SENI VISUAL DIGITAL SEBAGAI MEDIA EDUKASI KESEHATAN MENTAL (ANALISIS TEKSTUAL EDUKASI KESEHATAN MENTAL PADA AKUN INSTAGRAM @STUDIODJIWA)

(1) * Kintan Kania Lazuardin Mail (Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur, Indonesia)
(2) Syafrida Nurrachmi Mail (Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Baru-baru ini, Kesehatan mental telah menjadi topik yang populer. Sebagai salah satu bentuk penghargaan pada diri sendiri, informasi mengenai pendidikan Kesehatan mental telah menjadi sangat bersemangat. Teks yang sedang tren saat ini mencakupnya dalam konteks self-love atau kecintaan pada diri sendiri. Penelitian ini berfokus pada pengamatan terhadap bagaimana pendidikan Kesehatan mental tercermin dalam beberapa gambar atau teks visual secara keseluruhan yang terdapat di akun Instagram @studiojiwa. Simbol-simbol yang muncul dalam teks visual tersebut mencerminkan upaya pendidikan Kesehatan mental di platform Instagram. Metode penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif tipe deskriptif dengan menggunakan metode analisis teks, yang membantu dalam menginterpretasikan komunikasi visual secara menyeluruh. Melalui metode ini, peneliti berusaha untuk mengidentifikasi dan menghubungkan kode, simbol, dan tanda-tanda dalam teks visual pemasaran dengan representasi Edukasi Kesehatan mental.


Keywords


Edukasi Kesehatan Mental, Instagram, Analisis Tekstual

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v10i9.2023.4236-4242
      

Article metrics

10.31604/jips.v10i9.2023.4236-4242 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Alfianto, A. G., Apriyanto, F., & Diana, M. (2019). Pengaruh Psikoedukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Stigma Gangguan Jiwa. JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan), 2(2), 37–41. Https://Doi.Org/10.33006/Ji-Kes.V2i2.117

Arif, A. (2023,Mei 3). Krisis Kesehatan Mental Melonjak di Kalangan Remaja. Diambil dari https://www.kompas.id/baca/humaniora/2023/05/03/krisis-kesehatan-mental-melonjak-di-kalangan-remaja

Boyd, D. (2009). Social Media Is Here To Stay... Now What?†Microsoft Research Tech Fest. Redmond.

Drajat, Z. (1983). Islam Dan Kesehatan Mental: Pokok - Pokok Keimanan. Gunung Agung.

Karlina, S. A., & Rahmawati, A. (2022). Konstruksi Tubuh Perempuan Dalam Iklan Instagram (Analisis Tekstual Thwaites Dalam Akun@ Nipplets_Official). Voxpop, 13–23.

Kemenkes RI. (2019). Injeksi 2018. In Health Statistics.

Kurniawan, D. (2018). Modul Psikoedukasi Keluarga Dengan Masalah Gangguan Jiwa. November.

Meike, G., & Young, S. (2012). Media Convergence, Mnetworked Digital Media In Everyday Life. MPG Books Group.

Moleong, L. J. (2000). Metode Penelitian Kualitatif. Remaja Posdayakarya.

Nasrullah, R. (2016). Media Sosial Perspektif Komunikasi, Budaya, Sosioteknologi (Edisi 2). Simbiosa Rekatama Media.

Notosoedirdjo, & Latipun. (2005). Kesehatan Mental Konsep Dan Penerapan. UMM Press. .

Pieper, J., & Uden. (2006). Regional In Coping And Mental Health Care. Yord. University Press.

Rosmalina, A., & Khaerunnisa, T. (2021b). Penggunaan Media Sosial Dalam Kesehatan Mental Remaja. Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal, 4(1), 49. Https://Doi.Org/10.24235/Prophetic.V4i1.8755

Tenia, H. (2017). Pengertian Media Sosial. Https://Www.Kata.Co.Id/Pengertian/Media-Sosial/879.

Usman, H., & Akbar, P. (2006). Metodologi Penelitian Sosial. Bumi Aksara.

Van Dijk. (2013). The Cilture Of Connectivity: Critical Historu Of Social Media. Oxford University Press.

Wang, P.-H., Huang, B.-S., Horng, H.-C., Yeh, C.-C., & Chen, Y.-J. (2018). Wound Healing. Journal Of The Chinese Medical Association, 81(2), 94–101. Https://Doi.Org/10.1016/J.Jcma.2017.11.002


Refbacks

  • There are currently no refbacks.