DIPLOMASI KEAMANAN MARITIM PADA PENGAWASAN TERHADAP ANCAMAN KEAMANAN MARITIM DI PERAIRAN ASEAN UNTUK MEWUJUDKAN INDONESIA EMAS 2045

(1) * Rayhan Aulia Zafirawan Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
(2) Lukman Yudho Prakoso Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
(3) Achmed Sukendro Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
(4) Pujo Widodo Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
(5) Herlina Juni Risma Saragih Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
(6) Panji Suwarno Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Dinamika kompleks perairan regional menimbulkan tantangan signifikan dalam menjaga keamanan, stabilitas politik, dan kelangsungan ekonomi suatu wilayah. Dalam konteks ini, sistem pengawasan maritim menjadi krusial untuk memantau, mengidentifikasi, dan merespons berbagai potensi ancaman. Pertanyaan esensial muncul seputar sejauh mana keefektifan sistem pengawasan maritim dalam mengatasi ancaman keamanan di perairan regional, terutama mengingat peran penting jalur maritim dalam perdagangan internasional. Penelitian ini mengadopsi metode penelitian historis atau sejarah untuk memberikan pemahaman mendalam tentang evolusi dan konteks historis terkait keamanan maritim di perairan ASEAN. Sumber daya historis seperti arsip, dokumen, dan catatan resmi digunakan untuk mendukung rekonstruksi kejadian-kejadian penting yang membentuk landasan evaluasi keefektifan sistem pengawasan maritim. Evaluasi keefektifan sistem pengawasan maritim dihadapkan pada beberapa tantangan, termasuk kurangnya data terkini, kurangnya kerjasama regional, dan ketidaksempurnaan standar evaluasi. Diplomasi keamanan maritim di ASEAN juga menjadi instrumen vital dalam mencapai tujuan nasional, khususnya dalam konteks Indonesia Emas 2045. Integrasi berbagai elemen seperti teknologi, kerjasama, dan diplomasi menjadi landasan untuk keberlanjutan dan ketangguhan sistem pengawasan maritim di masa depan

 


Keywords


Sistem Pengawasan, Indonesia Emas, Maritim

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v11i9.2024.3879-3885
      

Article metrics

10.31604/jips.v11i9.2024.3879-3885 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Aryani C. Mendorong Lahirnya RUU Keamanan Laut dalam Penguatan Sistem Keamanan Laut Nasional. J Pembang Huk Indones. 2021;3(2):155-173. doi:10.14710/JPHI.V3I2.155-173

Azis NA, R LTS, Hardiwinoto S, et al. Indonesia adalah salah satu Negara laut yang cukup unik yang digunakan akan dibarengi oleh masalah yang sama Indonesia serta dibarengi pula dengan niat membangun Indonesia menjadi poros maritim dunia , maka Indonesia Presiden Nomor 81 Tahun 2005 secara je. 2016;5:1-13.

Connelly, A. L. (2017). Indonesia di Laut Cina Selatan: Berjalan sendiri. Lowy Institute for International Policy.Corbett, J. (2012). Some Principles of Naval Strategy. London: Longmans, Pg. Dang, T. N. (2012). Fisheries Co-operation in the South China Sea and the (Ir) relevance of the Sovereignty Question. Asian Journal of International Law, 2(1), pp. 59-88.

Darmawan, A. B., & Mahendra, L. (2018). Isu Laut Cina Selatan: Negara- negara ASEAN Terbelah Menghadapi Cina. Jurnal Global & Strategis, 12(1), pp. 79-100.

Susanto & Munaf, D. (2015). Komando dan Pengendalian Keamanan dan Keselamatan Laut: Berbasis Sistem Peringatan Dini. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Iswardhana MR, Adi W, Chotimah HC. Strategi Keamanan Laut Pemerintah Indonesia Untuk Menjaga Keamanan Maritim. Nusant J Ilmu Pengetah Sos. 2021;8(6):1406-1428. doi:10.31604/JIPS.V8I6.2021.1406- 1428

Lemhanas. 2023. Jakarta Geopolitical Forum VII/ 2023 Bahas Masa Depan Asean. https://www.lemhannas.go.id/images/Publikasi_Humas/Swantara/Swantara_46_-_September_2023.pdf

Prabowo, E. E. 2013. Kebijakan Dan Strategi Pertahanan Indonesia (Studi Kasus Konflik Di Laut Cina Selatan). 3, 117–129.

Purbasari, E. D. 2013. Sinergitas Fungsi Keamanan Maritim Indonesia Dalam Mengantisipasi Dinamika Ancaman Abad XXl. Keamanan Maritim, 1–8.

Ramli, R. P. 2017. Sengketa Republik Indonesia – Republik Rakyat Tiongkok Di Perairan Natuna. Internasional 1, no. 1.

Samy dan Kusumadewi. 2021. Diplomasi Pertahanan Militer Indonesia dalam Menghadapi Ancaman Keamanan Non-Tradisional: Upaya Mewujudkan Visi Poros Maritim Dunia. https://e-journal.unair.ac.id/JHI/article/view/25547/14635

Sugiyono. 2019. Metode kuantitatif, kualitatif Hubungan penelitian dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Thayer, C. (2016a). China’s Naval Modernization and US Strategic Rebalancing: Implications for Stability in the South China Sea. In: Jenner, J. & Thuy, T. eds. The South China Sea: A Crucible of Regional Cooperation or Conflict-making Sovereignty Claims?. Cambridge: Cambridge University Press, pp. 223-240.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.