(2) Rini Setiawati
(3) Tontowi Jauhari
(4) M. Mawardi J
(5) Fitri Yanti
*corresponding author
AbstractPenelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya capaian graduasi mandiri Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam Program Keluarga Harapan (PKH), yang menunjukkan bahwa bantuan sosial belum sepenuhnya mampu mendorong kemandirian penerima manfaat. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pendamping sosial dalam mendorong graduasi mandiri, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta mengkaji upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan tersebut di Kelurahan Sukajawa Baru, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode grounded theory. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap Ketua Tim PKH, pendamping sosial, serta KPM graduasi dan non-graduasi. Informan dipilih secara purposive untuk memperoleh data yang relevan dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pendamping sosial dalam mendorong graduasi mandiri dilaksanakan melalui pendekatan yang terintegrasi, meliputi pendekatan struktural, edukatif melalui kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2), pendekatan relasional melalui kunjungan rumah (home visit), serta pendekatan adaptif melalui diferensiasi berdasarkan kondisi KPM, dan penguatan ekonomi produktif melalui fasilitasi akses program pemberdayaan seperti PPSE. Strategi ini menunjukkan bahwa pendamping berperan tidak hanya sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai fasilitator dan agen perubahan. Keberhasilan graduasi mandiri dipengaruhi oleh faktor pendukung berupa kesadaran, motivasi, dan perubahan pola pikir KPM, serta dukungan pendamping sosial dan akses terhadap program pemberdayaan. Namun demikian, terdapat faktor penghambat yang meliputi masih kuatnya mindset ketergantungan terhadap bantuan sosial, rendahnya tingkat pendidikan dan keterampilan KPM, serta kendala struktural berupa keterbatasan dukungan operasional dan tingginya beban administratif pendamping yang memengaruhi intensitas pendampingan. Dalam menghadapi hambatan tersebut, pendamping sosial melakukan berbagai upaya adaptif, antara lain melalui penguatan motivasi dan transformasi pola pikir KPM secara berkelanjutan, peningkatan kapasitas melalui pendampingan intensif, serta strategi prioritas dan optimalisasi waktu dalam menghadapi keterbatasan struktural. KeywordsStrategi Pendamping Sosial; Pemberdayaan; Graduasi Mandiri; Program Keluarga Harapan (PKH); Keluarga Penerima Manfaat (KPM)
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jim.v10i2.2026.%25p |
Article metrics10.31604/jim.v10i2.2026.%p Abstract views : 0 |
Cite |
References
Andaniyati, N. S., Destiningsih, R., Septiani, Y., Ekonomi, F., & Tidar, U. (2021). Analisis Pengaruh Program Keluarga Harapan (Pkh) Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Di Kota Magelang Tahun 2020. DINAMIC?: Directory Journal of Economic, 3(1), 278–291. http://jom.untidar.ac.id/index.php/dinamic/article/view/2685
Andika, S., & Safitri. (2021). Pengaruh Program Keluarga Harapan Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Desa Mekar Delima Kecamatan Tasik Putri Puyu). Bertuah Jurnal Syariah Dan Ekonomi Islam, 2(1), 44–55. https://doi.org/10.56633/jsie.v2i1.227
Bintarto. (2010). Interaksi Desa-Kota dan Permasalahannya. Ghalia Indonesia.
Chandler, A. D. (1962). Strategy and Structure: Chapters in the History of the American Industrial Enterprise. MIT Press.
Glueck, W. F. (1980). Business Policy and Strategic Management. McGraw-Hill.
Indonesia, K. S. R. (2022a). Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS): Panduan Umum. Pusdatin Kesos.
Indonesia, K. S. R. (2022b). Petunjuk Teknis Graduasi Mandiri PKH. Kemensos RI.
Indonesia, K. S. R. (2023). Pedoman Umum Program Keluarga Harapan (PKH).
Janah, U. R. N., & Tampubolon, F. R. S. (2024). Peran Usaha Mikro , Kecil , dan Menengah dalam Pertumbuhan Ekonomi?: Analisis Kontribusi Sektor UMKM terhadap Pendapatan Nasional di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 1(2), 739–746. https://teewanjournal.com/index.php/peng eISSN
Khoiriyah, N., & Kunarti, K. (2019). GRADUASI MANDIRI?: BENTUK KEBERDAYAAN PENERIMA MANFAAT ( KPM ) PROGRAM KELUARGA HARAPAN ( PKH ) DI KABUPATEN PATI. Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 10(2), 143–156.
Marx, K. (1970). A Contribution to the Critique of Political Economy. Progress Publishers.
Midgley, J. (1995). Social Development: The Developmental Perspective in Social Welfare. Sage Publications.
Parsons, T. (1951). The Social System. Free Press.
Rangkuti, F. (2019). Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis. Gramedia Pustaka Utama.
Rappaport, J. (1987). Empowerment as a Process: Toward a Theory for Community Psychology. Journal of Community Psychology, 15(2), 121.
Safei, A. A. (2016). Efektivitas Program Keluarga Harapan dalam Penanggulangan Kemiskinan. Jurnal Sosial Dan Pembangunan, 32(2), 215.
Septiana, D., Supriyanto, A., Anisa, Y., & Yunus, M. (2025). Pengaruh Efektivitas Kegiatan Family Development Session ( Fds ) Sebagai Upaya Pemberdayaan Terhadap Kemandirian Keluarga Penerima Manfaat ( Kpm ) Program Keluarga Harapan ( Pkh ) Kasus Masyarakat Desa Pungut Hilir-Kerinci. JURNAL INOVASI EKONOMI KREATIF, 6(2), 359–370.
Statistik, B. P. (2025). Berita Resmi Statistik: Profil Kemiskinan di Indonesia Maret 2025.
Sugianto, S. (2025). MODEL PEMBERDAYAAN EKONOMI BERBASIS KAMPUNG SDGs TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (Studi Kasus Pusat Pengembangan Kampung SDGs Indonesia Kabupaten Jember) [Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta]. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/70741/
Suharto, E. (2014). Kebijakan Sosial sebagai Kebijakan Publik. Alfabeta.
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









