(2) Noveri Faikar Urfan
*corresponding author
AbstractKesetaraan gender adalah prinsip yang menyatakan bahwa semua individu, tanpa memandang jenis kelamin mereka, memiliki hak yang sama untuk perlakuan yang setara dan tidak di diskriminasi berdasarkan identitas gender mereka. Ini berarti bahwa baik perempuan maupun laki-laki harus memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam berbagai bidang kehidupan, memiliki kontrol atas pembangunan diri mereka sendiri. Pada penelitian yang akan dijalankan ini, peneliti akan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif memakai metode simak dan catat. Untuk menganalisis penelitian tersebut, peneliti memakai analisis semiotika John Fiske yang menjadi pendekatannya. Penjelasan yang diberikan mengenai kode-kode dalam teori John Fiske meliputi tiga level. Level realitas, level representasi, dan level ideologi. Dapat disimpulkan bahwa di dalam film Enola Holmes tersebut mengandung tanda-tanda yang mempunyai makna mengenai kesetaraan gender. Hal tersebut dapat ditemukan melalui percakapan ataupun adegan yang dilakukan oleh para pemain film. Analisis terhadap film ini memunculkan pemahaman yang mendalam tentang pesan kesetaraan gender yang terkandung di dalamnya. Film Enola Holmes ini juga menyoroti pentingnya kesetaraan gender dengan menampilkan beberapa karakter seperti Enola Holmes, Eudoria Holmes, dan Edith sebagai contoh perempuan yang cerdas, berani, dan mampu mengejar impian dan tujuan hidupnya tanpa terhalang oleh stereotip gender atau diskriminasi. Ini adalah pesan yang kuat yang menjiwai penonton untuk merenungkan betapa pentingnya menghormati dan mendorong potensi setiap individu, tanpa memandang jenis kelamin mereka. KeywordsRepresentasi, Semiotika, Kesetaraan Gender, Film
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v11i9.2024.3802-3815 |
Article metrics10.31604/jips.v11i9.2024.3802-3815 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Azzahra, M., Sunarto, & Widagdo, B. (2023). Representasi Rasionalitas Perempuan Dalam Film Enola Holmes (2020). Interaksi Online, 11 (3), 112–124.
Az Zahra, S. (2022). Apa Itu Feminisme? https://populis.id/read7714/apa-itu-feminisme
Bacon, & Allyn. (2022). Feminism and Women’s Rights Movements.
Barker, C. (2008). Cultural Studies, Teori dan Praktik (IV). Kreasi Wacana, Yogyakarta.
Danesi, M. (2012). Pesan, tanda, dan makna : buku teks dasar mengenai semiotika dan teori komunikasi (1st ed.). Jalasutra.
Depew, A. (2022, June 8). Types of Lighting in Film: Basic Techniques to Know. https://www.adorama.com/alc/basic-cinematography-lighting-techniques/
Dhewy, A. (2022). Edisi Khusus Feminisme: Feminisme Radikal Ajarkan Bagaimana Melawan Penindasan Tubuh Perempuan.
Diani, P., & Widowo, A. (2022). Analisis Semiotika John Fiske Dalam Iklan Marjan Tahun 2022. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, Vol . 9 No . 10. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31604/jips.v9i10.2022.3633-3640
Gunadi, S., & Pribadi, M. (2022). Representasi Kesetaraan Gender dalam Film Mulan (Analisis Semiotika). Kiwari, 1 (4). https://doi.org/https://doi.org/10.24912/ki.v1i4.15900
Hidayati, I. (2021). Makna Kebebasan Pada Tokoh Utama Dalam Novel Midah Dan Novel Pasung Jiwa: Tinjauan Eksistensialisme. Widyasastra, 4 (2).
Iskandar, D. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif: Petunjuk Praktis untuk Penelitian Lapangan, Analisis Teks Media, dan Kajian Budaya (1st ed.).
Jackson, S., & Jones, J. (2009). Pengantar Teori-Teori Feminis Kontemporer (Cetakan Pertama).
Jane, M., & Kencana, W. (2021). Representasi Kesetaraan Gender Pada Film Live-Action “Mulan†Produksi Disney. Ikon, 26 (1).
Lindawati, Y., & Chintanawati, S. (2021). Analisis Wacana: Representasi Perjuangan Perempuan Dalam Mengejar Pendidikan Pada Film Mars (Mimpi Ananda Raih Semesta). JPSU: Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha, 3 (2).
Puspitawati, H. (2012). Gender dan Keluarga Konsep dan Realita di Indonesia (1st ed.). IPB Press.
Putranto, T., Satiadhi, F., & Amelinda, A. (2022). Feminisme Gelombang Kedua Dalam Film “Enola Holmes†Second Wave Feminism in “Enola Holmes.†Public Corner: Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 7 (2). https://doi.org/https://doi.org/10.24929/fisip.v17i2.2302
Rini, K., & Fauziah, N. (2019). Feminisme Dalam Video Klip Blackpink: Analisis Semiotika John Fiske Dalam Video Klip Blackpink Ddu-Du Ddu-Du. Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran Dan Penelitian, 5 (2). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.10358/jk.v5i2.669.g636
Rumaf, N., & AI. Jumroh, S. F. (2018). Representasi Kebebasan Tokoh Utama Dalam Novel Trilogi Soekram Karya Sapardi Djoko Damono (Tinjauan Eksistensialisme). Kembara: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 4(2), 192–199. https://doi.org/10.22219/Kembara.Vol4.No2.192-199
Rusandi, & Rusli, M. (2021). Merancang Penelitian Kualitatif Dasar/Deskriptif dan Studi Kasus. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 2 (1), 48–60. https://doi.org/https://doi.org/10.55623/au.v2i1.18
Sobur, A. (2013). Semiotika Komunikasi. PT. Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. ALFABETA.
Suryandari, S. (2010). Ketimpangan Gender dalam Film Indonesia.
Tong, R. (2013). Feminist Thought: A More Comprehensive Introduction (4th, revised ed.).
Triyuliansyah, A., Dharta, F., & Ramdhani, M. (2021). Analisis Semiotika Kritik Sosial Industri TV Nasional Pada Film Pretty Boys. Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran Dan Penelitian, 8(1). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.52434/jk.v8i1.1185
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download