ANALISIS RESPONS ANGIN ZONAL DAN MERIDIONAL TERHADAP CURAH HUJAN DI KABUPATEN JAYAPURA TAHUN 1991-2010

(1) * Say Marina Octavia Mail (Universitas Pertahanan, Indonesia)
(2) Adi Subiyanto Mail (Dinas Psikologi Angkatan Udara, Indonesia)
(3) Deffi Ayu Puspito Sari Mail (Universitas Bakrie, Indonesia)
(4) Pujo Widodo Mail (Universitas Pertahanan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Indonesia secara geografis memiliki keragaman curah hujan yang cukup besar antardaerah. Angin merupakan salah satu parameter untuk menentukan kondisi iklim suatu wilayah. Salah satu faktor penyebabnya dipengaruhi oleh sirkulasi angin zonal (Hadley) dan meridional (Walker). Aktifitas ENSO juga mempengaruhi sirkulasi angin yang masuk di wilayah Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Respons Sirkulasi Angin Zonal dan Meridional Terhadap Curah Hujan di Kabupaten Jayapura. Metode penelitian ini memanfaatkan data hujan bulanan Stasiun Klimatologi Jayapura tahun 1991-2010,  Indeks Nino 3.4 NOAA, dan data angin zonal dan meridional ketinggian 10 meter ECMWF dengan resolusi spasial 0.125°x0.125° periode 1991-2010. Melalui analisis ini didapat, wilayah Jayapura memiliki tipe hujan monsunal dengan karakteristik lokal yang kuat. Hal ini juga menyebabkan tidak ada pergeseran musim saat terjadi El Nino kuat. Sedangkan untuk La Nina juga tidak ada pergeseran musim, hanya terjadi peningkatan curah hujan. SST dan curah hujan berbanding terbalik, karena karakakteristik lokal yang kuat.


Keywords


Angin Zonal, Angin Meridional, ENSO, Curah Hujan, SST.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v10i9.2023.4423-4431
      

Article metrics

10.31604/jips.v10i9.2023.4423-4431 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Kato, S. dkk. 1998. Dinamika Atmosfer. Bandung: Penerbit ITB.

Lakitan, Benyamin. 2002. Dasar-Dasar Klimatologi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Nieuwolt, S. 1987. Tropical Climatology. New York: John Wiley and Sons Inc, Bribane, Toronto.

Sandy, L. M. 1987. Klimatologi Regional Indonesia. Depok: Jurusan Geografi FMIPAUI.

Harrison, D.E., Larkin, N.K. (1998). El Nino-Southern Oscillation Sea Surface Temperature and Wind Anomalies, 1946-1993. Reviews of Geophysics, 36, 3, 1998, 353-399.

Power, S., Casey, T., Folland, C., Colman, A. dan Mehta, V. (1999a). Inter-decadal modulation

of the impact of ENSO on Australia. Climate Dynamics, 15, 234-319.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.