(2) Harjianto Harjianto
(3) Arie Ramadhani
*corresponding author
AbstractPerceraian merupakan salah satu bentuk masalah sosial yang ada di masyarakat yang dipandang tidak sejalan dengan tujuan perkawinan. Perceraian akan membawa dampak kepada pelakunya dan juga orang lain, utamanya adalah keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana dampak perceraian terhadap sosial ekonomi keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Bentuk pengumpulan data yang digunakan dalam yaitu dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini diketahui bahwasannya dampak sosial dari perceraian Perceraian membawa dampak beragam pada kehidupan para pelakunya. Dari segi sosial, perceraian dapat menyebabkan stigma sosial, kehilangan jaringan sosial, isolasi sosial, permasalahan perilaku emosional dan masalah akademik pada anak, serta gangguan emosional. Namun, perceraian juga membawa dampak yang sebaliknya terhadap sosial. Dari segi ekonomi, perceraian membawa dampak berupa penurunan pendapatan, pembagian aset, tunjangan anak, penurunan kesejahteraan ekonomi pada anak, dan dampak pada karier. Beberapa individu juga menemukan kestabilan ekonomi yang lebih baik melalui pembagian aset yang adil atau dukungan dari lingkungan baru. KeywordsDampak Perceraian, Sosial, Ekonomi.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v11i12.2024.5171-5179 |
Article metrics10.31604/jips.v11i12.2024.5171-5179 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Anita Florencya, T., & Hasanuddin. (2021). Pola adaptasi dan kemandirian Perempuan Kepala Keluarga Pasca Perceraian. http://jayapanguspress.penerbit.org/index.php/ganaya
Ariani, A. I. (2019). Dampak Perceraian Orang Tua Dalam Kehidupan Sosial Anak. Phinisi Integration Review, 2(2), 257. https://doi.org/10.26858/pir.v2i2.10004
Beritasatu, (2023) https://www.beritasatu.com/nusantara/1048797//330perceraian-terjadi-di-banyuwangi-tiap-bulan-didominasi-faktor-ekonomi (Diakses pada 18 Januari 2024).
Harjianto, H., & Jannah, R. (2019). Identifikasi Faktor Penyebab Perceraian Sebagai Dasar Konsep Pendidikan Pranikah di Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 19(1), 35. https://doi.org/10.33087/jiubj.v19i1.541
Muhammad, H. (2020). As- Syar ’ i : Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Faktor Ekonomi Sebagai Alasan Perceraian As- Syar ’ i : Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga. 2(2019), 252–261. https://doi.org/10.47476/assyari.v2i2.736
Puspitawati, A., Mauliddina, S., Aliffia, S., Kusumawardani, D. D., & Amalia, R. (2021). Analisis Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Tingginya Angka Perceraian Pada Masa Pandemi Covid-19: a Systematic Review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(3), 10–17. https://doi.org/10.31004/jkt.v2i3.1886
Rajul, M., Wafa, A. L., Syariah, F., Hukum, D. A. N., Islam, U., & Banda, N. A. (2023). SEBAB-SEBAB PERCERAIAN ( Analisis Perbandingan Putusan Mahkamah Syar ’ iyah Lhoksukon dan Mahkamah Syar ’ iyah Jantho Tahun.
Rokamah, R. (2018). Interaksi Sosial Dan Faktor Coping Kebangkitan Ekonomi Perempuan Pasca Perceraian. El-Barka: Journal of Islamic Economics and Business, 1(1), 104. https://doi.org/10.21154/elbarka.v1i1.1454
Royani, E. (2022). Harta Bersama Sebagai Akibat Perceraian.
Sallatu, A. (2020). EFEKTIVITAS PEMENUHAN HAK ANAK SETELAH PERCERAIAN (Studi Kasus di Kota Makassar). El-Iqthisadi : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum, 1(2), 1. https://doi.org/10.24252/el-iqthisadi.v1i2.11488
Subardhini, M. (2020). Perceraian Di Masa Pandemi Covid-19 : Masalah dan Solusi. UM Jakarta Press, January, 79.
Veronika, N., Chairy Azhar, P., & Sugma, A. R. (2022). Dampak Perceraian Terhadap Psikologi Anak. Dampak Perceraian Terhadap Psikologi Anak, 03(01), 30–37.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download