(2) Bayu Asih Yulianto
(3) Herlina Juni Risma Saragih
(4) Pujo Widodo
(5) Panji Suwarno
*corresponding author
AbstractSebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki cakupan 2/3 wilayah yang terdiri dari perairan. Kondisi ini membuat Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki limpahan sumberdaya alam yang tinggi, dengan fakta bahwa Indonesia berhadapan dengan berbagai Tantangan, Ancaman, Hambatan hingga Gangguan (TAHG) yang berpotensi mengancam keutuhan negara. Konsep keamanan nasional saat ini menitikberatkan aspek yang mengutamakan keamanan insani untuk melindungi warga negaranya dari berbagai bentuk ancaman serta memberikan kebebasan untuk mempertahankan kesejahteraan hidupnya. Dalam kebijakan keamanan nasional Indonesia terlihat bahwa keamanan maritim berhubungan dengan kondisi lingkungan maritim yang terhindar dan bebas dari berbagai jenis ancaman terhadap wilayah kedaulatan Indonesia. Ketahanan dalam konsep keamanan maritim secara singkat berkaitan dengan kemampuan masyarakat dalam pemanfaatan sumberdaya laut secara optimal demi peningkatan kesejahteraan mereka. Penulisan ini disusun menggunakan metode kualitatif dengan melakukan kajian literatur dari berbagai sumber pustaka. Pengelolaan domain kemaritiman oleh Indonesia berkaitan erat dengan posisi strategis sebagai pivot dalam kedudukan yang krusial pada jalur perdagangan maupun transportasi laut maka hal ini menjadikan Indonesia memiliki bentuk tantangan tersendiri dalam pengelolaan keamanan nasional (kamnas) yang mencakup konsep keamanan maritim dengan dimensi ketahanan maritim. KeywordsKetahanan maritim, Keamanan maritim, Keamanan nasional
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v10i7.2023.3338-3353 |
Article metrics10.31604/jips.v10i7.2023.3338-3353 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Adams, KR., (2003.) Attack and Conquer, International Anarchy and the OffenseDefense Deterrence Balance, International Security Winter 04. Vol. 28, No 8. Pp. 53.
Adikara, A. P. B., & Munandar, A. I. (2021). Tantangan Kebijakan Diplomasi Pertahanan Maritim Indonesia Dalam Penyelesaian Konflik Laut Natuna Utara. Jurnal Studi Diplomasi Dan Keamanan, 13(1), 83–101. https://doi.org/10.31315/jsdk.v13i1. 4365
Al Syahrin, M. N. (2018). Kebijakan Poros Maritim Jokowi dan Sinergitas Strategi Ekonomi dan Keamanan Laut Indonesia. Indonesian Perspective, 3(1), 1. https://doi.org/10.14710/ip.v3i1.201 75
Asch, B.J., Hosek, J.R., & Warner, J.T. (2007). New Economics Of Manpower In The Post-Cold War Era. In T. Sandler, & K. Hartley, Handbook of Defense Economics.UK: North-Holland
Bastari. A. (2021). Buku Budaya Maritim Dalam Perspektif Ketahanan Nasional.
Bueger, C. 2014. “What Is Maritime Security?†Marine Policy. 53, 159-164. December 27, 2014. DOI: 10.1016/j.marpol.2014.12.005.
Buku Putih Pertahanan Indonesia, (Jakarta: Departemen Pertahanan, 2008)
Buzan, Barry. Waever, Ole and de Wilde, Jaap (1998). Security: a new framework for analysis. Lynne Rienner Publisher, Colorado
Chotimah, H. C., Iswardhana, M. R., & Rizky, L. (2021). Model Collaborative Governance dalam Pengelolaan Sampah Plastik Laut Guna Mewujudkan Ketahanan Maritim di Indonesia. Jurnal Ketahanan Nasional, 27(3), 348-376.
Departemen Pertahanan Republik Indonesia. 2015. Buku Putih Pertahanan Indonesia. Departemen Pertahanan RI
Desker, B. 2007. Re-thinking the safety of navigation in the Malacca Strait dalam Kwa Chong Guan dan John K. Skogan (eds.) Maritime Security in Southeast Asia. Routledge. London.
Edrian, M. (2017). Melihat Keamanan Maritim Indonesia Dari Ide Poros Maritim. DEFENDONESIA, 2(2), 17-24.
Fride, T., & Saputra, A. F. (2022). Pembentukan Relawan Penjaga Laut Nusantara Bakamla Dalam Meningkatkan Stabilitas Keamanan Maritim. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 9(7), 2480-2487.
Gasper.D. (2005) Securing Humanity: Situating ‘Human Security’ As Concept And Discourse. Journals Hum Dev
Hadiwinata, B. (2017). Poverty and the Role of NGOs in Protecting Human Security in Indonesia. In Non-Traditional Security in Asia (pp. 210-236). Routledge.
Hardani, Andriani, Helmina, Ustiawaty, Jumari, Utami, Evi Fatmi, Istiqomah, Ria Rahmatul, Fardani, Roushandy Asri, Sukmana, Dhika Juliana, & Auliya, Nur Hikmatul (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif (H. Abadi (Ed.); ke-1). CV. Pustaka Ilmu Group Yogyakarta, hlm. 254.
Hidayat, S. (2017). Kebijakan Poros Maritim Dan Keamanan Nasional Indonesia: Tantangan Dan Harapan. Jurnal Pertahanan & Bela Negara, 7(3), 89-104.
Kadar, A. 2015. Pengelolaan Kemaritiman Menuju Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Jurnal Keamanan Nasional. Vol. I, No. 3, 2015. DOI: 10.31599/jkn.v1i3.33
Keliat, M. (2009). Keamanan maritim dan implikasi kebijakannya bagi Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 13(1), 111-129.
Liow, J.C., & Shekhar, V. (2014). Indonesia as a Maritime Power: Jokowi’s Vision, Strategies, and Obstacles Ahead. Di akses Mei 2023, dari https://www.brookings.edu/articles/indonesia-as-a-maritime-power-jokowis-vision-strategies-and-obstacles-ahead/
LIPI Press. (2020). The Untold Story Java Southern Sea
Listiyono, Y., Prakoso, L. Y., & Sianturi, D. (2021). Strategi Pertahanan Laut dalam Pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia untuk Mewujudkan Keamanan Maritim dan Mempertahankan Kedaulatan Indonesia. Jurnal Strategi Pertahanan Laut, 5(3).
Mahan, A. (1991). The Influence of Sea Power Upon History 1660–1783. In J. B. Hattendorf, Mahan on Naval Strategy.Annapolis: Naval Institute Press.
Mariana, K. (2023). Pemberdayaan masyarakat pesisir pantai melalui pendekatan ICZM (Integrated Coastal Zone Management). Prosiding.
Marsetio, M. (2018). Perairan Bermasalah: Tantangan Maritim di Asia Pasifik. Jurnal Pertahanan & Bela Negara, 3(2), 1-14.
Marsetio., M. (2013). Developing Regional Naval Cooperation: The Indonesian Navy’s Perspective. Makalah disampaikan pada International Maritime Security Conference (IMSC) As Part of IMDEX 2013. Singapura, 15 Mei 2013.
Putra, I. N., & Hakim, A. (2016). Analisa Peluang Dan Ancaman Keamanan Maritim Indonesia Sebagai Dampak Perkembangan Lingkungan Strategis. JOURNAL ASRO, 6, 1-22.
Saraswati, A. L., dan Pinatih, N.K.D.S.A. (2020). Strategi Keamanan Maritim Indonesia terhadap Maritime Piracy di Laut Sulu Tahun 2016. Jurnal Transformasi Global Vol. 7 No. 1 [2020]. Universitas Brawijaya. DOI: 10.21776/ub.jtg.2020.007.01.6
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D (Ke19). CV. Alfabeta, hlm. 9
Suwarno, P., Sumantri, S. H., & Bahar, F. (2021). Rekonstruksi Keamanan Maritim Indonesia Dalam Rangka Mewujudkan Ketahanan Wilayah (Studi Di Kabupaten Natuna Periode Tahun 2019-2020). Jurnal Ketahanan Nasional, 27(1), 65-89.
Tahara, T.,dan Bahri, S. (2018). Nakodai Mara’dia Abanua Kaiyang Toilopi: Spirit Nilai Budaya Maritim Dan Identitas Orang Mandar. Walasuji: Jurnal Budaya dan Sejarah. DOI: https://doi.org/10.36869/wjsb.v9i2.4 5
Till.G. 2004. Sea Power. A Guide For The Twenty-First Century. London: Routledge.
Wiranto, S. (2020). Membangun Kembali Budaya Maritim Indonesia Melalui Kebijakan Kelautan Indonesia dengan Strategi Pertahanan Maritim Indonesia: Perspektif Pertahanan Maritim. Jurnal Maritim Indonesia (Indonesian Maritime Journal), 8(2), 1-16.
Yudhistira, A., Suwarno, P., Aris, T., & Okcavia, S. C. (2022). Pemahaman Terhadap Maritime Security, Maritime Safety dan Maritime Defense serta Perbedaanya dalam Konsep Keamanan Nasional. Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara, 2(1), 1-12.
Yuliarta, I. W., & Rahmat, H. K. (2021). Peningkatan kesejahteraan melalui pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis teknologi sebagai upaya memperkuat keamanan maritim di Indonesia. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 23(1), 180-189.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download