(2) Ade Kusuma
*corresponding author
AbstractPenelitian ini membahas tentang fenomena flexing yang sering ditemui di media sosial. Konten flexing dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk keluarga dan teman dekat, vlogger, content creator, serta pejabat beserta keluarganya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis resepsi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audiens terbagi menjadi tiga kategori. Pertama, posisi hegemoni dominan, di mana audiens menerima bahwa flexing yang dilakukan oleh pejabat atau keluarganya bertujuan untuk menunjukkan kekuasaan dan kekayaan melalui jabatan dan harta benda. Mereka juga ingin mendapatkan pengakuan dan status lebih tinggi di mata masyarakat. Kedua, posisi negosiasi, di mana audiens menerima flexing sebagai bentuk kebutuhan personal, seperti ingin dikenal dan mendapatkan rasa percaya diri. Terakhir, posisi oposisional, di mana audiens menolak dan tidak menerima flexing yang dilakukan oleh pejabat atau keluarganya, merasa kurangnya edukasi terkait fenomena tersebut. Flexing juga dapat memiliki tujuan pemasaran dan branding produk serta kepentingan bisnis lainnya. KeywordsFlexing, Pejabat, Media Sosial, Analisis Resepsi, Audiens.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v10i6.2023.2987-2996 |
Article metrics10.31604/jips.v10i6.2023.2987-2996 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Adi, T. N. (2012). Mengkaji Khalayak Media dengan Penelitian Resepsi. Acta Djurnal 8(1).
Aditya, A. (2013). Social Media Nation: 15 Inspirasi berjejaring sosial: Bertumbuh Besar Bersama Komunitas Online & Sukses Berbisnis. Prasetiya Mulya Publishing.
Anugrah, D. (2016). Analisa Resepsi Komunikasi. 1–13. https://studylibid.com/doc/369178/modul-metode-penelitian-kualitatif--tm15-
APJII. (2023). Survey APJII Pengguna Internet di Indonesia Tembus 215 Juta Orang. Available at: https://apjii.or.id/berita/d/survei-apjii-pengguna-internet-di-indonesia-tembus-215-juta-orang (Accessed: April 10, 2023).
Chairilsyah, D. (2019). Strategy to Overcome the Problem of Children Who Like to Show Off. Raudhatul Athfal : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(2).
CNN Indonesia (2022, Januari 26). Melihat perilaku flexing alias pamer, secara psikologis. CNN Indonesia. Available at: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20220124143117-277-750501/melihat-perilaku-flexing-alias-pamer-secara-psikologis/1 (Accessed: April 27, 2023).
Databooks (2020). Berapa Usia mayoritas pengguna media sosial di Indonesia? Available at: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2020/11/23/berapa-usia-mayoritas-pengguna-media-sosial-di-indonesia (Accessed: June 05, 2023).
Dwiputra, K. O. (2021). Analisis Resepsi Khalayak terhadap Pemberitaan Covid-19 di klikdokter.com. Jurnal Komunikasi Profesional, 5(1).
Efendi, A., Astuti, P., & Rahayu, N. (2017). Analisis Pengaruh Penggunaan Media Baru Terhadap Pola Interaksi Sosial Anak Di Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Penelitian Humaniora, 18(2), 12-24.
Fatimah, S. & Putri, O. M. P. (2023). Flexing: Fenomena Perilaku Konsumen dalam Perspektif Islam. JIEI: Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(1).
Febriani, D.H. (2022) 4 influencer Yang Gemar flexing di media sosial, Nomor Terakhir terkenal di Kalangan Seleb Hollywood, SINDOnews.com. Available at: https://lifestyle.sindonews.com/read/712413/166/4-influencer-yang-gemar-flexing-di-media-sosial-nomor-terakhir-terkenal-di-kalangan-seleb-hollywood-1647248593?showpage=all (Accessed: April 27, 2023).
Hafidz, J. (2022). Fenomena Flexing di Media Sosial dalam Aspek Hukum Pidana. Jurnal Cakrawala Informasi 2(1).
Harjanto, Y. S. (2023). Flexing 2.0 : Kemewahan Dan Beking Kuasa Jabatan, Berkah Yang Jadi Musibah. Kesah.id. https://kesah.id/flexing-2-0-kemewahan-dan-beking-kuasa-jabatan-berkah-yang-jadi-musibah/ (Accessed: June 17, 2023).
Husna, A. N. (2015). Orientasi Hidup Materialistis dan Kesejahteraan Psikologis. Psychology Forum UMM.
Ilfiyasari, I. & Malau, R. M. U. (2021). Analisis Resepsi Viewers Mengenai Konten Gaya Hidup Konsumerisme pada Kanal YouTube RANS Entertainment. e-Proceeding of Management 8(2).
Silfia, I. (2023) Kejahatan Pejabat Terbongkar karena Sering Pamer di Media Sosial: Indonesia Masuk ke Era Flexing 2.0. https://wartaekonomi.co.id/read485734/kejahatan-pejabat-terbongkar-karena-sering-pamer-di-media-sosial-indonesia-masuk-ke-era-flexing-20 (Accessed: June 17, 2023).
Irawan, P. (1999). Logika dan Prosedur Penelitian: Pengantar Teori dan Panduan Praktis Penelitian Sosial bagi Mahasiswa dan Peneliti Pemula. STIA-LAN Press.
Kaplan, A M., Michael H. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of social Media. Business Horizons, x, 56-88
Littlejohn, S. W., & Foss, K. A. (2009). Teori Komunikasi: Theories of Human Communication (9th ed.). Salemba Humanika.
McQuail, D. (2001). McQuail’s Mass Communication Theory (3th ed.). Sage.
Miles, M.B. dan A.M. Huberman. (1992). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber Tentang MetodeMetode Baru. UI Press.
Mujahidin, M., TvOne, T. and Pujiansyah (2023) Foto-Foto reihana Kadinkes Lampung Yang Kerap flexing di Medsos, Langsung Ditegur gubernur saat rapat, tvone. TVONENEWS. Available at: https://www.tvonenews.com/berita/115756-foto-foto-reihana-kadinkes-lampung-yang-kerap-flexing-di-medsos-langsung-ditegur-gubernur-saat-rapat (Accessed: April 27, 2023).
Mulyana, Deddy. 2010. Ilmu Komunikasi : Suatu Pengantar. PT. Remaja Rosdakarya.
Murjana, K. P., & Sinarwati, N. K. (2022). Persepsi Mahasiswa tentang Flexing dan Pengaruhnya terhadap Keputusan Investasi. Jurnal Akuntansi Profesi 13(3).
Nasrullah, R. (2017). Media sosial : perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.
Nurhayat, E., & Noorrizki, R. D. (2022). Flexing: Perilaku Pamer Kekayaan di Media Sosial dan Kaitannya dengan Self-Esteem. Flourishing Journal, 2(5).
Palmgreen, P., Lawrence, L., & Rosengren, K. (1985). Media Gratification Research Current Perspective. SAGE.
Pienrasmi, H. (2017). Pemanfaatan Social Media oleh Praktisi Public Relations di Yogyakarta. Jurnal Komunikasi, 9(2).
Pratiwi, I.E. (2023) Mario Dandy Satrio Sering pamer harley Dan Rubicon, Ini Alasan Orang flexing Barang Mewah di Medsos Halaman all, KOMPAS.com. Kompas.com. Available at: https://www.kompas.com/tren/read/2023/02/27/111500165/mario-dandy-satrio-sering-pamer-harley-dan-rubicon-ini-alasan-orang-flexing?page=all (Accessed: April 10, 2023).
Putri, N. K, Mumtazah, S. A, & Agustin, E. (2022). The Influence of Social Media on Flexing Culture Phenomenon in Indonesian Society. Prosiding Konferensi Ilmiah Pendidikan, 3.
Rahmawati, D. F. C. A. (2023). Babak Baru Istri Pejabat Dishub DKI flexing Klaim Tas Mewahnya palsu. detiknews. https://news.detik.com/berita/d-6666196/babak-baru-istri-pejabat-dishub-dki-flexing-klaim-tas-mewahnya-palsu (Accessed: April 12, 2023).
Rarasati, D., Hudaniah, H., & Prasetyaningrum, S. (2019). Strategi presentasi diri pengguna instagram ditinjau dari tipe kepribadian. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 7(2).
Risnawati, & Farid, M. (2022). Digital Literacy Vs Flexing Culture on Youtube. KOMUNIKA: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 16(1), 107–116.
Salim, M.P. (2022) Flexing Adalah Kebiasan Pamer di medsos, Ketahui Pengertian Dan Bahayanya, liputan6.com. Liputan6. Available at: https://www.liputan6.com/hot/read/5054959/flexing-adalah-kebiasan-pamer-di-medsos-ketahui-pengertian-dan-bahayanya (Accessed: April 10, 2023).
Supriyatman, A. T., & Nugroho, C. (2019). Analisis Resepsi Penonton Remaja Video Mukbang Dalam Kanal Youtube “Yuka Kinoshitaâ€. e-Proceeding of Management, 8(1).
Utami, N. P. k., & Winduwati, S. (2022). Pemaknaan Khalayak pada Iklan Animasi Gojek versi Pevita Pearce dan Joe Taslim. Prologia, 6(1).
Widjajanta, B., Senen, S. H., & Anggraeni, C. P. (2018). The Impact Of Social Media Usage And Selfesteem On Conspicuous Consumption: Instagram User Of Hijabers Community Bandung Member. INTERNATIONAL JOURNAL OF EBUSINESS AND EGOVERNMENT STUDIES, 10(2).
YouTube. (n.d.). Fitur produk - Panduan cara kerja YouTube. YouTube. https://www.youtube.com/intl/ALL_id/howyoutubeworks/product-features/
Yudela, S., & Putra, A. (2020). Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis YouTube pada Materi Perbandingan Trigonometri. IMAJINER: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 2(6), 526–539
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download