(2) Resdati Resdati
*corresponding author
AbstractPenelitian ini dilakukan di Kelurahan Rawasari Kecamatan Alam Barajo Provinsi Jambi dengan tujuan untuk mengetahui: 1) apa faktor yang melatarbelakangi terjadinya Cerai Gugat, 2) bagaimana interaksi sebelum dan setelah bercerai, serta 3) bagaimana strategi/AGIL dalam Cerai Gugat. Penelitian ini menggunakan penelitian pendekatan metode kualitatif secara deskriptif dengan mengambil 4 subjek utama dan 2 subjek kunci (key informan). Serta penentuan informasi ini menggunakan teknik Purposive Sampling dengan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori Interaksi Sosial oleh Gillin dan Gillin dan Fungsionalisme Struktural AGIL oleh Talcott Parsons. Hasil analisis dari penelitian ini yang Pertama, beberapa faktor yang melatarbelakangi terjadi cerai gugat yaitu faktor perselisihan, faktor ekonomi, faktor perselingkuhan dan faktor kekerasan dalam rumah tangga. Perceraian dapat terjadi karena kurangnya komunikasi dan kurangnya kepercayaan antara suami dan istri dan ketidak terbukaan satu sama lain sehingga menimbulkan selisih paham, salah satunya dalam keuangan. Suami memiliki pekerjaan dengan gaji yang cukup untuk keluarganya, namun suami jarang memberi uang lagi kepada istri tanpa memberi tahu kepada istri. Selain itu kekerasan rumah tangga juga alasan terjadinya perceraian terutama cerai gugat (cerai yang diajukan oleh pihak istri). Kedua, istri setelah bercerai komunikasi terputus dengan mantan suami maupun anak-anak dengan ayahnya. Begitu pula interaksi terhadap keluarga mantan suami seperti orang asing. Ketiga, strategi Cerai Gugat dalam kondisi ekonomi istri, terjadi perubahan pada perilaku ekonomi yang sebelumnya sebagai ibu rumah tangga yang hanya menerima penghasilan dari suami dan pekerjaan sampingan selama belum bercerai bersama suami. Namun setelah bercerai harus mencari pekerjaan dan menambah penghasilan sendiri. Hasil observasi penelitian ini ialah strategi yang dilakukan istri dengan mencari penghasilan sendiri yang dibantu oleh orang tuanya untuk memenuhi kebutuhan dirinya dan anaknya. KeywordsContested Divorce, Factor, Interaction, Strategy
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jips.v10i2.2023.899-907 |
Article metrics10.31604/jips.v10i2.2023.899-907 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Annur, Cindy Mutia. 2022. “Kasus Perceraian Meningkat 53%, Mayoritas karena Pertengkaran.†Katadata 2022.
Awaru, A. O. T., M. P. Bahri, dan M. S. Indonesia. 2021. Sosiologi Keluarga. Media Sains Indonesia.
Desti, Desti, Syafrizal Syafrizal, dan Resdati Resdati. 2022. “Interaksi Sosial Pekerja Perempuan Di Usaha Pengolahan Kopra (Studi Kasus Pada Usaha Pengolahan Kopra Di Parit No.02 Mulya Desa Kayu Raja).†Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora 13(1):141. doi: 10.26418/j-psh.v13i1.52797.
Gusmartasia, Agnes. 2020. “Tingginya Kasus Cerai Gugat di Pengadilan Agama Padang Kelas IA Firdaus, M.H.I.†3(1):61–68.
Ihromi, T. O. 1999. Bunga Rampai Sosiologi Keluarga. pertama. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia anggota IKAPI DKI Jakarta atas banntuan USAID.
Lexy J. Moleong. 2017. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT REMAJA ROSDAKARYA.
Matondang, Armansyah. 2014. “Faktor-faktor yang Mengakibatkan Perceraian dalam Perkawinan.†2(2):141–50.
Nibras Syafriani Manna, Shinta Doriza, Maya Oktaviani. 2021. “Cerai Gugat: Telaah Penyebab Perceraian Pada Keluarga di Indonesia.†6(1):11–21.
Ritzer, George. 2012. Teori Sosiologi Dari Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Terakhir Postmodern. kedelapan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sari, Lapeti. 2014. “analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat cerai gugat di Kota Pekanbaru.†jom fekon 1(2):1–21.
Silalahi, Ulber. 2012. pengumpulan data.pdf. diedit oleh A. Gunarsa. Bandung: PT Refika Aditama.
Siti Nurul Nikmatul Ula, La Basri, Uswatul Mardiyah. 2020. “Fenomena Gugatan Cerai Dari Kalangan Istri Terhadap Suami (Studi Kasus Pada Pengadilan Agama Kabupaten Malang).†Noken 6(1):63–74.
Soekanto, Soerjono. 2017. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Soemanto, AB. 2019. Hubungan lembaga sosial dan keluarga serta hubungan keluarga dan rumah tangga.pdf. kesatu. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.
Su’adah. 2005. Sosiologi Keluarga dalam Perceraian. pertama. Universitas Muhammadiyah Malang.
Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dam R&D. Bandung: ALFABETA.
UU 16 TAHUN. 2019. “Salinan Presiden Republik Indonesia.â€
William J. Goode. 2004. Sosiologi Keluarga. keenam. Jakarta: Penerbit Bumi Aksara Jakarta Anggota IKAPI.
Refbacks
- There are currently no refbacks.






Download