ANCAMAN ASIMETRIS INTOLERANSI TAKFIRI TERHADAP EKSISTENSI PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA DAN IDEOLOGI BANGSA REPUBLIK INDONESIA

(1) * Dedi Kurnia Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
(2) Mhd. Halkis Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
(3) Rudy Sutanto Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Pancasila sebagai dasar negara Indonesia adalah sebuah konsensus dari para pendiri bangsa yang berfungsi untuk mengatur tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, seluruh sistem ketatanegaraan harus sesuai dengan pancasila. Namun belakangan ini, nilai-nilai Pancasila tercederai oleh kelompok-kelompok takfiri yang intoleran, sehingga mengancam eksistensi ideologi Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana ancaman intoleransi takfiri terhadap eksistensi ideologi Pancasila dan dampak-dampak negatif yang ditimbulkan dari ancaman asimetris Intoleransi takfiri. Metode dan desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah dampak dari ancaman asimetris intoleransi takfiri dengan pandangan tafsir keagamaannya yang cenderung distorsif. rigid, kaku, dan beku berpotensi besar terhadap eksistensi Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia.


Keywords


Intoleransi, Pancasila, Asimetris, Indonesia, Takfiri.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v11i1.2024.388-406
      

Article metrics

10.31604/jips.v11i1.2024.388-406 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Adiwilaga, R. (2017). Puritanisme dan Fundamentalisme Dalam Islam Tranasnasional Serta Implikasinya Terhadap Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa, dalam Journal of Governance. Vol 2, No. 1, hh.126-145.

Adiwilaga, R. (2017). Puritanisme dan Fundamentalisme Dalam Islam Transnasional Serta Implikasinya Terhadap Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa, dalam Journal of Governance. Vol 2, No. 1, hh.126-145.

Al-Jami`u al-Shahih li al-Sunan wa al-Masanid, (Tp., 2014, Juz.5). hlm. 270.

Al-Tuaijizi. (2009). Mausu ‘ah al-Fiqh al-Islami. Bait al-Afkar al-Dauliyah, Cet. Ke- 5, Juz.4), hlm. 541.

Farid, M.. (2018). Religious Intolerance and the Problematic of Religious Radicalism in Indonesia. International Seminary.

Greg Fealy Dan Virginia Hooker (ed.) Dalam Dede Rodin, (2006). Voices of Islam in Southeast Asia: a Contemporary Sourcebook (Singapore: ISEAS, 2006), Hlm. 31

Hafidh Mohammad Widodo. (2018). Ideologi Takfiri Muhammad al Maqasid: Memahami Hubungan Beragama dan Bernegara Perspektif Maqashid asy-syariah, Living Islam, Vol. 1, No. 2

Hamdi, Ahmad Zainul. (2013). Agama Di Tengah Jaring-Jaring Dunia Modern, Religio, Vol. 3, No. 2,

Hendrajit, M. Arief Pranoto. (2019). Perang Asimetris. Jakarta: Global Future Institute Publisher.

https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/04/09/intoleransi-pelanggaran-kebebasan-beragama-terbanyak-dilakukan-aktor-non-negara

https://setara-institute.org/mengatasi-intoleransi-dalam-tata-kebinekaan-indonesia-update-dan-rekomendasi-terkait-peribadatan/

Ibn Katsir. (1999). Tafsir al-Qur‘an al-‘Azim. Dar Thoybah li al-Nasyar wa al-Tauzi‘, Juz.2), hlm.373.

Ibnu Taymiyah, Majmu’ah Al fatawa

Karsayuda, H, M, R, dan R.I. Tektona, (2021). Ketahanan Ideologi Pancasila Dalam Menghadapi Distrupsi Revolusi Industri 4.0. dalam Jurnal Ketahanan Nasional. Vol 27, No.1, hh. 112-129.

Morteza Mousavi, Sayed. (2013). Takfir: Azadi-e Andishe, Azadi-e Aqideh. Jakarta: Citra. Hlm, 10.

Muchji, A., Subiyakto, G., Mugimin, H., Raharja, M., & Sangabakti, S. (2007). Pendidikan pancasila. Jakarta: Penertbit Universitas Gunadarma.

Muhammad ibn Ibrahim ibn Abdillah al-Tuwaijiri. (2009). Mausu‘ah al-Fiqh al-Islami. Bait al-Afkar wa al-Dauliyah, Cet. Ke-1, Juz.4), hlm.514. (7)

Nurwakhid, Ahmad. (2022). Buku Putih Pencegahan Radikal Terorisme. Bogor: BNPTRI

Pagar dan Saiful Akhyar Lubis, (2019). Faham Takfiri Menurut Ulama Sunni Indonesia Pasca Kelesuan Isis Di Suriah (Aspek-Aspek Pengkafiran dan Militansi Perjuangan), Analytica Islamica, Vol. 21, No. 2,

Pagar dkk, (2019). Faham Takfiri Menurut Ulama Sunni Indonesia Pasca Kelesuan Isis Di Suriah, Analytica Islamica, Vol. 21, No. 2,

Paparan Ahmad Zuhri Rangkuti (Dosen Islahiyah Binjai) dalam Forum Group Discussion (FGD) yang dilakukan di Gedung Pascasarjana UIN-SU Medan.

Qodir, Z, (2016). Kaum Muda, Intoleransi, dan Radikalisme Agama. Dalam Jurnal Studi Pemuda, Vol 5, No. 1, hh. 429-445.

Qodir, Z. (2014). Radikalisme Agama di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rasyid Makmun, Muhammad. (2016). Islam rahmatan Lil’alamin Perspektif KH. Hasyim Muzadi, Jurnal Epistemé, Vol. 11, No. 1

Rukmana, I, S., Samsuri., D. Wahidin, (2020). Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Contoh Nyata Ketahanan Ideologi (Studi di Kampung Pancasila, Dusun Nogosaro, Desa Trirenggo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam Jurnal Ketahanan Nasional. Vol 26, No. 2, hh. 182-203.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitiatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta Bandung.

Syamsudin, M. (2009). PENDIDIKAN PANCASILA. Yogyakarta: Total media UII.

Tahir, Suaib, Malik, Abdul, Anam ENSIKLOPEDI PENCEGAHAN TERORISME. Bogor: Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.

Zainul Wafa, Mohammad dkk. (2020). Strategi Deradikalisasi Melalui Konsep Mizah Fii Sunnah al Nabi, Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Vol. 6, No. 1


Refbacks

  • There are currently no refbacks.