RESISTENSI PEDAGANG KAKI LIMA TERHADAP PENGGUSURAN DI LUAR KOMPLEK PASAR SUMBUL

(1) * Natasya Regita Cahyani Silalahi Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(2) Waston Malau Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini membahas tentang resistensi pedagang kaki lima terhadap penggusuran di luar komplek pasar Sumbul Kabupaten Dairi. Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui penyebab adanya perlawanan pedagang kaki lima pada saat dilakukan relokasi. Perlawanan pedagang kaki lima mencerminkan adanya perjuangan dan resistensi dari pedagang kaki lima yang berjualan di sepanjang bahu jalan di luar komplek pasar Sumbul. Fenomena ini seringkali muncul sebagai respon terhadap kebijakan pemerintah yang pada akhirnya mengancam kelangsungan hidup mereka. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelititan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sumbul. Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa penyebab pedagang kaki lima melakukan perlawanan terhadap relokasi yang dilakukan adalah karena mereka tidak merasa puas dengan lokasi baru yang diberikan sebagai tempat mereka berjualan. Pendapatan mereka pun tidak sesuai dengan saat mereka berjualan di bahu jalan, sehingga membuat para pedagang kaki lima tetap bertahan di lapak mereka yang lama walaupun harus melakukan perlawanan dengan petugas yang menertibkan mereka. Para pedagang kaki lima pun bersembunyi-sembunyi demi untuk tetap berjualan di lapak mereka daripada harus dipindakan ke kios baru yang sudah disediakan pihak pasar bersama pemerintah setempat.


Keywords


Perlawanan, Pedagang kaki lima, Relokasi

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v11i3.2024.946-953
      

Article metrics

10.31604/jips.v11i3.2024.946-953 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Akhadiyah, N. & Jatiningsih, O. (2017). Resistensi Pedagang Kaki Lima Alun-Alun Kota Mojokerto Terhadap Kebijakan Relokasi Pemerintah Kota Mojokerto. Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 05(01)

Anggito, A. Setiawan, J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Sukabumi: Jejak Publisher

Bungin, Burhan. (2012). Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Evers, H. (2000). Sosiologi Perkotaan, Urbanisasi dan Sengketa tanah Indonesia dan Malaysia. Jakarta :LP3ES

Junaidi, M. Ramayanto. Nurlailatul. (2018). Dampak Relokasi Pasar Terhadap Sosial Ekonomi Pedagang Pasar Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima. JIAP: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 6(1)

Kartono. (2005). Fenomenda Pedagang Kaki Lima Dalam Menghadapi permasalahan. Obor Indonesia, 8(1)

Kusumawati, A., & Sutomo, H. (2019). Dampak Relokasi Pedagang Kaki Lima Terhadap Kehidupan Ekonomi Masyarakat. Jurnal Kajian Sosial, 14(2), 120-134

Sitorus, P. S., Wahyuni, Sri & Solina, E. (2022). Perlawanan Pedagang Kaki Lima di Laman Boenda Tanjungpinang. Jurnal Sosiologi USK: Media Pemikiran & Aplikasi, 16(1)

Simarmata. J. (2018). Dinamika Relokasi Pedagang Kaki Lima di Pasar Tradisional: Studi Kasus Pasar Baru, Jakarta. Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis, 23(1), 45-60

Soemardjan, S., & Soemardi, H. (2020). Resistensi Pedagang Kaki Lima terhadap Relokasi: Perspektif Sosiologi Ekonomi. Jurnal Studi Sosial, 30(2)

Supriatna, D. (2021). Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) Oleh Satpol PP Dalam Upaya Menjaga Ketentraman Dan Ketertiban Lalu Lintas Dan Pejalan Kaki Pada Pasar Tangjungsari Kecamatan Tanjungsari. Jurnal Tatapamong, 3(1)

Syuaib, M.R. (2015). Peranan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Dalam Penegakan Peraturan Daerah di Kabupaten Tojo Una-Una. Jurnal Ilmiah Administratie, 5(1)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.