TANTANGAN PENGEMBANGAN INDUSTRI PERTAHANAN MARITIM INDONESIA DITENGAH REVOLUSI INDUSTRI 4.0

(1) * Aggria Purja Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
(2) Edy Sulistyadi Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
(3) Aries Sudiarso Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
(4) Muhamad Asvial Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
(5) Rudy AG Gultom Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
(6) Afpriyanto Afpriyanto Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Revolusi Industri 4.0 adalah suatu fenomena yang menggabungkan teknologi siber dan teknologi otomatisasi. Fokus utamanya adalah pada otomatisasi, dengan memanfaatkan teknologi seperti Internet of Things (IoT), big data, augmented reality, keamanan siber, dan kecerdasan buatan (AI). Dengan memanfaatkan teknologi informasi selama proses aplikasi, tingkat keterlibatan manusia dapat dikurangi, sehingga produktivitas dan efisiensi di tempat kerja meningkat. Salah satu aspek penting dari Revolusi Industri 4.0 adalah munculnya berbagai inovasi teknologi baru di berbagai bidang, termasuk industri pertahanan maritim di Indonesia. Revolusi ini membawa perubahan signifikan di berbagai sektor, mengubah industri, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan peluang kerja baru. Revolusi Industri 4.0 ditandai dengan integrasi sistem fisik dan digital, memungkinkan mesin dan komputer berkomunikasi dan membuat keputusan tanpa campur tangan manusia. Di Indonesia, pengembangan Industri 4.0 sedang aktif dipromosikan oleh Kementerian Perindustrian dengan tujuan meningkatkan daya saing industri Indonesia secara global. Namun, pengembangan industri pertahanan di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam mewujudkan sistem pertahanan yang maju, dan pemanfaatan optimal teknologi Industri 4.0 masih harus dicapai. Secara keseluruhan, Revolusi Industri 4.0 menandai era transformasi di mana otomatisasi dan kemajuan teknologi memainkan peran penting. Ini memiliki potensi untuk mengubah industri, meningkatkan produktivitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, juga menimbulkan tantangan dalam beradaptasi dengan perubahan dan memastikan kesiapan sumber daya manusia untuk memenuhi tuntutan revolusi tersebut.


Keywords


Industri pertahanan, maritim, revolusi industri 4.0

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v10i6.2023.3062-3069
      

Article metrics

10.31604/jips.v10i6.2023.3062-3069 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Al-Fadhat, F., & Effendi, N. N. A. (2019). Kerjasama Pertahanan Indonesia-korea Selatan: Ketahanan Maritim dan Transfer Teknologi dalam Pengadaan Kapal Selam DSME 209/1400. Jurnal Ketahanan Nasional, 25(3), 373-392.

Ansori, A. R. (2021). Asa APBN Menggapai Indonesia Maju 2045. Binsar Hiras Publisher.

Arianto, M. F. (2020). Potensi wilayah pesisir di negara Indonesia. Jurnal Geografi, 10(1), 204-215.

Brata, J., & Soediantono, D. (2022). Total quality manufacturing (TQM) and recommendations for its application in the defense industry: A literature review. International Journal of Social and Management Studies, 3(3), 50-62.

Budiman, A., Ardipandanto, A., Fitri, A., & Dewanti, S. C. (2021). Pembangunan Kekuatan Minimum Komponen Utama Pertahanan Negara di Era New Normal. Publica Indonesia Utama.

Ngelyaratan, D., & Soediantono, D. (2022). Customer relationship management (CRM) and recommendation for implementation in the defense industry: a literature review. Journal of Industrial Engineering & Management Research, 3(3), 17-34.

Poluakan, M. V., Dikayuana, D., Wibowo, H., & Raharjo, S. T. (2019). Potret generasi milenial pada era revolusi industri 4.0. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 2(2), 187-197.

Putri, F. E. M. (2021). Diplomasi Maritim Indonesia dalam Mewujudkan Tonggak Awal Poros Maritim Dunia Melalui Indonesia-Japan Maritim Forum (2016-2019) (Doctoral dissertation).

Putri, L. J. S. (2020). Upaya Pemerintah Indonesia Dalam Menangani Kejahatan Perikanan Sebagai Kejahatan Transnasional Terorganisir Tahun 2014-2019 (Doctoral dissertation, Universitas Pembangunan Nasional" Veteran" Yogyakarta).

Rifai, M., Tutu, A., Mulyani, M., Sunra, A., & Prihantoro, K. (2022). Pengaruh Anggaran Pertahanan Dan Minimum Essential Force Dalam Menghadapi Ancaman Non Militer:(Studi di Direktorat Jenderal Kekuatan Pertahanan). Citizen: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 2(1), 183-198.

Sarjito, A. (2019). Model Kepemimpinan Militer Digital Di Era Revolusi Industri 4.0. Manajemen Pertahanan: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pertahanan, 5(2).

Satya, V. E. (2018). Strategi Indonesia menghadapi industri 4.0. info singkat, 10(9), 19-24.

Setiatin, T. (2018). Dampak teknologi informasi pada proses audit. Jurnal Ekonomak, 4(2), 58-72.

Sholikhah, A. (2016). Statistik deskriptif dalam penelitian kualitatif. KOMUNIKA: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 10(2), 342-362.

Sirait, F. E. T. (2022). Dampak Revolusi Industri 4.0 pada Industri Teknologi Komunikasi di Indonesia: Peluang dan Tantangan. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora, 6(1), 132-139.

Susdarwono, E. T. (2020). Pokok-Pokok Pikiran Mengenai Pembangunan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia Dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2012 Tentang Industri Pertahanan. Jurnal Ius Constituendum, 5(1), 111-139.

Susdarwono, E. T., Setiawan, A., & Husna, Y. N. (2020). Kebijakan negara terkait perkembangan dan revitalisasi industri pertahanan Indonesia dari masa ke masa. Jurnal USM Law Review, 3(1), 155-181.

Susetyo, D., & Sarjito, A. (2022). Analisis Penguatan Posisi Indonesia Di Kancah Internasional Dalam Perspektif Manajemen Strategis. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 9(4), 1253-1262.

Widyatmoko, W. G., Almubaroq, H. Z., & Saragih, H. J. (2023). Manajemen Strategis Kementerian Pertahanan Menghadapi Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act Guna Mendukung Postur Pertahanan NEGARA. Manajemen Pertahanan: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pertahanan, 9(1).

Wirasuta, D. S. (2018). Perencanaan Pembangunan Kekuatan Maritim Indonesia untuk Menghadapi Tantangan Tahun 2020. Jurnal Pertahanan & Bela Negara, 3(1), 25-36.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.