(2) Arimurti Kriswibowo
*corresponding author
AbstractKabupaten Sidoarjo menjadi salah satu kabupaten di Jawa Timur yang turut menyumbang pengidap HIV/AIDS dengan jumlah yang besar dengan menempati peringkat     ketiga pengidap HIV tertinggi di Jawa Timur. Angka kasus HIV AIDS di Kabupaten Sidoarjo yang terus bertambah menjadi tugas bersama bagi para stakeholder untuk bekerja sama dalam mencari solusi bagi permasalahan ini. Adanya kolaborasi dari Parpas, KPA, serta Dinas Kesehatan diharapkan mampu menjadi solusi bagi permasalahan tingginya pengidap HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo menuju Zero AIDS. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proses collaborative governance dalam penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Lokus penelitian bertempat di Paguyuban Remaja Peduli HIV/AIDS Kabupaten Sidoarjo (PARPAS). Hasil dari Penelitian menunjukan bahwa proses collaborative governance telah dilaksanakan dengan baik yang dilihat berdasarkan lima fokus yaitu Face to Face Dialog (Dialog Tatap Muka) yang menunjukan bahwa sudah berjalan secara efektif dengan adanya pertemuan rutin dalam membahas proses kolaborasi, selanjutnya Trust Building (Membangun Kepercayaan) memperlihatkan sudah terbangunnya kepercayaan antar stakeholder dalam proses kolaborasi ini, fokus Share Understanding (Berbagi Pemahaman) dilakukan dengan dilakukannya komunikasi yang baik dan efektif serta nilai saling menghormati, kemudian fokus Commitment to Process (Komitmen Terhadap Proses) memperlihatkan bahwa antar stakeholder memiliki komitmen yang tinggi dalam progam kolaborasi, fokus terakhir Intermediate Outcome (Hasil Sementara) memperlihatkan bahwa sudah terdapat beberapa output nyata hasil kolaborasi antar stakeholder dalam proses kolaborasi. KeywordsCollaborative Governance, Penanggulangan HIV/AIDS
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v10i9.2023.4181-4188 |
Article metrics10.31604/jips.v10i9.2023.4181-4188 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571.
Arrozaaq, D. L. C. (2016). Collaborative Governance (Studi Tentang Kolaborasi Antar Stakeholders Dalam Pengembangan Kawasan Minapolitan di Kabupaten Sidoarjo). Kebijakan dan Manajemen Publik, 3, 1–13. Retrieved from http://repository.unair.ac.id/67685/
Bustomi, T., Ariesmansyah, A., & Kusdiman, A. (2022). Partisipasi Publik Dalam Collaborative Governance Pada Program Sister City Bandung Dan Jepang Dalam Menanggulangi Sampah Di Kota Bandung. Kebijakan: Jurnal Ilmu Administrasi, 13(Vol. 13 No. 1), 48–64.
Chang, H. J. (2009). Collaborative Governance In Welfare Service Delivery : Focusing On Local Welfare in Korea. Internatonal Review Of Public Administration.
Dwi Alamsyah, Nuryanti Mustari, Rudi Hardi, A. M. (2019). Collaborative Governance dalam Mengembangkan Wisata Edukasi di Desa Kamiri Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 04(02), 9–25.
Fawwaz Aldi Tilano, S. S. (2017). COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM UPAYA KESELAMATAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN DI KOTA SEMARANG. Rule of Law Dynamics, 153–180.
Febrian, R. A. (2016). Collaborative Governance Dalam Pembangunan Kawasan Perdesaan. Wedana Jurnal Pemerintah, Politik dan Birokrasi, II, 200–208. Retrieved from http://journal.uir.ac.id/index.php/wedana/article/view/1824 diakses pada tanggal 5 April 2019 pukul 02:55 WIB
Islamy, L. O. (20018). Collaborative Governnace, Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Deepublish Publiser.
Kriswibowo, A., Harsanto, B. T., & Kurniasih, D. (2018). Upaya Meningkatkan Kinerja Pegawai Kantor Perpustakaan Dan Arsip Daerah Kabupaten Banyumas. Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 7(2).
Pratolo, S. (2008). Transparansi Dan Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah Dalam Hubungannya Dengan Perwujudan Keadilan Dan Kinerja Pemerintah Daerah: Sudut Pandang Aparatur Dan Masyarakat Di Era Otonomi Daerah. Jurnal Akuntansi dan Investasi, 9(2), 108–124.
Rizaty, M. A. (2021). Kasus HIV di Indonesia Terus Meningkat, AIDS Cenderung Turun. databoks katadata.
Setiawandari, N. E. P., & Kriswibowo, A. (2023). Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sampah. Jurnal Kebijakan Publik, 14(2), 149.
Sholahuddin, M. (2021). Di Sidoarjo, Temuan Kasus HIV/AIDS Tertinggi Ketiga di Jatim. Jawa Pos.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download