KEPEMIMPINAN STRATEGIS INDONESIA MENJADI POROS MARITIM DUNIA: PERENCANAAN KAWASAN PESISIR

(1) * Dimas Cahyo Ariandi Mail (Universitas Pertahanan RI, Indonesia)
(2) Yusnaldi Yusnaldi Mail (Universitas Pertahanan RI, Indonesia)
(3) Bayu Asih Yulianto Mail (Universitas Pertahanan RI, Indonesia)
(4) Pujo Widodo Mail (Universitas Pertahanan RI, Indonesia)
(5) Herlina Juni Risma Saragih Mail (Universitas Pertahanan RI, Indonesia)
(6) Panji Suwarno Mail (Universitas Pertahanan RI, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Kepemimpinan strategis Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia bisa dilakukan karena wilayah laut yang lebih besar daripada daratan, serta lokasi strategis yang dimiliki. Kawasan Pesisir merupakan wilayah terdepan Indonesia sebagai Negara Maritim. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan akademis dan pendekatan kepemimpinan strategis. Perspektif Indonesia melalui geopolitik dan geoekonomi dibedakan menjadi 4 kategori, yaitu sebagai strategic junction pelayaran internasional, strategic fishing ground, strategic potential business, dan strategic key partner bagi negara-negara besar. Kebijakan yang mendukung negara maritim dan penganggaran negara untuk mendukung terciptanya siklus sistem pertahanan dan keamanan mendekati ideal. Sinergitas antar lembaga negara menjadi kunci unttuk mengurangi tumpang tindih kebijakan. Sosialisasi dan peningkatan kapasitas masyarakat maritim dimana kawasan pesisir menjadi salah satu kunci utama. Kawasan pesisir yang berbtasan langsung denga negara tetangga, menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia


Keywords


Kawasan pesisir; keamanan nasional; perencanaan wilayah; pertahanan dan keamanan laut; poros maritim dunia, kepemimpinan strategis.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v11i3.2024.979-986
      

Article metrics

10.31604/jips.v11i3.2024.979-986 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


KEPEMIMPINAN STRATEGIS INDONESIA MENJADI POROS MARITIM DUNIA: PERENCANAAN KAWASAN PESISIR

Kawasan pesisir; keamanan nasional; perencanaan wilayah; pertahanan dan keamanan laut; poros maritim dunia, kepemimpinan strategis.

Ades, S. (2015). Pembangunan Kekuatan Tni Al Dalam Rangka Mendukung Visi Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia. Jurnal Pertahanan. 5(1), 1-24.

Agardy, T., di Sciara, G. N., & Christie, P. (2011). Global assessment of marine protected areas. Gland, Switzerland: IUCN.

Begon, M., Townsend, C. R., & Harper, J. L. (2019). Ecology: From individuals to ecosystems (5th ed.). Oxford University Press.

Costanza, R., & Daly, H. E. (1992). Kekayaan alam, pembangunan berkelanjutan, dan kesejahteraan manusia. Ecological Economics, 6(1), 1-26.

Desi, A. M. (2020). Mewujudkan Sistem Pertahanan dan Keamanan Laut dalam Pencapaian Visi Poros Maritim Dunia dan Tantangan Lima Tahun Kedua dalam Rangka Percepatan dan Penguatan Implementasi Indonesia Sebagai Negara Maritim dan Poros Maritim Dunia. Jurnal Maritim Indonesia. 8(1), 60-70.

Dietz, T., & O'Neill, B. (2013). Ekonomi kesejahteraan yang berkelanjutan: Sebuah panduan praktis. Washington, DC: Island Press.

Endra, K., Lukman, Y., Deni, D,. (2021). Strategi Pertahanan Semesta Menjaga Identitas Nasional Mendukung Indonesia Poros Maritim Dunia. Jurnal Strategi Perang Semesta. 7(2), 123-143.

Eryn, S,. (2021). Peluang Potensial dan Dampak Visi Poros Maritim bagi Hubungan Indonesia-Australia. Jurnal Diplomasi Pertahanan. 7(2), 95-112.

FAO. (2020). The State of World Fisheries and Aquaculture 2020. Rome: FAO.

Frenky, K. S., Desi, A. M., & Tri Y. B. P,. (2018).Implementasi Pembangunan Tol Laut Untuk Mewujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia. Jurnal Keamanan Maritim. 4(1), 69-92.

Kurniawan, F. S., Deni, D. A. R., Emi, N., & Lukman, Y. P,. (2021). Indonesia Poros Maritim Dunia: Mengembangkan Keamanan Nasional Melalui Perspektif Kerjasama Pertahanan Di Kawasan. Jurnal Strategi Perang Semesta. 7(1), 16-26.

Lubchenco, J., Cerny-Chipman, E. B., & Reimer, J. N. (2019). The ocean and human health: A framework for action. Washington, DC: The Ocean Foundation.

McLeod, E., & Salm, R. V. (2006). Marine protected areas: A global guide. Gland, Switzerland: IUCN.

Mithun, S., D. A. Mamahit, & Yusnaldi. (2020). Pembangunan Infrastruktur Maritim untuk Mendukung Program Tol Laut Dalam Mewujudkan Poros Maritim Dunia (PMD). Jurnal Keamanan Maritim. 6(1), 1-16.

Muhamad, A., Jonni, M., & Sulistiyanto. (2020). Implementasi Kebijakan Poros Maritim Dunia Guna Menjamin Keamanan Alur Laut Keulauan Indonesia II Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI. Jurnal Manajemen Perthanan Pertahanan. 6(2), 152-171.

Polunin, N. V. C., & Ashley, M. C. (2003). Aquatic ecosystems: Trends and global prospects. Cambridge, UK: Cambridge University Press.

Probo, D., Y., Joko, S,. (2011). Poros Maritim Dunia Sebagai Pendekatan Strategi Maritim Indonesia: Antara Perubahan atau Kesinambungan Strategi?. Universitas Airlangga. 2, 108-125.

Soufi, J. N., Achmad, F. W., & Setiyo B,. (2022). Kepemimpinan Strategis Dalam Pertahanan Indonesia. CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 2(1), 88-95.

Subandono, D., (2017). Membangun Poros Maritim Dunia Dalam Perspektif Tata Ruang Laut. Jakarta Pusat: Kementerian Kelautan dan Perikanan

World Bank. (2019). The Sunken Billions: The Economic Justification for Fisheries Reform. Washington, DC: World Bank.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.