(2) Julia Ivanna
*corresponding author
AbstractKarang taruna adalah organisasi pemuda yang bertujuan membina generasi muda di pedesaan, menciptakan kesejahteraan sosial, dan mengembangkan potensi kreativitas mereka. Mereka mengadakan kegiatan sosial dan pelatihan keterampilan untuk mendukung pembangunan pedesaan. Penting bagi pemimpin organisasi pemuda seperti karang taruna untuk menggunakan kekuasaan dengan baik dan mengarahkan anggota ke arah positif. Hal ini membantu dalam pengembangan sikap sosial remaja dan kontribusi positif dalam masyarakat. Di Desa Dolok Nauli, terdapat organisasi masyarakat Karang Taruna yang dimanfaatkan para remaja untuk berkumpul dan melakukan kegiatan. Meskipun para pemuda memiliki potensi besar, potensi tersebut belum terorganisir dengan baik sehingga membuat Karang Taruna kurang efektif dalam membangun desa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dan studi lapangan. Penelitian kualitatif menekankan sudut pandang subjek dan proses penelitiannya harus sesuai dengan realitas lapangan. Tujuan metode ini adalah untuk meneliti permasalahan dan memahami fenomena yang dikemukakan oleh peneliti. Proses revitalisasi Karang Taruna di Desa Dolok Nauli terdiri dari tiga langkah: memperkuat visi dan misi, identifikasi masalah, dan analisis SWOT. Partisipasi anggota Karang Taruna penting dalam proses ini. Meskipun partisipasi pemuda dalam perencanaan kurang maksimal, mereka antusias dalam pelaksanaan program. Pemuda lebih suka bertindak daripada merencanakan. Kegiatan selalu diawasi agar terkontrol. KeywordsKarang Taruna,Pemberdayaan,Pembangunan Desa
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v11i5.2024.2009-2017 |
Article metrics10.31604/jips.v11i5.2024.2009-2017 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Ambarsari, D. I. (2019). REVITALISASI KARANG TARUNA UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI. journal Unesa.
Ashary.L. (2016). Optimalisasi Pemberdayaan Karang Taruna dalam Pengembangan Desa Silomukti Kabupaten Situbondo . UNEJ e-Proceeding.
Chandra, T. (2011). Pemberdayaan Pemuda Pengangguran Melalui Usaha Industri Kecil Kerajinan Sarung Tenun. (Studi pada Pengrajin Tenun di Kelurahan Wanarejan Utara Kabupaten Pemalang). .
Conyers, D. (1991). Perencanaan Sosial di Dunia ketiga. Yogyakarta: UGM Press.
Haditono, S. R. (2002). Psikologi Perkembangan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Hayat, M. S. (2014). Pendampingan Revitalisasi Karang Taruna. Jurnal Dedikasi.
Riyadi, A. (2003). Efektivitas kegiatan karang taruna dakam kaderisasi kepemimpinan di desa Kwadungan gunung kecamatan Kledung kabupaten Temanggung.
Riyanto. (2007). Metodelogi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. UNESA Univesity Press: UNESA Univesity Press.
Rizqina, F. (2010). Partisipasi Masyarakat.
Sastropoetro, S. R. (1988). Partisipasi, Komunikasi, Persuasi Dan Disiplin Dalam Pembangunan Nasional. Bandung: Alumni.
Slamet, Y. (1994). Pembangunan Masyarakat Berwawasan Partisipasi. Surakarta: UNS Press.
Sugiyono. (2010). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta. Bandung : Alfabeta.
Suprijanto. (2007). Pendidikan Orang Dewasa Dari Teori Hingga Aplikasi. Jakarta: Bumi Aksara.
Suryana, S. (2010). Pemberdayaan Masyarakat. .
Tri Purnomo, A. (2013). Skripsi. Partisipasi Masyarakat Dalam Pemberdayaan Melalui Program PNPM Mandiri Perkotaan Di Kelurahan Sekaran Kecamatan.
walgito, B. (1999). Psikologi Sosial (Suatu Pengantar). Andi.
wenti. (2013). Eksistensi Karang Taruna dalam Aktivitas Kepemudaan (Studi Kasus di Desa Gunawan Kecamatan sesayap kabupaten tana tidung. Ejournal Pemerintahan Integratif.
Undang-Undang Nomor 77 Tahun 2010
Undang-Undang RI No. 83 Tahun 2005 tentang Pedoman Dasar Karang Taruna
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download