(2) * Indra Syahputra Marpaung
(3) Nurbaya Harianja
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapabilitas digital organisasi dalam mendukung inovasi pelayanan publik pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan berbasis digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapabilitas digital organisasi berperan dalam mendukung inovasi pelayanan publik melalui peningkatan kompetensi digital pegawai, dukungan kepemimpinan, pemanfaatan infrastruktur teknologi, penerapan tata kelola digital, dan budaya organisasi yang adaptif. Inovasi pelayanan berbasis digital, seperti Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD), memberikan kemudahan dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Namun, masih terdapat kendala berupa kemampuan digital pegawai yang belum merata, keterbatasan infrastruktur, gangguan jaringan internet, dan rendahnya literasi digital masyarakat sehingga diperlukan peningkatan kapasitas pegawai, penguatan infrastruktur, dan sosialisasi layanan digital
KeywordsPublic service innovation; Organizational digital capability; Population administration services; Digital transformation.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jim.v10i3.2026.1732-1741 |
Article metrics10.31604/jim.v10i3.2026.1732-1741 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Akib, H., Syamsiar, S., Halim, D., Baharuddin, A., & Jonsa, A. (2024). Digital-based population service innovation. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik, 14(1), 31–42.
Alenezi, M. (2022). Digital transformation in government organizations: Challenges and critical success factors. Sustainability, 14(23), 15642. https://doi.org/10.3390/su142315642
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Hulu, L. S., & Sudaryana, I. K. (2025). Analysis of the effectiveness of the integrated public service information system at the Department of Population and Civil Registration (Dukcapil). Jurnal Komitek, 5(1), 1–11.
Lindgren, I., Madsen, C. Ø., Hofmann, S., & Melin, U. (2019). Close encounters of the digital kind: A research agenda for the digitalization of public services. Government Information Quarterly, 36(3), 427–436. https://doi.org/10.1016/j.giq.2019.03.002
Marpaung, I. S., & Juniasih, T. E. (2020). Analisis sistem pelayanan publik di Kantor Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua. Jurnal Education and Development, 8(4), 544–544.
Marpaung, I. S., Harianja, N., Hasibuan, M., & Harahap, R. (2023). Efektivitas penerapan e-government dalam mewujudkan smart city di Kabupaten Tapanuli Selatan. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 2(3), 103–114. https://doi.org/10.55606/concept.v2i3.552
Marpaung, I. S., & Patriansyah, W. (2025). Pengaruh implementasi model transformasi digital dan smart governance terhadap efisiensi dan akuntabilitas keuangan pemerintah daerah di Tapanuli Selatan. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 4(9), 1862–1872. https://doi.org/10.55681/sentri.v4i9.4468
Mergel, I., Edelmann, N., & Haug, N. (2019). Defining digital transformation: Results from expert interviews. Government Information Quarterly, 36(4), 101385. https://doi.org/10.1016/j.giq.2019.06.002
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Nur'aini, M. H., & Fitriana, K. N. (2022). Inovasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis aplikasi Dukcapil Smart di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bantul. Journal of Public Policy and Administration Research.
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2020). The OECD digital government policy framework: Six dimensions of a digital government. OECD Publishing.
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2024). Digital government review. OECD Publishing.
Patrisia, N. E., & Yuliani, H. (2025). Value inovasi pelayanan Dukcapil melalui aplikasi Slawe. Jurnal Otonomi dan Pelayanan Publik.
Pratama, M. R., & Tualeka, S. H. (2025). Comparing digital public service innovation in urban and rural space. Otoritas: Jurnal Ilmu Pemerintahan.
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Syarofi, A., & Ardieansyah. (2026). Difusi inovasi layanan administrasi kependudukan digital di wilayah kepulauan. Jurnal Penelitian Sistem Informasi (JPSI), 4(2), 33–46. https://doi.org/10.54066/jpsi.v4i2.3834
Teece, D. J., Pisano, G., & Shuen, A. (1997). Dynamic capabilities and strategic management. Strategic Management Journal, 18(7), 509–533. https://doi.org/10.1002/(SICI)1097-0266(199708)18:7
Vial, G. (2019). Understanding digital transformation: A review and a research agenda. The Journal of Strategic Information Systems, 28(2), 118–144. https://doi.org/10.1016/j.jsis.2019.01.003
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










Download