(2) Irwan Dwi Arianto
*corresponding author
AbstractAnime One Piece adalah serial animasi tentang perjalan seorang bocah bernama Monkey D. Luffy untuk menjadi raja bajak laut yang diadaptasi dari buku komik karya Eiichiro Oda. Film yang diproduksi oleh Toei Animation. Film animasi ini menjadi subjek dari penelitian karena peneliti melihat adanya representasi hegemoni yang bisa ditampilkan dari film tersebut. Dalam upaya pembuktian representasi tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode analisis dari teori semiotika oleh John Fiske yang bernama “Kode-Kode Televisiâ€. Melalui analisis menggunakan teori kode televisi yang terdiri dari tiga level yaitu level realitas, level representasi dan level ideologi pada beberapa adegan dan scene yang di dalamnya dipilih beberapa shot. Dalam pemilihan adegan-adegan tersebut akan disesuaikan kembali berdasarkan teori hegemoni milik Antonio Gramsci. Dari hasil penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa representasi hegemoni dimunculkan secara jelas apabila diperhatikan secara seksama. Hal itu ditunjukkan dengan penggunaan perangkat militer dalam penerapan hegemoni pemerintah dunia yang memiliki peran dalam keberhasilan tercapainya dominasi. KeywordsRepresentasi, Hegemoni, Film, Semiotika
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v10i11.2023.4997-5007 |
Article metrics10.31604/jips.v10i11.2023.4997-5007 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Ali, Z. Z. (2017). Pemikiran Hegemoni Antonio Gramsci (1891-1937) di Italia. YAQZHAN, 3.
ALMULYADI. (2017). RELASI PENGUASA DAN PENGUSAHA (KAJIAN SOSIOLOGI POLITIK MASYARAKAT SAMBI RAMPAS KABUPATEN MANGGARAI TIMUR). 経済志林, 87(1,2), 149–200.
Arifianto, M. H. T. (2017). Orientasi Dominasi Sosial sebagai Alternatif untuk Melihat Sikap Implisit terhadap Sistem Sosial yang Timpang : Adaptasi Skala Orientasi Dominasi Sosial. Jurnal Psikologi Sosial, 15. https://doi.org/10.7454/jps.2017.10
Daniel Kurniawan. (2021). Anime Sebagai Media Edukasi Digital (Analisis Karakter AE 3803 Pada Anime Hataraku Saibou).
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
Hananta, E. P. (2013). Konten Kekerasan Dalam Film Indonesia Anak Terlaris Tahun 2009-2011. Jurnal E-Komunikasi, 1(1), 1–12. https://adoc.pub/konten-kekerasan-dalam-film-indonesia-anak-terlaris-tahun.html
Hatta, M. (2019). Kejahatan Luar Biasa (Extra Ordinary Crime). In Unimal Press (Vol. 01, Issue 01). https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwi_1oaL1afuAhXljOYKHRvnBrAQFjABegQIAhAC&url=http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/
Puspita, D. F. R., & Nurhayati, I. K. (2019). Analisis Semiotika John Fiske Mengenai Realitas Bias Gender Pada Iklan Kisah Ramadhan Line Versi Adzan Ayah. ProTVF, 2(2), 157. https://doi.org/10.24198/ptvf.v2i2.20820
QADRI, M. (2016). DOMINASI PARTAI GOLKAR DI KABUPATEN BONE PASCA REFORMASI. 1–23.
Ramadhan, M. I. (2017). Analisis Wacana Hegemoni Kelas Sosial Dalam Film Dokumenter “Di Balik Frekuensi.†https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/32365%0Ahttps://dspace.uii.ac.id/bitstream/handle/123456789/32365/09321110 Muhammad Iman Ramadhan.pdf?sequence=1&isAllowed=y
Ridha Kusnawati. (2018). REPRESENTASI MASKULINITAS REMAJA LAKI-LAKI MILENIAL DALAM IKLAN TVC HILO TEEN. Energies, 6(1), 1–8.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download