Evolusi Strategi Diplomasi Lingkungan Indonesia dalam Penanganan Transboundary Haze Pollution: Dari AATHP Menuju ACC THPC

(1) * Sahlawati Sahlawati Mail (Universitas Syiah Kuala, Indonesia)
(2) Siti Dzuhra Mail (Universitas Syiah Kuala, Indonesia)
(3) Munzal Satria Wahyudi Mail (Universitas Syiah Kuala, Indonesia)
(4) Ibnu Phonna Nurdin Mail (Universitas Syiah Kuala, Indonesia)
(5) Katong Ragawi Numadi Mail (Universitas Bali Internasional, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis bagaimana evolusi strategi diplomasi lingkungan Indonesia dalam penanganan polusi kabut lintas batas dari AATHP menuju ACC THPC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution (AATHP) sangat penting untuk menjadi kerangka kerjasama dalam upaya menyelesaikan permasalahan kabut asap lintas batas. Semua lembaga dituntut untuk saling berkoordinasi dan bekerjasama dalam menyelesaikan kabut asap lintas batas. Pada 2026, Indonesia mengalami kebakaran hutan dan lahan yang masuk dalam Alert Level 3. Ketika sudah memasuki level tersebut, maka prosedur yang harus dipenuhi antara lain monitoring, penilaian, dan respon darurat bersama. Prosedur tersebut dapat dilakukan dengan cara menyampaikan data titik panas, kondisi lingkungan, indikasi pergerakan asap, dan langkah penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, respon darurat nasional, pemadaman api yang dilakukan melalui operasi berskala luas, intensifikasi kerja sama lintas sektor mulai dari pemerintah, swasta, dan komunitas lokal, kepada Sekretariat ASEAN sebagai kantor interim ACC THPC. ACC THPC belum beroperasi penuh, namun demikian segala upaya respon cepat terhadap kebakaran hutan dan lahan pada 2026 dilakukan sudah sejalan dengan respon jika suatu negara sudah berada pada Alert Level 3. Dari AATHP menuju ACC THPC didukung dengan permasalahan kebakaran hutan di Indonesia saat ini, salah satu langkah yang diperlukan adalah dengan beroperasi secara penuh ACC THPC sesegara mungkin.


Keywords


AATHP; ACC THPC; Forest and Land Fires 2026.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jim.v10i4.2026.2518-2533
      

Article metrics

10.31604/jim.v10i4.2026.2518-2533 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Ananda, S. D. A. J. (2024). Kontradiksi Diplomasi Lingkungan Indonesia dalam Studi Kasus AATHP dan ACCTHPC. PhD Thesis. Universitas Kristen Indonesia.

ASEAN Haze Portal. (2021). Action Roadmap on ASEAN Cooperation towards Transboundary Haze Pollution Control with Means of Implementation. Retrived September 10, 2026, from https://asean.org/wp-content/uploads/2021/01/Roadmap-ASEAN-Haze-Free_adoptedbyCOP12.pdf

ASEAN Secretariat. (2024). 18th ASEAN Ministerial Meeting on the Environment and the 20th Meeting of the Conference of the Parties to the ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution. Retrived September 16, 2026, from https://asean.org/18th-asean-ministerial-meeting-on-the-environment-and-the-20th-meeting-of-the-conference-of-the-parties-to-the-asean-agreement-on-transboundary-haze-pollution/

ASEAN Secretariat. (2024). Media Release of the Nineteenth Meeting of the Conference of the Parties to the ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution (COP-19). Retrived September 15, 2026, from https://asean.org/media-release-of-the-nineteenth-meeting-of-the-conference-of-the-parties-to-the-asean-agreement-on-transboundary-haze-pollution-cop-19/

ASEAN Secretariat. (2024). The Second Roadmap for ASEAN Cooperation on Transboundary Haze Pollution Control with Means of Implementation. Jakarta: ASEAN Secretariat.(Endorsed by COM-18 on 22 Aug 2023).

BMKG. (2026). Citra Sebaran Titik Panas (Hotspot) – Indonesia. Retrived September 7, 2026, from https://www.bmkg.go.id/cuaca/satelit/polar-hotspot.

DLH. (2026). Menteri LH Resmikan Komando Polusi Asap Lintas Batas, Perkuat Diplomasi Lingkungan Indonesia. Retrived Oktober 1, 2026, from https://kemenlh.go.id/news/detail/menteri-lh-resmikan-komando-polusi-asap-lintas-batas-perkuat-diplomasi-lingkungan-indonesia

Gheana, S. (2023). Pertanggungjawaban Indonesia Dalam Menangani Pencemaran Asap Lintas Batas Ditinjau Dari Asean Agreement on Transboundary Haze Pollution (Aathp). LITRA: Jurnal Hukum Lingkungan, Tata Ruang, Dan Agraria, 2(2), 170-188.

Hanafi, I. 2025. Kebijakan dan Manajemen Lingkungan. Malang: UB Press.

Haryono, W. (2026). Indonesia Perkuat Koordinasi dan Kerja Sama ASEAN Hadapi Kabut Asap Lintas Batas. Retrived Oktober 2, 2026, from https://www.metrotvnews.com/read/b2lC62yw-indonesia-perkuat-koordinasi-dan-kerja-sama-asean-hadapi-kabut-asap-lintas-batas

Hurley, A., & Lee, T. (2021). Delayed ratification in environmental regimes: Indonesia’s ratification of the ASEAN agreement on transboundary haze pollution. The Pacific Review, 34(6), 1108–1137. https://doi.org/10.1080/09512748.2020.1801816

Itasari, E. R., & Mangku, D. G. S. (2021). Implementation of the ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution in the Southeast Asia Region. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 6(1), 149.

Kementerian kehutanan. (2026). Kementerian Kehutanan Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Selatan dan Seluruh Wilayah Rawan Hadapi Puncak Musim Kemarau 2026. Retrived Oktober 2, 2026, from https://www.kehutanan.go.id/news/kementerian-kehutanan-perkuat-pengendalian-karhutla-di-kalimantan-selatan-dan-seluruh-wilayah-rawan-hadapi-puncak-musim-kemarau-2026

Khwanmueng, P., Dejchanchaiwong, R., Tekasakul, P., Nim, N., Ullah, A., Kunaifi, K., & Morris, J. (2025). Concurrent study of long-range transport of fine and ultrafine particles from peatland fires in lower Southeast Asia. Atmospheric Pollution Research, 16(8), 102554.

Muhammad, F. (2022). Environmental agreement under the non-interference principle: The case of ASEAN agreement on transboundary haze pollution. International Environmental Agreements: Politics, Law and Economics, 22, 139–155. https://doi.org/10.1007/s10784-021-09545-4

Prananingrum, A. L., & Walangara, N. U. (2025). Diplomasi Lingkungan Indonesia Melalui AATHP untuk Mengatasi Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2020-2024. Jurnal Hubungan Internasional? Vol, 18(2).

Ryu, S. H., & Lee, J.-W. (2026). ASEAN’s adaptive institutional responses to transboundary haze pollution. SUVANNABHUMI, 18(1), 135–170. https://doi.org/10.22801/svn.2026.18.1.135

Setianingrum, E. (2026). Efektivitas Asean Agreement On Transboundary Haze Pollution (AATHP) dalam Penyelesaian Sengketa Kabut Asap antara Indonesia, Malaysia dan Singapura Tahun 2025. Jurnal Hukum Lex Generalis, 7(1).

Sipogi. (2026). Informasi. Retrived Oktober, 2, 2026, from https://sipongi.gakkum.kehutanan.go.id/

Sipogi. (2026). PERAN AKTIF MASYARAKAT KENDALIKAN KARHUTLA DI KALBAR. Retrived Oktober, 2, 2026, from https://sipongi.gakkum.kehutanan.go.id/berita/674-peran-aktif-masyarakat-kendalikan-karhutla-di-kalbar

Tapa, I. G. F. S., Putri, A. N., SE, M., Siti Rohima, S. E., & Bayu Pratomo, S. S. T. 2026. Buku Ajar Metode Penelitian. Malang:Media Nusa Creative Publishing.

Varkkey, H. (2022). Emergent geographies of chronic air pollution governance in Southeast Asia: Transboundary publics in Singapore. Environmental Policy and Governance, 32(4), 348-361.

Wijaya, B. S., & Rozi, F. F. P. (2026). Why soft legalisation persists: Crisis absorption and the political logic of ASEAN haze governance. Journal of Current Southeast Asian Affairs. https://doi.org/10.1177/18681034261471917

Yandri, A. N. P., Hutapea, R. B. T., Timothy, & Sugiyama, Y. J. (2023). Perjalanan menuju lingkungan bebas asap: Peran Indonesia dalam ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution. Verity: Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional, 15(30). https://doi.org/10.19166/verity.v15i30.8170


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.