PERAN AKADEMISI DALAM UPAYA PENGURANGAN RISIKO BENCANA GEMPA BUMI DI PROVINSI NTB 2018

(1) * Nurul Fatin Muhardika Mansyur Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
(2) Kusuma Kusuma Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
(3) Heridadi Heridadi Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
(4) Pujo Widodo Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
(5) Herlina Juni Risma Saragih Mail (Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Pada tahun 2018 rangkaian kejadian gempa bumi di Provinsi NTB dengan magnitudo yang cukup besar  terjadi berturut-turut pada tanggal 29 Juli, 5 dan 9 Agustus. Gempa bumi dengan magnitudo yang cukup besar ini  memberikan dampak masif berupa kerusakan infrastruktur, rumah, hingga menelan ratusan korban jiwa. Memandang hal ini diperlukan kolaborasi antar pihak/sektor (pentahelix) yang terpadu, saling berintegrasi dan berkelanjutan. Akademisi sebagai bagian dari pentahelix memiliki peran penting dalam upaya pengurangan risiko bencana karena memiliki sumber daya intelektual sebagai modal untuk peningkatan kapasitas baik bagi masyarakat  melalui pengajaran dan pendidikan, melakukan evaluasi kebijakan pemerintah, serta pengabdian masyarakat melalui pelaksanaan pendampingan sosial. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui FGD (Focus Group Discussion) dan studi literatur. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah  purposive sampling dengan pengajar dan ketua prodi program magister mitigasi bencana program pascasarjana Universitas Mataram (UNRAM) sebagai informan. Pemahaman akan peran akademisi dalam upaya pengurangan risiko bencana gempa bumi di Provinsi NTB pada tahun 2018 diharapkan dapat menjadi pembelejaran dan contoh untuk diterapkan di wilayah lainnya di Indonesia yang rawan  gempa bumi.


Keywords


Gempa Bumi, peran akademisi, pendampingan sosial.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v10i4.2023.1957-1963
      

Article metrics

10.31604/jips.v10i4.2023.1957-1963 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Abdi, Sumi. 2023. Upaya Pembangunan Kembali (Build Back Better and Safer) Pasca Gempa NTB. Pemaparan materi presentasi dalam kegiatan KKDN NTB 2023.

Afiyanti, Yati. 2008. Focus Group Discussion (Diskusi Kelompok Terfokus) Sebagai Metode Pengumpulan Data Kualitatif. Jurnal Keperawatan Indonesia, Vol 12 No. 1 (58 – 62).

BPBD. 2019. Bencana dan Manajemen Bencana. website. Diakses pada https://bpbd.bogorkab.go.id/bencana-dan-manajemen-bencana/.

BPS. 2022. Provinsi Nusa Tenggara Barat Dalam Angka 2022. NTB: BPS Provinsi Nusa Tenggara Barat.

(ESDM)Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. 2018. Mekanisme Gempa Pulau Lombok. Website. Diakses pada https://www.esdm.go.id/en/media-center/news-archives/mengapa-terjadi-gempa-beruntun-di-lombok-ini-penjelasannya.

Geoenviron. 2018. Geologi Pulau Nusa Tenggara. Website. Diakses pada https://geoenviron.wordpress.com/2018/08/22/geologi-pulau-nusa-tenggara.

Nasiah dan Ichsan. (2016). Mitigasi Bencana. Makassar: CV. Agus Corp.

Pusat Studi Gempa Nasional (PusGeN). (2018). Kajian Rangkaian Gempa Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat. Bandung: Pusat Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Septikasari, Zela, Retnowati H., dan Wilujeng I. (2022). Pendidikan Pencegahan dan Penguranan Risiko Bencana (PRB) Sebagai Strategi Ketahanan Sekolah Dasar dalam Penanggulangan Bencana. Jurnal Ketahanan Nasional, Vol 28 No. 1 (120 – 143).

Taqiuddin, Moh. 2023. Peran Akademisi dalam Pengurangan Risiko Bencana Gempa Bumi. Pemaparan materi presentasi dalam kegiatan KKDN NTB 2023.

UU No. 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.