Peran Kepala Desa Dalam Meningkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa Binuang

(1) * Muhammad Ilham Syapda Mail (Universitas Islam Riau, Indonesia)
(2) Syapril A Mail (Universitas Islam Riau, Indonesia)
(3) Zatil Aqhilla Rizalti Mail (Universitas Islam Riau, Indonesia)
(4) Arya Rakha Ramadhani Mail (Universitas Islam Riau, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kepala Desa dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan Desa Binuang. Akuntabilitas menjadi prinsip fundamental dalam tata kelola pemerintahan desa, terutama dalam pengelolaan dana desa yang bersumber dari APBN dan pendapatan lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan kepala desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat, disertai observasi dan studi dokumentasi terhadap dokumen APBDes, laporan realisasi anggaran, dan laporan pertanggungjawaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala desa berperan sebagai pengarah kebijakan, pengendali administrasi, dan pengawas internal dalam setiap tahapan pengelolaan keuangan desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, hingga pertanggungjawaban. Peningkatan akuntabilitas terlihat dari keterlibatan masyarakat dalam musyawarah desa, ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan, serta penggunaan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang mendukung tertib administrasi dan transparansi data. Selain itu, komitmen terhadap regulasi dan penguatan kapasitas aparatur desa menjadi faktor pendukung utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala desa yang partisipatif, transparan, dan berorientasi pada kepatuhan regulatif berkontribusi signifikan terhadap peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan Desa Binuang.


Keywords


Peran; Kepala Desa; Akuntabilitas; Pengelolaan Keuangan.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jim.v10i2.2026.%25p
      

Article metrics

10.31604/jim.v10i2.2026.%p Abstract views : 0

   

Cite

   

References


Abdullah, S., & Halim, A. (2016). Determinants of village financial management accountability. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 13(2), 123–145.

Andersson, K. P., & Ostrom, E. (2015). Analyzing decentralized governance systems: A polycentric perspective. Policy Studies Journal, 43(3), 311–331.

Atmadja, A. T., & Saputra, K. A. K. (2018). Determinant factors influencing the accountability of village financial management. Journal of Accounting and Investment, 19(2), 175–187.

Bovens, M. (2018). Public accountability. In E. Ongaro & S. Van Thiel (Eds.), The Palgrave handbook of public administration and management in Europe (pp. 939–958). Palgrave Macmillan.

Dewi, N. L. P. S., & Gayatri. (2019). The effect of transparency and community participation on village financial accountability. International Research Journal of Management, IT & Social Sciences, 6(3), 145–152.

Frederickson, H. G., Smith, K. B., Larimer, C. W., & Licari, M. J. (2016). The public administration theory primer (3rd ed.). Westview Press.

Ismail, M., Widagdo, A. K., & Widodo, A. (2016). Sistem akuntansi pengelolaan dana desa. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 19(2), 323–340.

Kurniawan, R. C., & Manurung, D. T. (2019). Accountability and transparency in village fund management in Indonesia. Journal of Governance and Public Policy, 6(2), 145–158.

Lestari, N., & Yuliani, N. L. (2020). Village fund management: Accountability, transparency, and internal control perspective. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 11(2), 299–315.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.