Analisis Proses Penentuan Pasangan Calon Gubernur Dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Dalam Dinamika Koalisi Menuju Pilkada Serentak 2024

(1) * Efriza Efriza Mail (Universitas Pamulang, Indonesia)
(2) Tobi Setiawan Mail (Universitas Pamulang, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penentuan pasangan calon gubernur pada Pilkada Jakarta diwarnai upaya “memborong” sebanyaknya partai politik melalui pembentukan KIM Plus. Pemerintah bersama KIM Plus berusaha mengatur arah pencalonan sesuai preferensi politiknya, menyisakan PDIP sebagai satu-satunya partai besar yang enggan bergabung. Namun strategi besar ini berubah total setelah Mahkamah Konstitusi mengeluarkan Putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024, yang menyatakan bahwa syarat pengusulan pasangan calon cukup didasarkan pada perolehan suara sah partai atau gabungan partai di daerah dengan ambang baru 6,5 hingga 10 persen. Putusan ini membuka jalan bagi PDIP untuk mengusung pasangan calon secara mandiri. Menariknya, PDIP tidak memilih figur dengan elektabilitas tinggi seperti Anies Baswedan, melainkan menetapkan Pramono Anung sebagai calon gubernur, sebuah keputusan yang diduga tidak sepenuhnya lepas dari tekanan politik, sekalipun PDIP memiliki ruang manuver penuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus instrumental untuk mengurai proses penentuan pasangan calon gubernur serta dinamika koalisi menjelang Pilkada. Pendekatan ini membantu mengungkap beragam kepentingan di balik pembentukan koalisi antarpartai dan strategi penentuan kandidat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Putusan MK bukan hanya menggagalkan obsesi pemerintah dan KIM Plus dalam mengendalikan pencalonan kepala daerah, tetapi juga membuka peluang besar bagi PDIP yang pada akhirnya muncul sebagai pemenang dalam Pilkada Jakarta.


Keywords


Proses Politik; Partai Politik; Koalisi; Pilkada; Sistem Multipartai

   

DOI

https://doi.org/10.31604/.v10i2.2026.%25p
      

Article metrics

10.31604/.v10i2.2026.%p Abstract views : 0

   

Cite

   

References


Amal, Ichlasul, (1996), Teori-Teori Mutakhir Partai Politik (Edisi Revisi), Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya.

Amir Pilliang, Yasraf, (2005), Transpolitika: Dinamika Politik di Dalam Era Virtualitas, Yogyakartta: Jalasutra.

Antaranews.com (10 September 2024), PDIP Sambut Baik Putusan MK Ubah Aturan Pilkada, https://www.antaranews.com/berita/4273483 /pdip-sambut-baik-putusan-mk-ubah-aturan-pilkada

Arikunto, Suharsimi, (2002), Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek (Edisi Revisi), Jakarta: Rineka Cipta.

Arnan, Zuhdi, (2018), Tinjauan Terhadap Sistem Multipartai Dalam Sistem Pemerintahan Presidensial Di Indonesia Pada Era Reformasi, Jurnal Cahaya Keadilan, 6(1), https://doi.org/10.33884/jck.v6i1.875

Bbc.com, (8 Desember 2024), Pilkada DKI dimenangkan Pramono-Rano, Ridwan-Suswono batal gugat ke MK, https://www.bbc.com/indonesia /articles/c9dppzd5v5xo

Denzin, Norman K., & Lincoln, Yvonna S., (2009), Handbook of Qualitative Research, terjemahan Dariyatno, at.all, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Detik.com, (25 Juni 2024), Duet Anies-Sohibul Iman Diusung PKS Maju di Pilgub Jakarta, https://www.detik.com/sumut/berita/d-7407972/duet-anies-sohibul-iman-diusung-pks-maju-di-pilgub-jakarta

Detik.com, (23 Agustus 2024), Pilkada Ikuti Putusan MK, PDIP Bisa Usung Cagub Jakarta Sendiri, https://news.detik.com/pilkada/d-7504231/pilkada-ikuti-putusan-mk-pdip-bisa-usung-cagub-jakarta-sendiri

Detik.com (8 Desember 2024), Pilkada Jakarta Satu Putaran, Pramono-Rano Menang 50,07% Suara, https://www.detik.com/bali/pilkada/d-7676672/pilkada-jakarta-satu-putaran-pramono-rano-menang-50-07-suara

Efriza, (2012), Political Explore: Sebuah Kajian Ilmu Politik, Bandung: Alfabeta.

Ethical Politics, (2024), Laporan Hasil Survey Preferensi Gubernur DKI Jakarta 2024.

Farchan, Yusa, Dampak Regulasi Pilkada Terhadap Kualitas Demokrasi Lokal, (2024), Jakarta: Badan Pengawas Pemilu.

Fatah, Eep Saefulloh, (1994), Masalah dan Prospek Demokrasi di Indonesia, Jakarta: Ghalia Indonesia.

Hasil wawancara, Hananto Widodo, (2024), Dosen Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Negeri Surabaya.

Hasil wawancara, Abdussalam, Surokim, (2024), Dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunojoyo Madura.

Hartono, Hasim, (2024), Urgensi Putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 Terhadap Penyelenggaraan Pilkada Tahun 2024, Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara, 1(4), 5374-5383, https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/855

Heywood, Andrew, (2000). Key Concept in Politics. New York: Palgrave Macmillan.

Heywood, Andrew, (2014), Politik (Edisi Keempat), terjemahan Ahmad Lintang Lazuardi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Jumadi, (2015), Pengaruh Sistem Multi Partai dalam Pemerintahan di Indonesia, Al-Daulah, 4(1), 140-150, https://doi.org/10.24252/ad.v4i1.1501

Katadata.co.id. (5 Desember 2024), Infografik: Kejutan kemenangan Pramono-Rano di Pilkada Jakarta, https://katadata.co.id/infografik/6751078864cbf/infografik-kejutan-kemenangan-pramono-rano-di-pilkadajakarta

Kompas.com (12 Juni 2024), PKB Usung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta, Kaesang Diharapkan Jadi Pendamping, https://www.kompas.id/artikel/pkb-usung-anies-baswedan-di-pilkada-jakarta-kaesang-diharapkan-jadi-pendamping

Kompas.com, (30 Agustus 2024), Ketua DPP PDI-P Tegaskan Anies Batal Diusung karena Perintah Megawati, Bukan Mulyono, https://nasional.kompas.com/read/ 2024/08/30/20164621/ketua-dpp-pdi-p-tegaskan-anies-batal-diusung-karena-perintah-megawati-bukan?page=all

LIPI, (1998), Sistem Pemilihan Umum di Indonesia Sebuah Laporan Penelitian, Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Liputan6.com, (11 Agustus 2024), Jalan Buntu PKS Usung Anies-Sohibul, Tak Kunjung Didukung NasDem dan PDIP, https://www.liputan6.com/pemilu/read/5669817/ jalan-buntu-pks-usung-anies-sohibul-tak-kunjung-didukung-nasdem-dan-pdip?page=2.

Metrotvnews.com, (10 September 2024), Putusan MK Buka Jalan PDIP Usung Jagoan di Pilgub Jakarta, Ini Hitungannya, https://www.metrotvnews.com/read/kBVCaAVG-putusan-mk-buka-jalan-pdip-usung-jagoan-di-pilgub-jakarta-ini-hitungannya

Moleong, Lexy J., (2009), Metodologi Penelitian Kualitatif Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nazir, M., (2003), Metode Penelitian, Jakarta: Ghalia Indonesia.

Perludem.or.id, (28 Agustuts 2024), Putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 Tentang Ambang Batas Pencalonan Kepala Daerah di Pilkada, https://perludem.org/2024/08/28/putusan-mk-nomor-60-puu-xxii-2024/

Sahid Gatara, A.A., (2009), Ilmu Politik: Memahami dan Menerapkan, Bandung: Pustaka Setia.

Saryono, (2010), Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: Alfabeta.

Setiawan, Bram, & Sari, Hestana Kittia, (2025), Figur Si Doel Dan Reduksi Simbol PDIP Terhadap Konstruksi Persepsi Pemilih Dalam Kemenangan Pramono Anung Dan Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024, 3(5), 7930-7938, https://doi.org/10.61104/alz.v3i5.2464

Sugiyono, (2013), Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Surbakti, Ramlan, (1992), Memahami Ilmu Politik, Jakarta: Grasindo.

Viva.co.id, (10 Desember 2024), Pakar Bongkar Penyebab Kekalahan Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta, Timses yang Blunder Jadi Sorotan, https://www.viva.co.id/berita/politik/1779697-pakar-bongkar-penyebab-kekalahan-ridwan-kamil-di-pilkada-jakarta-timses-yang-blunder-jadi-sorotan

Widodo, Hananto, (21 Agustus 2024), Antara Putusan MK dan Revisi UU Pilkada, Media Merah Putih, https://mediamerahputih.id/antara-putusan-mk-dan-revisi-uu-pilkada/


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.