ETIKA BICARA REMAJA AWAL SURABAYA TERHADAP PENGGUNAAN DIKSI SARKASME

(1) * Novelia Radista Akbar Gaeni Mail (UPN Veteran Jawa Timur, Indonesia)
(2) Dyva Claretta Mail (UPN Veteran Jawa Timur, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Remaja awal di indonesia saat ini banyak sekali menggunakan diksi sarkasme sebagai alat komunikasi sehari-hari terutama terhadap teman sebayanya sebagai wujud kedekatan mereka. Hal tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor termasuk pengaruh media sosial dan faktor lingkungan maupun keluarga. Dibeberapa cafe di surabaya terdapat remaja dibawah umur 18 tahun yang berbicara dengan temannya menggunakan diksi sarkasme seperti “jancok, anjing, babi “. Hal ini membuat terjadi pergesaran cara berkomunikasi yang dipengaruhi oleh banyak faktor. hal ini akan menbentuk  “budaya populer†yaitu budaya yang diciptakan dari akibat media. Mayoritas pengguna media sosial adalah anak-anak dibawah umur dimana banyak sekali konten di media sosial menggunakan kata-kata umpatan, kata kasar yang semestinya tidak ber etika, karena jauh dari nilai-nilai kesopanan.  Penelitian ini bertujuan untuk memahami  identitas diri pada remaja awal dan mengantisipasi agar remaja awal tidak mewajarkan penggunaan diksi sarkasme dalam kehidupan sehari-hari yang akan merusak moral etika berbicara dan menggeser perubahan budaya.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif  pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan fenomenologi. Informan dalam penelitian adalah Remaja Surabaya berumur dibawah 18 tahun yang mempunyai media sosial.Untuk mengkaji tentang pesan dan media maka akan dikaji melalui teori proses komunikasi Wilbur Schram dan teori new media. Hasil penilitian ini menunjukkan bahwa remaja awal di surabaya terbiasa menggunakan diksi sarkasme sebagai alat komunikasi sebagai simbol kedekatan dengan teman ataupun sebagai hinaan untuk orang yang tidak disuka dan media sosial juga faktor lingkungan memberikan kontribusi  berupa : penerimaan, kewajaran, peniruan, kurangnya etika berbicara, penghinaan yang dinyatakan oleh informan penelitian.


Keywords


Media sosial, Remaja, Diksi Sarkasme

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jips.v10i4.2023.1811-1817
      

Article metrics

10.31604/jips.v10i4.2023.1811-1817 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Clareta, Dyva dan Irwan Dwi Arianto. (2018). Pendampiangan Ibu pada Anak Dalam Pengggunaan Internet.

Sumedi. (2018). Meningkatkan Etika Berbicara Dengan Teman Sebaya Melalui Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Modelling pada Siswa SMP

Putri, Vanya Karunia Mulia. (2021). Proses dan Fungsi Komunikasi Menurut Para Ahli. Koran kompas.

Umam. (2022, Febuari). Pengertian Media Sosial, Sejarah, Fungsi, Jenis, Manfaat, dan Perkembangannya.

Mayendra, Derry. (2011). Budaya populer


Refbacks

  • There are currently no refbacks.