*corresponding author
AbstractAnak yang berkebutuhan khusus, sering dijuluki sebagai “orang luar biasa†ialah mereka yang memiliki kelebihan yang luar biasa, dengan kemampuan intelektual dan kreativitas yang tinggi dalam bidang IPTEK, religius, dan bidang-bidang kehidupan lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat. Dalam dunia pendidikan, anak berkebutuhan khusus
memerlukan pendidikan dan layanan khusus untuk mengembangkan potensi kemanusiaan mereka secara sempurna. Anak berkebutuhan khusus diklasifikasikan atas beberapa kelompok sesuai dengan jenis kelainan anak, mencakup kelompok anak yang mengalami keterbelakangan mental, ketidak mampuan belajar, gangguan emosional, kelainan fisik, kerusakan atau gangguan pendengaran, kerusakan atau gangguan penglihatan, gangguan bahasa dan wicara, dan kelompok anak yang berbakat. Artikel ini mengemukakan wacana pengembangan proses pembelajaran berbasis teori behavioristik untuk anak berkebutuhan khusus. Pengembangan didasarkan kepada Klasifikasi Anak Berkebutuhan Khusus, loncatan perkembangan, Kasus Anak Berkebutuhan Khusus. Berdasarkan ini dirancang program pembelajaran dengan pendekatan Program Pendidikan Individual (PPI). Tahapannya mencakup tahap: penjaringan dan identifikasi peserta didik yang berkelainan atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa. |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Download