(2) Samuel Simamora
(3) Ganmi Evrata Perangin angin
(4) Arisando Silitonga
(5) Nicholas Hezron Sidauruk
*corresponding author
AbstractStudi ini menginvestigasi pengaruh kolaborasi antara musik tradisional Karo dengan musik modern di kalangan masyarakat Sumatera Utara, Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan etnografi sebagai metode penelitian kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi masyarakat terhadap kolaborasi musik ini serta implikasinya terhadap pemeliharaan budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi ini telah memengaruhi masyarakat Karo dengan memberikan lebih banyak kesempatan bagi mereka, khususnya generasi muda, untuk terlibat dalam musik. Meskipun terdapat pergeseran dalam penerimaan terhadap musik modern, penting untuk menjaga keseimbangan antara musik tradisional dan modern, serta menghargai peran penting alat musik tradisional seperti kulcapi dan gendang. Dengan demikian, kolaborasi ini tidak hanya menciptakan harmoni dalam musik, tetapi juga memperkokoh dan memperkaya warisan budaya yang berharga bagi masyarakat Karo dan di luar masyarakat Karo.Â
KeywordsKolaborasi musik, musik tradisional, musik modern, masyarakat
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v11i5.2024.2129-2133 |
Article metrics10.31604/jips.v11i5.2024.2129-2133 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Dalimunte, Muhammad Zulfikar Rizki, dkk. "Pengaruh Kolaborasi Musik Tradisional dengan Musik Modern terhadap Pemeliharaan Budaya Lokal di Sumatera Utara." Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa 7.6 (2018): 143-151.
Ginting, RB, & Munthe, P. (2022). ALAT MUSIK KARO; Tinjauan Teologi Praktis Tentang Penggunaan dan Penataan Alat Musik Karo dalam Membangun Suasana Peribadahan serta Pengaruhnya terhadap Peningkatan Kehadiran Jemaat di GBKP Runggun Pokok Mangga Medan. JURNAL SABDA AKADEMIKA , 2 (3).
Kolaborasi, A. M. T. Kolaborasi Alat Musik Tradisional dan Alat Musik Modern dalam Mengiringi Ibadah Minggu di Huria Kristen Batak Protestan Tanjung Sari Medan. Sciences (JEHSS), 1(3), 169-176.
Menurut Tambunan (2017) dan Silitonga (2017), adat Batak, seperti seni budaya tradisional etnis lainnya, dapat digunakan sebagai alat pendidikan untuk proses ibadah di komunitas jemaat..
Sianipar, Viky, et al. "Revitalisasi Musik Tradisional Batak Karo Melalui Kolaborasi dengan Musik Modern." Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Musik "Seni Musik dan Implementasinya dalam Kearifan Lokal" (2019): 172-180.
Siregar, Refnaldi Zulkarnain, dan Hesti Purwaningsih. "Kajian Perkembangan Musik Tradisional Karo dalam Rangka Kolaborasi Musik Modern." Jurnal Musikom (Jurnal Musik dan Komunikasi) 1.1 (2017): 25-37.
Sitompul, Elly Maria, et al. "Pengaruh Perubahan Sosial terhadap Musisi Tradisional Batak Karo dalam Era Globalisasi." Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau 6.2 (2019): 1-14.Manuskrip ditulis dengan kerapatan baris 1 spasi, huruf Cambria 10
Widiastuti, U., Suroso, P., Togatorop, M. R., & Satria, T. D. Penerapan Inovasi Model Instrumen Musik Kulcapi Senar 4 pada Kelompok Seniman Tradisional Produktif di Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download