PANDANGAN QS. AL-BAQARAH:232 TENTANG WALI NIKAH DAN RELEVANSINYA DI ERA KEKINIAN

(1) * Devi Trisa Rini Mail (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta)
(2) Ahmad Ulinnajah Mail (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Salah satu syarat sah dalam pernikahan adalah adanya wali nikah. Seorang wali juga harus memenuhi syarat-syaratnya agar dapat menjadi wali nikah, yaitu seorang muslim, laki-laki, mukallaf, adil, dan merdeka. Dalam Al-Qur’an tidak terdapat ayat yang membahas wali nikah secara eksplisit. Namun dalam surah Al-Baqarah ayat 232 menjelaskan secara implisit mengenai wali nikah. Hal tersebut membuat tidak adanya landasan yang kuat mengenai wali nikah, sehingga membuat masyarakat Indonesia multitafsir terhadap masalah wali dalam pernikahan dan terkesan menggampangkan wali nikah dengan mewakilkannya pada kyai, penghulu, atau orang yang dianggap lebih mumpuni untuk menjadi seorang wali nikah.


Keywords


tafsir, Qs. Al-Baqarah:232, wali nikah,

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v10i6.2023.3124-3135
      

Article metrics

10.31604/jips.v10i6.2023.3124-3135 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Abdullah bin Muhammad bin Abdurahman bin Ishaq. (1994) Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1. terj. M.Abdul Ghofar E.M. Kairo: Mu-assasah Daar al-Hilaal, cet.1.

Aini,Siti Maryam Qurotul. (2017) Kedudukan Wali Dalam Pernikahan (Kajian Perbandingan Madzhab).

Ainiyah, Qurrotul. (2020) Kedudukan Wali Dalam Pernikahan (Perspektif Imam Syafi’i dan Imam Hanafi)

Al-Jamal,Ibrahim Muhammad. (1999) Fiqih Muslimah. terj. dari Fiqhul Mar’atil Muslimah oleh Zeid Husen Alhamid. Jakarta:Pustaka Amani.

Al-Khin, Musthofa, dkk. (2002) Kitab Fiqih Madzhab Syafi’i. terj. Azizi Ismail dan M. Asri Hasim. Kualalumpur: Pustaka Salam

az-Zuhaili, Wahbah. (2005) TafsirAl-Munir: Akidah, Syariah, & Manhaj Jilid 1. terj. Abdul Hayyie al Kittani,dkk. Damaskus:Darul Fikr

Daly, Peunoh. (1998) Hukum Perkawinan Islam Studi Perbandingan dalam Kalangan Ahlussunnah dan Negara-negara Islam

Imron, Ali. (2017) Rekonstruksi Hukum Putusnya Perkawinan Dalam Undang-Undang Perkawinan.

Mufidah, Ida, Masruhan. (2021) Studi Kasus Nikah Tanpa Wali Kajian Tafsir Ahkam QS.Al-Baqarah:232

Rofiq, Ahmad. (2015) Hukum Perdata Islam Di Indonesia. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Rusyd, Abdul. (2006) Aneka Masalah Hukum Perdata Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Rusyd, Ibnu. (1992) Bidayatul Mujtahid. terj. M. A Abdurrahman, A. Haris Abdullah, Juz 2. Semarang: CV. Asy-Syifa

Sudarsono. (1992) Pokok-Pokok Hukum Islam. Jakarta: Rineka Cipta

Suma, Amin. (2005) Hukum Islam di Dunia Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Syarifuddin, Muhammad Lutfi. (2018) Tinjauan Umum Tentang Wali Nikah

Wasman, & Wardah Nuroniyah. (2011) Hukum Perkawinan Islam Di Indonesia Perbandingan Fiqih dan Hukum Positif. Yogyakarta: Teras


Refbacks

  • There are currently no refbacks.