MEMBACA KEKERASAN SEKSUAL DI BALIK SERAGAM SEKOLAH: KAJIAN LITERATUR DALAM PERSPEKTIF HABITUS DAN KEKUASAAN SIMBOLIK

(1) * Amalia Amalia Mail (Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia)
(2) Mirna Nur Alia Abdullah Mail (Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia)
(3) Muhammad Retsa Rizaldi Mujayapura Mail (Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Kekerasan seksual di institusi pendidikan merupakan persoalan sosial yang kompleks, sering kali tersembunyi di balik struktur formal dan simbol-simbol otoritas seperti seragam, jabatan, dan budaya disiplin. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena tersebut melalui telaah literatur dengan menggunakan perspektif sosiologi kritis Pierre Bourdieu, khususnya konsep habitus dan kekuasaan simbolik. Metode yang digunakan adalah studi pustaka terhadap berbagai artikel ilmiah, laporan lembaga, serta teori-teori sosiologis yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kekerasan seksual di lingkungan sekolah tidak hanya merupakan tindakan individual, melainkan bagian dari konstruksi sosial yang dibentuk oleh habitus institusional dan relasi kuasa simbolik. Guru atau staf pendidik yang memiliki modal simbolik sering kali memanfaatkan posisinya untuk melakukan dominasi, sementara siswa berada dalam posisi yang sulit untuk melawan karena terbentuknya habitus kepatuhan dan budaya bungkam. Kajian ini menegaskan pentingnya membongkar mekanisme sosial dan simbolik yang memungkinkan kekerasan seksual terus terjadi dalam sistem pendidikan, serta perlunya pendekatan struktural dalam merumuskan upaya pencegahan.


Keywords


Kekerasan seksual Institusi pendidikan Habitus Kekuasaan simbolik Relasi kuasa

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v12i6.2025.2185-2192
      

Article metrics

10.31604/jips.v12i6.2025.2185-2192 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Ary B Prass. (n.d.). Indonesia Darurat Kekerasan Seksual. Krogjogja.Com. https://www.krjogja.com/opini/1245904129/indonesia-darurat-kekerasan-seksual?utm_source=chatgpt.com#google_vignette

Fitriana, H., Pendidikan, M., Madrasah, G., Fitk, I., Sunan, U., & Yogyakarta, K. (2020). Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman KEKERASAN SIMBOLIK DALAM PENDIDIKAN ISLAM JENJANG IBTIDAIYAH DI INDONESIA. Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 10, 87–102. https://www.kpai.go.id/berita/kpai-67-persen-

Fitriyanti, E., & Suharyati, H. (2023). Pelecehan Seksual Fisik Di Perguruan Tinggi: Tinjauan Terhadap Faktor Penyebab, Dampak, dan Strategi Kebijakan sebagai Upaya Pencegahan. Sosio E-Kons, 15(2), 178. https://doi.org/10.30998/sosioekons.v15i2.17531

Idi, A. (2022). Analisis Relasi Kuasa Michel Foucault : Studi Kasus Fenomena Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi. 11. https://doi.org/10.19109/intelektualita.v11i1.11117

Kamilia, A. (2023). MENGENALI INSTITUTIONAL BETRAYAL DALAM ISU KEKERASAN SEKSUAL DI INSTITUSI PENDIDIKAN. Jurnal Darma Agung, 31(1), 571. https://doi.org/10.46930/ojsuda.v31i1.3095

Prasmadena, E., Pitaloka, T. R., & Putri, A. K. (2021). Pemaknaan Kekerasan Simbolik Dalam Pelecehan Seksual Secara Verbal (Catcalling). Journal of Development and Social Change, 4(1), 90–114. https://jurnal.uns.ac.id/jodasc/article/view/52498

Putri, R. O. (2020). Kekerasan Simbolik (Studi Relasi Pendidik Dan Peserta Didik ). FITRAH: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 5(1), 55–82. https://doi.org/10.24952/fitrah.v5i1.1332

Saputra, M. I., Norfazilah, N., Ramadhani, A., & Marlina, A. (2024). Ketimpangan Relasi Kuasa Dalam Kasus Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi. Amsir Law Journal, 5(2), 93–105. https://doi.org/10.36746/alj.v5i2.424


Refbacks

  • There are currently no refbacks.