TINJAUAN FILSAFAT DAN TEOLOGI ATAS FENOMENA RADIKALISME MEDIA SOSIAL: STUDI YOUTUBE TANPA RAGI & DONDY TAN DALAM PERSPEKTIF POST-TRUTH DAN RADICAL ORTHODOXY

(1) * Alfonsus Rodriquez Dandhi Pratama Mail (Universitas Sanata Dharma, Indonesia)
(2) Robertus Aad Rianto Mail (Universitas Sanata Dharma, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Perkembangan media sosial telah membuka ruang baru bagi penyebaran berbagai bentuk radikalisme, termasuk melalui platform YouTube. Penelitian ini mengkaji representasi radikalisme pada dua kanal YouTube, yaitu Tanpa Ragi dan Dondy Tan, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan penting. Pertama, praktik penyebaran narasi radikal tidak hanya ditemukan pada kelompok yang memiliki posisi dominan dalam masyarakat, tetapi juga muncul dari kelompok minoritas. Kedua, analisis berdasarkan perspektif Post-Truth mengungkapkan bahwa konstruksi narasi dalam kedua kanal lebih banyak dipengaruhi oleh pembentukan opini dan keyakinan tertentu daripada penyajian informasi yang berlandaskan fakta secara utuh. Ketiga, melalui perspektif Radical Orthodoxy yang dikembangkan oleh John Milbank, penelitian ini menemukan bahwa argumentasi yang dibangun pada konten Tanpa Ragi maupun Dondy Tan belum mencerminkan pendekatan teologis yang komprehensif. Selain itu, konten-konten tersebut memperlihatkan persoalan yang berkaitan dengan identitas, orisinalitas, etika, dan tanggung jawab dalam komunikasi digital, yang berpotensi memengaruhi cara audiens memahami ajaran agama serta relasi mereka dengan Tuhan sesuai dengan keyakinan masing-masing

Keywords


Radikalisme, Post-Truth, Radical Orthodoxy, YouTube, Tanpa Ragi, Dondy Tan

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v13i9.2026.2405-2417
      

Article metrics

10.31604/jips.v13i9.2026.2405-2417 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Abdullah, A. (2016). Gerakan Radikalisme dalam Islam: Perspektif Historis. Addin, 10(1), pp.1-28.

Abdullah, A. (2016). Gerakan Radikalisme dalam Islam: Perspektif Historis. Addin, 10(1), pp.1-28.

Ali Majid, Rofi. 2022. “BNPT: 33 Juta Penduduk Indonesia Terpapar Radikalisme, Butuh Undang-Undang Pencegahan.” Kompas.TV, July 21, 2022. https://www.kompas.tv/nasional/311315/bnpt-33-juta-penduduk-indonesia-terpapar-radikalisme-butuh-undang-undang-pencegahan.

Asrori, A. 2015. “Radikalisme Di Indonesia: Antara Historis Dan Antropisitas.” Kalam: Jurnal Studi Agama Dan Pemikiran Islam 9 (2): 253–68.

Aziz, Abdul. 2016. “Memperkuatkan Kebijakan Negara Dalam Penanggulangan Radikalisme Di Lembaga Pendidikan.” HIKMAH XII (1): 29–56.

BNPT. 2023. “Kepala BNPT RI: Indonesia Tidak Boleh Lengah Hadapi Gerakan Radikalisme Di Bawah Permukaan.” 2023. https://www.bnpt.go.id/kepala-bnpt-ri-indonesia-tidak-boleh-lengah-hadapi-gerakan-radikalisme-di-bawah-permukaan.

Damayanti, N.P., I. Thayib, L.A. Gardhiani, and I. Limy. 2003. “Radikalisme Agama Sebagai Salah Satu Bentuk Perilaku Menyimpang: Studi Kasus Front Pembela Islam.” Jurnal Kriminologi Indonesia 3 (1): 43–57.

Gamacho, Jorge Martín Montoya. 2023. “The Danger of Post-Truth in The Post-Covid Era. Foundation For a Current Ethical Reflection On The Value of Truth.” 2023. https://en.unav.edu/web/ciencia-razon-y-fe/el-peligro-de-la-posverdad-en-la-era-poscovid.

Ganesh, B., and J. Bright. 2020. “Countering Extremists on Social Media: Challenges for Strategic Communication and Content Moderation.” Policy & Internet 12 (1): 6–19.

Handayani, Ricka. 2021. “Youtube Sebagai Media Komunikasi Dalam Berdakwah Di Tengah Pandemi.” Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi Islam 15 (1): 123–37. https://doi.org/10.24952/hik.v15i1.3569.

Hedges, Paul. 2014. “The Rhetoric and Reception of John Milbank’s Radical Orthodoxy: Privileging Prejudice in Theology?” Open Theology 1:22–44.

INFID. 2020. “Survei Persepsi Dan Sikap Generasi Muda Terhadap Radikalisme Dan Ekstrimisme Kekerasan.” https://infid.org/survei-persepsi-dan-sikap-generasi-muda-terhadap-intoleransi-ekstremisme-kekerasan/.

Jatmiko, Yudi. 2017. “Konsep Otoritas Alkitab di Hadapan Fakta Kesalahan Tekstual: Sebuah Diskusi Teologis.” VERITAS 16 (1): 1–16.

Lovita, L. 2017. Radikalisme Agama Di Indonesia: Urgensi Negara Hadir Dan Kebijakan Publik Yang Efektif. Jakarta: INFID.

Maulid, M. 2021. “Mengenal Analisis Konten Dalam Analisis Data Kualitatif.” Belajar Data Science Di Rumah (blog). 2021. https://dqlab.id/mengenal-analisis-konten-dalam-analisis-data-kualitatif.

Muthohirin, Nafi’. 2015. “Radikalisme Islam Dan Pergerakannya Di Media Sosial.” AFKARUNA: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman 11 (2): 240–59. https://doi.org/DOI 10.18196/AIIJIS.2015. 0050. 240-

Oxford Dictionary. n.d. “Post-Truth.” Accessed December 22, 2023. https://www.oxfordlearnersdictionaries.com/definition/english/post- truth?q=post+truth.

Rennie, S. Brian. 1999. “The View of the Invisible World: Ninian Smart’s Analysis of the Dimensions of Religion and of Religious Experience.” ATLAS 28 (3): 63–69.

Rukun Indonesia. n.d. “Hidayah Sang Mualaf: EKSKLUSIF! Dondy Tan Bongkar Koleksi Bible, Dari Taurat Hingga Ethiopia! #PART1.” Accessed June 14, 2023. https://www.youtube.com/watch?v=GVylB3vSVRs.

Stith, C. R. 2010. “Radical Islam in East Africa.” The Annals of The American Academy of Political and Social Science 632 (1): 55–66. https://doi.org/doi:10.1177/0002716210378676.

Rennie, S. Brian. 1999. “The View of the Invisible World: Ninian Smart’s Analysis of the Dimensions of Religion and of Religious Experience.” ATLAS 28 (3): 63–69.

Rukun Indonesia. t.t. Hidayah Sang Mualaf: EKSKLUSIF! Dondy Tan Bongkar Koleksi Bible, dari Taurat Hingga Ethiopia! #PART1. 49:09. Diakses 14 Juni 2023. https://www.youtube.com/watch?v=GVylB3vSVRs.

W. Creswell, John, and J. David Creswell. 2023. Research Design: Qualitative And Mixed Methods Approaches. 6. Los Angeles: SAGE Publications, Inc.

Wisnu Dewantara, Agustinus. 2019. “Radikalisme Agama Dalam Konteks Indonesia Yang Agamis Dan Berpancasila.” JPAK:Jurnal Pendidikan Agama Katolik 19 (1): 1–14. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.34150/jpak.v19i1.222.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.