HARMONISASI BERAGAMA ANTARA PARMALIM DAN UMAT BERAGAMA DI KELURAHAN BINJAI KECAMATAN MEDAN DENAI

(1) Cindi Malau Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(2) * Daniel Harapan Parlindungan Simanjuntak Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi harmonisasi yang ada di Kelurahan Binjai. Toleransi antar kelompok keagamaan di Indonesia sangatlah penting. Misalnya, Ugamo Malim, kepercayaan dari etnis Batak yang memiliki tempat ibadah di lingkungan mayoritas Muslim dan Kristen. Dengan adanya Istana Parmalim sebagai rumah ibadah bagi umat malim di tengah-tengah masyarakat menunjukkan bahwa memiliki sikap toleran atau sikap saling menghargai antar sesama umat beragama mengingat Istana Parmalim sebelum pembangunan memerlukan izin dari sekitar lingkungan masyarakat Kelurahan Binjai. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara langsung, dan studi dokumentasi, dengan informan 2 pengurus Istana Parmalim dan 4 informan umum (masyarakat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelurahan Binjai merupakan lingkungan yang harmonis, memiliki keselarasan dan memiliki sikap saling menghargai antar sesama umat beragama. Adanya sikap saling menghargai perbedaan dan adanya kerja sama merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keselarasan. Masyarakat juga memandang Parmalim sebagai bagian penting dari warisan budaya turun-temurun etnis Batak, yang menegaskan bahwa tidak ada stigma buruk terhadap kepercayaan ini.


Keywords


kehidupan beragama, harmonisasi, parmalim

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v11i4.2024.1331-1337
      

Article metrics

10.31604/jips.v11i4.2024.1331-1337 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Ahmad Atabik (2016) Harmonisasi Kerukunan Antar Etnis dan Penganut Agama di Lasem. Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Agama, 4(1)

Al-Ghazali, M. Y. I. (2022). Interaksi Sosial pada Masyarakat Lintas Agama dalam Perspektif Komunikasi Antarbudaya di Kota Tua Ampenan Mataram. Jurnal Ilmiah Pendidikan Global, 3(1), 53-59.

Amalia Ainna, Ricardo Freedom Nanuru (2018). Toleransi Beragama Masyarakat Bali dan Maluku Papua. Jurnal Darussalam; Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam, X(1), 151-160.

Creswell, J. W. (2016). Research Design, Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran, terj. Achmad Fawaid dan Rinayati K. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dasih, IGARP (2021). Komunikasi Antarbudaya Dalam Interaksi Beragama Di Pura Bukit Karangasem. Jurnal Penelitian Agama Hindu , 5 (1), 33-44

Dewi Chandra Hazani (2019) Pola Komunikasi Antar Budaya Dalam Membangun Harmonisasi masyarakat Heterogen Di Kota Mataram. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 1(2), 368-369.

Katibah, K., Irwansyah, I., & Ritonga, H. J. (2021). Pola Komunikasi Masyarakat Dalam Menumbuhkan Kerukunan Di Barus (Studi Terhadap Penganut Islam, Kristen, Dan Parmalim).

Metacommunication; Journal of Communication Studies, 6(1), 86-98.

Lawalata, GM, Suka Arjawa, IGP, & Kamajaya, G. (2022). Peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Dalam Menjaga Solidaritas Sosial Antar Umat Beragama di Kota Denpasar. Sorotan: Jurnal Ilmiah Sosiologi , 1 (2), 12-22.

Meldawati, M. (2022). Harmonisasi Antar Etnik Jawa Minang Batak Studi Kasus di Daerah di Jambak Kabupaten Pasaman Barat. Bakaba: Jurnal Sejarah, Kebudayaan dan Kependidikan, 6(2), 23-28

Mukarom, Z. (2020). Teori-Teori Komunikasi. Bandung: Jurusan Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Reza Akhbar Eryandi, R. (2021). Penganut Kepercayaan Parmalim: Studi Atas Sistem Kepercayaan Komunitas Penghayat parmalim Desa Air Kulum Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau).

Ruslan Idrus (2017) .Pola Hubungan Masyarakat Lintas Agama Dalam Mewujudkan Harmonisasi kehidupan Umat Beragama Di desa Sindang Sari Kecamatan Tanjung Bintang kabupaten Lampung Selatan. Al-Adyan, 12 (2), 129-143

Saleh, Sirajjudin (2017). Analisis Data Kualitatif. Pustaka Ramadhan: Bandung.

Situmorang, N. B., & Bahri, S. (2017). Eksistensi Agama Lokal Parmalim Studi Kasus di Nomonatif Pengahayat Nomor Punguan 35 Desa Air Kulim Mandau Bengkalis (Doctoral dissertation, Riau University).

Thoriqul, M Huda and Irma Khasanah (2019) Budaya Sebagai Perekat Antar Umat Beragama di Suku Tenger. Jurnal Studi Sosial dan Keagamaan, 2(2).

Umami, I. (2018). Peran Tokoh Agama dalam Membina Harmonisasi Kehidupan dan Akhlak Masyarakat di Kota Metro Lampung. FIKRI: Jurnal Studi Agama, Sosial dan Budaya, 3(1), 259-276.

Waluya Jati, R. S. R., & Farida, L. U. (2018). Pola interaksi sosial keagamaan antara umat Islam advent dan Kristen (studi kasus di Desa Cihanjuang Rahayu, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat). Religius: Jurnal Studi Agama dan Lintas Budaya, 2(2), 84-91.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.