(2) Ari Darmastuti
*corresponding author
AbstractTujuan dari penelitian ini adalah menganalisis proses pengembangan inovasi pelayanan publik terpadu dalam program "Ronda" dengan menggunakan innovation development process theory yang dikemukakan oleh Everett M. Rogers. Teori tersebut terdiri dari enam tahapan proses yaitu recognizing a problem or need, basic and applied research, development, commercialization, diffusion and adaoption, and consequences. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pertama untuk mengidentifikasi masalah dan kebutuhan telah menunjukkan bahwa masalah yang diangkat dalam program inovasi ini merupakan masalah yang nyata ada di wilayah Lampung Tengah dan sangat penting untuk dicarikan solusinya melalui inovasi. Proses basic and Applied Research, menunjukkan bahwa penyelesaian masalah dilaksanakan melalui inovasi pelayanan publik pada dua bidang yang saling terpadu yakni keamanan dengan melakukan ronda masyarakat dan pelayanan dengan menghadirkan pelayanan ditengah masyarakat. Proses development dilaksanakan dengan tiga sumberdaya yakni sumberdaya manusia, anggaran dan teknis. Proses commercialization dilaksanakan baik secara online melalui media sosial, maupun promosi offline dalam tahap display Laboraturium Inovasi Daerah. Proses diffusion and adoption menunjukkan bahwa kenaikan partisipan secara signifikan terjadi pada bidang pertanian. Proses terakhir consequences menunjukkan bahwa masyarakat di Kabupaten Lampung Tengah belum merasakan pentingnya inovasi ini karena belum sepenuhnya mampu membantu mengatasi dasar permasalahan diadakannya inovasi ini
KeywordsInovasi, Pelayanan Publik, Proses Pengembangan Inovasi
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v10i3.2023.1197-1208 |
Article metrics10.31604/jips.v10i3.2023.1197-1208 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
A.S. Alam, 2010. Pengantar Kriminologi. Makassar. Pustaka Refleksi.
Idrus, Muhammad. Metode Penelitian Ilmu Sosial: Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif . Jakarta : Erlangga.
Lembaga Administrasi Negara. 2007. Dimensi Pelayanan Publik dan Tantangannya dalam Administrasi Negara (Publik) di Indonesia. Jakarta: Bagian Humas dan Publikasi
Lembaga Administrasi Negara. 2000. Akuntabilitas dan Governance, Modul Sosialisasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP). LAN:Jakarta
Moenir. 2006. Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia. Jakarta: PT. Bumi Aksara
Moleong, Lexy. J. 2007. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Muluk, Khairul. 2008. Knowledge Management Kunci Sukses Inovasi Pemerintahan Daerah. Malang: Bayu Media
Nugroho,Ryan dan Ricky Siahaan (ed.). 2005. BUMN Indonesia Isu, Kebijakan, dan Strategi. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Rogers, Everett M. 2003. Diffusion of Innovations 5th edition. Free Pass: New York.
Sinambela, LijanPoltak. 2006. Reformasi Pelayanan Publik: Teori, Kebijakan dan Implementasi. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
BAPPEDA Kabupaten Lampung Tengah. 2018. Kabupaten Lampung Tengah dalam Angka.
Pemkab Lampung Tengah. 2017. Model "Ronda".
Fitriana, Diah Nur. 2014. Inovasi Pelayanan Publik BUMN (Studi Deskriptif tentang Inovasi Boarding Pass System dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kereta Api PT KAI di Stasiun Gubeng Surabaya). Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik Vol. 2, No. 1
Putri, Adealiya Ameliya. 2017. Tipologi Inovasi Layanan Perizinan Di Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik Vol. 5, Nomor 1
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download