RESTRATEGI TATA KELOLA WISATA SEJARAH SITUS CAGAR BUDAYA PERCANDIAN BATUJAYA KABUPATEN KARAWANG

(1) * Ade Rahman Mail (Universitas Sinngaperbangsa Karawang, Indonesia)
(2) Dadan Kurniansyah Mail (Universitas Sinngaperbangsa Karawang, Indonesia)
(3) Dewi Noor Azijah Mail (Universitas Sinngaperbangsa Karawang, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Pengelolaan sumber daya Arkeologi atau benda cagar budaya di Indonesia sendiri sudah dilindungi oleh hukum yang dilandasi oleh UU No.11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya. Segala bentuk peraturan, tata kelola, peran serta dan tanggung jawab pengelolaan sumber daya Arkeologi pun sudah diatur dalam undang-undang tersebut. Namun patut disayangkan bahwa peraturan atau undang-undang yang memiliki nada bunyi sangat indah mengenai alunan cita-cita bangsa terhadap sisa – material kebudayaan – peradaban bangsa, tidak sejalan dengan praktek lapangan yang terjadi. Situs Cagar Batujaya menjadi prioritas pelestarian sejak ditemukan pada tahun 1984 oleh tim dari Jurusan Arkeologi Universitas Indonesia (berdasarkan informasi warga) yang saat itu sedang meneliti situs Cibuaya. peninggalan bersejarah ini dari Kerajaan Tarumanegara abad ke-5 Masehi.


Keywords


Pengelolaan, sumber daya Arkeologi, Situs Cagar Budaya Batujaya

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v11i6.2024.2418-2424
      

Article metrics

10.31604/jips.v11i6.2024.2418-2424 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Anonim, 2012.Undang-undang Republik Indonesia No.11 Tahun 2010, Tentang Cagar Budaya.

Budi Utomo, Bambang 2004 “Arsitektur Bangunan Suci Masa Hindu Buddha di Jawa Barat†Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata : Jakarta

Cleere, Henry F. 1990. Introduction : the rationale of archaeological management, dalam Dalam Henry F. Cleere (ed) Archaeological heritage management in the modern world. London: Unwin-Hyman.

Djafar, Hasan 2010 “Kompleks Percandian Batujaya†Rekontruksi Sejarah Kebudayaan Daerah Pantai Utara Jawa Barat. Bandung:Kiblat Buku Utama

Fandeli. 2004. Peran dan Kedudukan Konservasi Hutan dalam PengembanganEkowisata. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Fowler, D. 1982. Cultural Resource Management, dalam M.B. Schiffer (ed,) Advances in archaeological method and theory, vol. 2. New York : Academic Press.

Gunn C. A. 1993. Tourism Planning: Basic, Concepts, Casses. Taylor & Francis Publisher.

Mc. Gimsey, R. And H.A. Davis (eds) 1977. Management of archaeological resources: the airlie House report. Special publication of the society for Amiricn Archaeology.

Pendit, Nyoman S. 1994. Ilmu Pariwisata Sebuah Pengantar Perdana. Jakarta: Pradnya Paramita.

Sedyawati, Edi. 1992/1993. Arkeologi dan Jatidiri Bangsa. Pada Pertemuan Ilmiah Arkeologi VI, hlm. 23 – 36. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.

http://google.com/candi-batujaya

http://disbudparkarawang.org/komplek-percandian-batujaya


Refbacks

  • There are currently no refbacks.