FAKTOR- FAKTOR MUZAKKI TIDAK MEMBAYAR ZAKAT INFAK DAN SEDEKAH MELALUI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL

(1) * Ansor Syaputra Siregar Mail (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Badan Amil Zakat Nasional merupakan lembaga yang bertugas untuk mengumpulkan dan menyalurkan dana zakat, infaq dan sedekah yang memiliki regulasi. Tapi pada nyatanya dibalik regulasi tersebut masih banyak dari kalangan masyarakat yang enggan membayar zakat infaq dan sedekah melalui BAZNAS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem pengumpulan zakat, infaq dan sedekah oleh Badan Amil Zakat Nasional serta analisis terhadap faktor-faktor muzakki enggan membayar Zakat infaq dan sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional. Penelitian ini adalah penelitian studi pustaka (library Research) dengan teknik analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif. Dari penelitian pustaka dapat disimpulkan BAZNAS menggunakan dua mekanisme dalam mengumpulkan zakat, infaq dan sedekah yaitu, mekanisme pertama, zakat diantar langsung muzakki ke kantor BAZNAS atau disetor ke rekening BAZNAS oleh muzakki, mekanisme kedua dengan cara dijemput langsung oleh pihak BAZNAS. Sedangkan faktor-faktor muzakki tidak mau membayar dana zakat, infaq dan sedekah melalui BAZNAS adalah karena faktor religiusitas, kemudian lokasi muzakki menjadi penghambat serta disebabkan juga muzakki kurang mengetahui keberadaan lembaga BAZNAS dan tidak paham prosedur  ataupun cara pembayaran zakat, infak dan sedekah melalui lembaga BAZNAS, faktor selanjutnya disebabkan kurangnya kepercayaan muzakki terhadap lembaga BAZNAS dan yang terakhir faktor adat budaya.


Keywords


muzakki, reluctant, zakat.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v10i4.2023.1976-1985
      

Article metrics

10.31604/jips.v10i4.2023.1976-1985 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Aflah, Kunarto Noor, M. N. T. (2006). Zakat dan Peran Negara. Forum Zakat.

Al-Zuhayly, W. (1995). Zakat Kajian Berbagai Mahzab. PT. Remaja Rosda karya,.

Antariksa, M. F. (2009). Prefensi Muzakki Dalam Menyalurkan Zakat.

BAZNAS, D. P. dan J. P. K. S. (PUSKAS). (n.d.). Outlook Zakat.

Daulay, A. H. (2006). ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEENGGANAN MASYARAKAT MEMBAYAR ZAKAT MELALUI INSTANSI BAZIS/LAZ DI KOTA MEDAN. 38, 241–251.

Fadillah, S. (2012). analisis-penerapan-good-governance-terhadap-kinerja-organisasi-melalui-kepercayaan-konsumen.pdf.pdf. Jurnal Akutansi Riset, Vol.4 No.2.

Hasan, muhammad ali. (2016). Zakat dan Infaq: Salah Satu Solusi Mengatasi Problema Sosial di Indonesia. Kencana Prenada Media Group.

Hidayati, A., Chamim, M., Huda, S., & Haryanti, P. (2020). Peta Distribusi Zakat, Infak, Dan Sedekah (Studi Developmental pada BAZNAS Kabupaten Jombang). ZISWAF : Jurnal Zakat Dan Wakaf, 7(1), 86. https://doi.org/10.21043/ziswaf.v7i1.7457

Huda, N. M. H. (2013). Lembaga Keuangan Islam_Tinjauan Teoretis dan Praktis. Kencana Prenada Media Group.

INDONESIA, P. P. R. (n.d.). PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2011 TENTANG PENGELOLAAN ZAKAT.

Mukhlis, S. (2009). relevancy and measurement of religiosity in costumer behavior research. 2, 75–85.

Nur Aini, & Mundir, A. (2020). Pengelolaan Zakat, Infaq dan Sedekah dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Ekonomi Pelaku UMKM di BAZNAS Kota Pasuruan. Malia (Terakreditasi), 12(1), 95–108. https://doi.org/10.35891/ml.v12i1.2367

Rizkia, R., Arfan, M., & Shabri, M. (2018). Tentang Zakat Terhadap Keputusan Muzakki untuk Membayar Zakat Maal (Studi Para Muzakki di Kota Sabang ). Jurnal Telaah & Riset Akuntansi, 1(1).

Safrizal. (2015). Pengaruh Akuntabilitas dan Transparansi Lembaga Zakat Terhadap Tingkat Kepercayaan Muzakki dan Dampaknya Pada Keinginan Membayar Zakat di Baitul Mal Kabupaten Aceh. Universitas Syiah Kuala Bandar Darussalam.

Shiddieqy, T. M. H. A. (2003). Pedoman Zakat (IX). PT. Pustaka Rizki Putra.

Wardhani, R. S., Rahmi, D., & Riani, W. (2015). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Muzaki dalam Menyalurkan Zakat Melalui lembaga Amil Zakat. In Jurnal Ekonomi dan pembangunan (Vol. 11, Issue 1).

Wibisono, Y. (2015). Mengelola Zakat Indonesia_Diskursus Pengelolaan Zakat Nasional dari Rezim Undang-Undang Nomor 38 Tahun 1999 ke Rezim Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011. (Pertama). Prenadamedia Group, edisi pertama.

Wicaksana, A. (2016). PENYEBAB KEENGANAN MASYARAKAT TERHADAP MAMBAYAR ZAKAT DAN INFAQ DI MASJID JAMI AL-MUHAJIRIN. Islamic Banking and Finance, 1(November). https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-case-a7e576e1b6bf

Yuliani, M., Meliza, D., & Fitrianto, F. (2018). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Keengganan Masyarakat Membayar Zakat Melalui Baznas Kabupaten Kuantan Singingi. Jurnal Tabarru’: Islamic Banking and Finance, 1(2), 1–13. https://doi.org/10.25299/jtb.2018.vol1(2).2665

Zulkfili. (2020). Panduan Praktis Memahami Zakat, Infaq, Shadaqah, Wakaf dan Pajak.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.