REVITALISASI KEWASPADAAN NASIONAL MELALUI SISTEM PERTAHANAN DAN KEAMANAN TERHADAP ANCAMAN PERANG ASIMETRIS

(1) * Rakha Pratama Mail (Universitas Pertahanan RI)
(2) Fauzia Gustarina Cempaka Timur Mail (Universitas Pertahanan RI, Indonesia)
(3) Rudy Sutanto Mail (Universitas Pertahanan RI, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Ancaman perang ideologi melibatkan upaya untuk memanipulasi opini publik untuk menciptakan perpecahan dan ketegangan di dalam negeri. Dalam konteks ini, kemampuan untuk terlibat dalam konflik politik dapat dirusak, ketika perang asimetris, dengan pihak yang lebih lemah menggunakan taktik yang tidak konvensional, bertahan selama jangka waktu yang lama. Pendekatan kualitatif muncul dari perubahan paradigma dalam memahami realitas sosial, melihatnya sebagai holistik, dinamis, dan penuh makna. Kesimpulan: Pertama, konsep kekuatan lunak dalam Sishankamrata secara signifikan memperkuat pertahanan Indonesia terhadap ancaman asimetris. Berfokus pada mempengaruhi dan membentuk perilaku aktor internasional melalui daya tarik budaya, diplomasi budaya secara efektif membentuk persepsi positif Indonesia. Diplomasi pertahanan juga memainkan peran penting dalam mencapai tujuan nasional tanpa konflik fisik, yang tercermin dalam partisipasi aktif dalam forum perlindungan internasional. Melalui integrasi dan adaptasi sumber daya, Sishankamrata memungkinkan respons yang komprehensif dan efisien. Kombinasi kewaspadaan nasional, patriotisme, dan kekayaan budaya Indonesia mempertahankan integritas dan ketahanan. Kedua, sinergi antara elemen militer dan non-militer di Sishankamrata menghasilkan tanggapan terkoordinasi terhadap ancaman yang kompleks. Nasionalisme juga penting dalam menghadapi tantangan, seperti yang terlihat dalam pengembangan sumber daya. Pengawasan nasional terhubung dengan pertahanan untuk mempertahankan stabilitas dan kedaulatan. Bentuk ancaman asimetris termasuk perang ideologis dan serangan cyber memiliki implikasi yang rumit. Indonesia membutuhkan pertahanan adaptif untuk era kompleks ini.


Keywords


Revitalisasi Kewaspadaan Nasional, Sishankamrata, Perang Asimetris

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v10i9.2023.4548-4559
      

Article metrics

10.31604/jips.v10i9.2023.4548-4559 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Abdussamad, Zuchri. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: CV Syakir Media Press.

Aryani, E. D., Fadjrin, N., Azzahro, T. A., & Fitriono, R. A. (2022). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pendidikan Karakter. Gema Keadilan, 9(3).

Buku Induk Kebijakan Nasional Pembangunan Karakter Bangsa 2010-2025. Pemerintah Republik Indonesia. 2010.

Davidson, J. S., Henley, D., & Moniaga, S. (Eds.). (2010). Adat dalam Politik Indonesia. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Emillia, S. H. (2018). Buku Etika Menjadi Warga Negara. Jakarta: CV Firdha Jaya

Ibad, M. S., & Aji, T. N. (2020). Bom Bali 2002. Avatara, e-Journal Pendidikan Sejarah, 1-14.

Kementerian Pertahanan RI. (2015). Buku Putih Pertahanan Indonesia. Jakarta: Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Kusumastui, Adhi & Ahamad Mustamil K. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Semarang: Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP)

Lardo, S. (2020). Strategi Pembangunan Kesehatan Dan Ketahanan Nasional Dalam Perspektif Daya Juang Bangsa. Jurnal Pertahanan & Bela Negara. 10 (1), 61-87

Lemhannas RI. (2014). Modul Kewaspadaan Nasional Pasca Orde Baru

Moleong, J.L. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nainggolan, P. P. (2018). Indonesia dan Rivalitas China, Jepang, dan India. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Nur, R. A. P., Truvada, L. A., Agustina, R. T., & Salam, I. F. B. (2023). Peran Pendidikan Pancasila dalam Membentuk Karakter Bangsa Indonesia: Tinjauan dan Implikasi. Advanced In Social Humanities Research, 1(4), 501-510.

Purwantoro, S. A. (2023). Sistem Pertahanan Rakyat Semesta Menyongsong Indonesia Emas 2045. Indonesia Emas Group.

Rahmani, A. (2018). Network centric warfare dan perang asimetris di Afghanistan. Jurnal Keamanan Nasional, 4(2), 165-210.

Siswosoemarto, R. (2013). Intelijen Ekonomi. Gramedia Pustaka Utama.

Soni, I. (2018). Diskursus Indo–Pasifik: Hegemoni Amerika, Persaingan Strategis, Hingga Transformasi Geopolitik Kawasan. Mandala: Jurnal Ilmu Hubungan Internasional, 1(2), 282-310.

Sudarsono, B. P., Mahroza, J., & Surryanto, D. W. (2018). Diplomasi pertahanan Indonesia dalam mencapai kepentingan nasional. Jurnal Pertahanan & Bela Negara, 8(3), 83-102.

Usman, W. (2003). Dari Pengkajian Ketahanan Nasional Menuju ke Kajian Strategis Ketahanan Nasional UI, Dalam Daya Tahan Bangsa. Program Studi Pengkajian Ketahanan Nasional. Program Pasca Sarjana Universitas Indonesia.

Vania, C. F. R., & Anggoro, C. W. (2022). Diplomasi publik Jepang terhadap Indonesia menggunakan budaya populer. Global Komunika: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 5 (1), 60-67.

Wicaksana, R. H., Munandar, A. I., & Samputra, P. L. (2020). Studi Kebijakan Perlindungan Data Pribadi dengan Narrative Policy Framework: Kasus Serangan Siber Selama Pandemi Covid-19 (A Narrative Policy Framework Analysis of Data Privacy Policy: A Case of Cyber Attacks During the Covid-19 Pandemic). Jurnal Iptekkom, 22(2), 143-158.

Winarno, B. (2014). Dinamika isu-isu global kontemporer. Media Pressindo.

Zakky, H. Almubaroq. (2023). Bahan Ajar Strategi Pertahanan. Bandung: Indonesia Emas Group.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.