi Aparatur Desa Dalam Memberikan Pelayanan Masyarakat Studi Pada Tiyuh Mekar Jaya Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat. AL-MANAR: Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam, 13(02), 143-168.
Anugrah, D. (2016). Analisis Semiotika Terhadap Prosesi Pernikahan Adat Jawa Temu Manten Di Samarinda. Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(1), 319-330.
Arwita, S. N. (2022). Analisis Makna Pernikahan Adat Jawa Di Desa Petuaran Hilir Kabupaten Serdang Bedagai (Doctoral Dissertation, Umn Al- Washliyah 27 Pend. Bind 2022).
Aziz, T., & Khoiri, A. (2021). Makna Filosofis Uborampe Dan Prosesi Temu Manten Di Jawa. Jurnal Ilmiah Spiritualis: Jurnal Pemikiran Islam Dan Tasawuf, 7(2), 155-171.
Khotimah, H., Muzammil, A. R. U., & Syahrani, A. (2022). Analisis Semiotika Prosesi Pernikahan Adat Jawa" Temu Manten" Di Desa Bintang Mas. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa (Jppk), 11(10), 2079-2085.
Malisi, A. S. (2022). Pernikahan Dalam Islam. SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum, 1(1), 22-28.
Marzuki, H. B. (2022). Peningkatan Kapasitas Manajemen Mutu Layanan Pada Smk Muhammadiyah Di Kota Metro (Doctoral Dissertation, Uin Raden Intan Lampung).
Nurhayati, S., Fadlan, A., Syukri, A. H., Sazali, H., & Andinata, M. A. M. (2022). Analisis Semiotika Terhadap Prosesi Pernikahan Adat Jawa “Temu Manten†di Dolok Ilir I Kecamatan Dolok Batu
Rosidah, A. (2020). Makna Filosofis Kembar Mayang Dalam Ritual Pernikahan Adat Jawa Di Desa Kungkai Baru Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma. Manthiq, 4(2)
Subandi, A. (2018). Nilai Spiritual Tradisi Temu Manten Adat Jawa dalam Perspektif Masyarakat Buddhis. Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, Dan Agama, 4(1), 43-56.
Vrianti, Y. E., & Rachman, A. K. (2024). Makna dan Mitos Pernikahan Adat Jawa pada Prosesi Temu manten di Desa Tambakasri: Kajian Semiotika. Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(1), 14-31.
Yuliana, E., & Zafi, A. A. (2020). Pernikahan adat Jawa dalam perspektif hukum Islam. Al-Mashlahah Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial, 8(02), 315- 326.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download