(2) Noveri Faikar Urfan
*corresponding author
AbstractBerbagai pemberitaan dari semua pasangan calon dan berbagai pihak telah mendampingi dalam pesta demokrasi saat ini. Salah satunya terdapat berita tentang Presiden Boleh Kampanye dan Berpihak di Pemilu 2024 menjadi sorotan publik. Pernyataan tersebut diucapkan oleh Presiden pada Rabu, 24 Januari 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran portal berita online kompas.com dan cnnindonesia.com sebagai media berita yang terpercaya di masyarakat dalam membingkai berita tersebut untuk disampaikan kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis framing Robert N Entman. Dari kedua media tersebut, melihat peristiwa dari pernyataan Presiden Joko Widodo yang memperbolehkan memihak dan berkampanye di Pemilu 2024. Selanjutnya, Kompas lebih mengkritik presiden terkait kenetralan dalam seluru proses pemilu dan tidak mencampuradukkan wewenang dan menggunakan fasilitas negara. Pada CNN Indonesia dalam penulisan berita berimbang karena menyoroti tentang dua pihak yang pro dan kontra dalam masalah ini. Kedua media tersebut, memiliki pembingkaian yang sama terkait penyebab masalah yang terjadi. KeywordsAnalisis Framing, CNNIndonesia.com, Kompas.com, Pemilu 2024
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v11i5.2024.1814-1821 |
Article metrics10.31604/jips.v11i5.2024.1814-1821 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Alrizki, Dendi, dan Cutra Aslinda. 2022. “Analisis framing pemberitaan Indonesia tidak lockdown di kompas.com dan detik.com.†Journal of Political Communication and Media 1(1):24–36.
CNNIndonesia.com, Redaksi. 2024a. “Jokowi Sebut Presiden Boleh Memihak, YLBHI Desak DPR Segera Bertindak.†Diambil (https://www.cnnindonesia.com/nasional/20240125080420-617-1054105/jokowi-sebut-presiden-boleh-memihak-ylbhi-desak-dpr-segera-bertindak).
CNNIndonesia.com, Redaksi. 2024b. “Yusril Bela Jokowi Soal Presiden Boleh Memihak di Pilpres.†Diambil (https://www.cnnindonesia.com/nasional/20240125015442-617-1054061/yusril-bela-jokowi-soal-presiden-boleh-memihak-di-pilpres).
Dian Erika Nugraheny, Novianti Setuningsih. 2024. “Jokowi: Presiden Boleh Kampanye, Boleh Memihak, tapi….†Diambil (https://nasional.kompas.com/read/2024/01/24/09350771/jokowi-presiden-boleh-kampanye-boleh-memihak-tapi).
Entman, Robert M. 1993. “Framing: Toward Clarification of a Fractured Paradigm.†Journal of Communication 43(4):51–58. doi: 10.1111/j.1460-2466.1993.tb01304.x.
Erwan Effendy, Forsaktinahot Hasugian, Muhammad Andi Harahap. 2022. “Menulis Isi Berita Dan Feature.†Jurnal Pendidikan dan Konseling 4:1349–58.
Kutai, Universitas, dan Kartanegara Tenggarong. 2022. “Regency in the 2020 Simular Elections in the Division.†1(2):66–75.
Nicholas Ryan Aditya, Ihsanuddin. 2024. “Jokowi Dinilai Langgar UU karena Sebut Presiden Boleh Berpihak pada Pilpres.†Diambil (https://nasional.kompas.com/read/2024/01/24/17174101/jokowi-dinilai-langgar-uu-karena-sebut-presiden-boleh-berpihak-pada-pilpres).
Nurudin, Nurudin. 2007. Pengantar Komunikasi Massa. RajaGrafindo Persada.
Saeni, Eni. 2024. “Robert N . Entman ’ s Framing Analysis on Academic Community Reporting Criticizing President Jokowi ’ s Attitude in the 2024 Election in Online Media ( kompas . com , detik . com , and republika . co . id ) Analisis Framing Robert N . Entman pada Pemberit.†2(1):31–45.
Universitas Tarumanegara, Biro Pengkajian Setjen MPR. n.d. Naskah Akademik Rancangan Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Universitas Trumanegara.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download