UPAYA PENANGGULANGAN BENCANA OLEH MASYARAKAT DESA KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG

(1) * Mohd Muliandi Madjid Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
(2) Ernalem Bangun Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
(3) Herlina Risma Juni Saragih Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
(4) Wilopo Wilopo Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Salah satu kabupaten di  Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang mempunyai risiko bencana alam yang tinggi adalah kabupaten Jatinangor. Kabupaten Jatinangor dalam beberapa tahun terakhir dilanda berbagai bencana seperti banjir dan tanah longsor.  Sebagai responnya, pemerintah dan masyarakat telah menggalakkan upaya pencegahan bencana sebelum, saat, dan setelah bencana. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya penanggulangan bencana yang dilakukan oleh masyarakat desa kecamatan Jatinangor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif.  Hasil  penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat mempunyai peran pada setiap tahapan penanggulangan bencana: sebelum, saat, dan setelah bencana.  Namun masyarakat masih belum memahami bahwa kegiatan yang mereka lakukan  merupakan bentuk pencegahan bencana.

 Oleh karena itu, pemerintah daerah Kabupaten Sumedang dapat merancang program untuk memperkuat kapasitas masyarakat desa dalam menghadapi bencana baik sebelum, saat, dan setelah bencana.


Keywords


Penanggulangan Bencana, Masyarakat, Sumedang.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v11i3.2024.1282-1286
      

Article metrics

10.31604/jips.v11i3.2024.1282-1286 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


BPBD Provinsi Jawa Barat. (2016). Banjir Sumedang. Dalam http://bpbd.jabarprov.go.id/index.php/component/k2/item/31-banjirsumedang-16-2-2016, diakses pada 5 Februari 2024.

IDEP, Yayasan. (2007). Panduan Umum Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat. Yayasan IDEP. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Liputan 6. (2024). Rentetan Gempa Sumedang dan Jepang Awal 2024, Lindu Kiamat Lebih Mengerikan. Dalamhttps://www.liputan6.com/islami/read/5495246/rentetan-gempa-sumedang-dan-jepang-awal-2024-lindu-kiamat-lebih-mengerikan, diakses pada 5 Februari 2024.

Nasution, S. (2006). Metode Penelitian. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana.

UNDP. (1992). Tinjauan Umum Manajemen Bencana: Program Pelatihan Manajemen Bencana.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.