(2) Hesti Asriwandari
*corresponding author
AbstractSumber daya alam merupakan kekayaan bumi yang memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Ada banyak jenis sumber daya alam yang dimiliki di Indonesia, salah satunya yaitu sumber daya alam pada sektor pertambangan. Indonesia menjadi salah satu negara yang mempunyai produksi dan cadangan bahan tambang terbesar di Dunia. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui latar belakang warga desa yang bekerja sebagai penambang pasir dan untuk mengetahui alasan para penambang pasir di Desa Redang tetap bertahan bekerja di pertambangan pasir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan teori pertukaran sosial milik George C. Homans dengan konsep teori cost dan reward. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah para pekerja di pertamabangan pasir, pemilik tambang pasir dan kepada dusun terkait. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Redang, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu. Hasil penelitian ini menunjukkan suatu gambaran mengenai latar belakang yang berbeda dilihat dari pendidikan, sosial dan ekonomi. Tanggapan para pekerja penambang pasir bahwa pertambangan ini mengutamakan keuntungan secara ekonomi, namun di sisi lain kurang memperhatikan dampak lingkungan hidup. KeywordsPenambang Pasir, Pertukaran Sosial, Masyarakat Desa Redang
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v11i10.2024.4275-4289 |
Article metrics10.31604/jips.v11i10.2024.4275-4289 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Anton, M. M. (2021). Aktivitas Belajar. Bandung: Yrama.
Azhar, H. (2022). Tinjauan Yuridis Kegiatan Pasca Tambang Golongan C Di Kecamatan Samboja Kutai Kartanegara Kalimantan Timur. Lex Suprema Jurnal Ilmu Hukum, 4(1).
Basrowi, S. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta
Liborang, T. N. I. (2023). Dampak Sosial Ekonomi Penambangan Pasir dan Batu di Kabupaten Manokwari (Studi Kasus PT Pulau Lemon, Kampung Maruni). Lensa Ekonomi, 17(01), 38–53.
Moleong, J, L. (1989). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Murtolo, A. S. dkk. (1995). Dampak Pembangunan Ekonomi (Pasar) Terhadap Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat DIY: Studi Kasus Pertanian Salak Pondoh Desa Bangun Kerto.
Pahlevi, R. (2018). Kontribusi Kerajinan Bambu Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Pengrajin Bambu Di Dusun Timbe Desa Loyok Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Kompetitif: Media Informasi Ekonomi Pembangunan, Manajemen Dan Akuntansi, 4(2), 169–181.
Prastowo, A. (1995). Sumber Belajar & Pusat Sumber BelajarTeori dan Aplikasinya di Sekolah/Madrasah. Yogyakarta: Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan.
Ratnawaty Nurkhoiry, M. Akmal Agustira, Teguh Wahyono, Djafar Moechtar, Ambar Kurniawan, I. Y. H. (2006). Pedoman Norma Kerja Perkebunan Kelapa Sawit pada Lahan Mineral. Medan: Pusat Penelitian Kelapa Sawit.
Setiawan, H. (2014). Manusia Utuh. Yogyakarta: PT Kanisius.
Sumardjono, Maria S.W, dkk. (2011). Pengaturan Sumber Daya Alam di Indonesia Antara yang Tersurat dan Tersirat. Yogyakarta: Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada.
Surya, negara. (1977). Sumber Daya Alam Dan Lingkungan. Jakarta: Rineka Cipta. Andi Prastowo. 2018. Sumber Belajar & Pusat Sumber BelajarTeori dan Aplikasinya di Sekolah/Madrasah. Jakarta: Rineka Cipta.
Waniatri, W. (2022). Dampak Sosial , Ekonomi dan Lingkungan Pertambangan Pasir di. Jurnal Lingkungan, 20(2), 279–290. https://doi.org/10.14710/jil.20.2.279-290
Wibisono, H. (2022). Analisis Reward Dan Punishment Terhadap Kinerja (Studi Kasus PT Purnama Adiguna Sentosa Magelang). Jurnal Bisnisman: Riset Bisnis Dan Manajemen, 3(3), 28–33.
Widyastomo, B. (2013). Pengaruh Penambangan Pasir Dan Batu Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Penambang Di Kecamatan Kemalang Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Bumi Indonesia, 2(3).
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download