(2) Adzra Sabrina
(3) Widya Salsabila Solehah
(4) Dian Fitriani Afifah
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program penanggulangan gizi buruk pada balita di Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, dalam kerangka pelaksanaan otonomi daerah serta kontribusinya terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 3: Kesehatan dan Kesejahteraan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen dengan melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, Puskesmas Cihampelas, kader Posyandu, dan keluarga balita penderita gizi buruk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program telah sesuai dengan arah kebijakan nasional dan daerah melalui intervensi utama seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Formula 100 (F-100), program Makanan Bergizi (MBG), PMT Box, edukasi gizi berbasis Emo Demo, serta inovasi komunitas seperti “Dapur Sehat Atasi Stunting.” Kolaborasi lintas sektor telah berjalan efektif, di mana Dinas Kesehatan berperan sebagai regulator, Puskesmas sebagai pelaksana teknis pemeriksaan dan pemantauan, dan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Intervensi ini berkontribusi pada peningkatan berat badan balita serta peningkatan partisipasi masyarakat. Namun, efektivitas program masih terkendala oleh rendahnya kesadaran orang tua terhadap pemantauan gizi, praktik pemberian MPASI yang tidak tepat, penolakan imunisasi, serta ketidaktercatan kasus ketika orang tua memilih layanan kesehatan di luar Posyandu. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan edukasi gizi, peningkatan koordinasi antar-institusi, serta pendekatan persuasif yang lebih intensif untuk memastikan deteksi dini dan penanganan komprehensif. Secara keseluruhan, upaya kolaboratif pemerintah daerah dan unit layanan kesehatan telah menunjukkan hasil positif, namun masih memerlukan penguatan untuk mencapai target penurunan gizi buruk sesuai SDGs 3.
KeywordsStunting; Gizi Buruk; Kolaborasi Pemerintah; Evaluasi Program; SDGs 3; Kabupaten Bandung Barat
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jim.v10i1.2026.%25p |
Article metrics10.31604/jim.v10i1.2026.%p Abstract views : 0 |
Cite |
References
Ahmed, S. K. (2024). How to choose a sampling technique and determine sample size for research: A simplified guide for researchers. Oral Oncology Reports, 12, 100662. https://doi.org/10.1016/j.oor.2024.100662
Anindito, N. (2018). Perkembangan Reformasi Birokrasi Organisasi Publik dan Partisipasi Publik. Jurnal Good Governance, 13(2). https://doi.org/10.32834/gg.v13i2.33
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative Governance in Theory and Practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032
Badan Pusat Statistik Kabupaten Bandung Barat. (2024). Kondisi Status Gizi Balita Berdasarkan Indikator BB/TB Kabupaten Bandung Barat Tahun 2021. https://bandungbaratkab.bps.go.id/id/statistics-table/1/NjU2IzE%3D/kondisi-status-gizi-balita-berdasarkan-indikator-bb-tb-kabupaten-bandung-barat-tahun-2021.html
Belcher, B. M., Davel, R., & Claus, R. (2020). A refined method for theory-based evaluation of the societal impacts of research. MethodsX, 7, 100788. https://doi.org/10.1016/j.mex.2020.100788
Idroes, S. Z. T. Al, Pangestuti, D. R., & Rahfiludin, M. Z. (2024). Pengaruh Metode Emo-Demo terhadap Pengetahuan, Motivasi, dan Self-Efficacy Ibu Mengenai Praktik Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Sumowono. Amerta Nutrition, 8(3SP), 51–60. https://doi.org/10.20473/amnt.v8i3SP.2024.51-60
Li, S., Nor, N. M., & Kaliappan, S. R. (2023). Long-term effects of child nutritional status on the accumulation of health human capital. SSM - Population Health, 24, 101533. https://doi.org/10.1016/j.ssmph.2023.101533
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Nuradhiani, A., Sartika, R. S., & Koerniawati, R. D. (2025). PELATIHAN EMO-DEMO (EMOTIONAL DEMONSTRATION) BAGI KADER POSYANDU SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 219–225. https://doi.org/https://doi.org/10.31604/jpm.v8i1.219-225
Pratama, D. E., Pratama, B. W., Oxygentri, O., & Ema. (2025). Analisis Motion Graphic untuk Pemasaran sebagai Fenomena Sosial Baru: Studi Kasus Event Eraspace 2023. Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP), 6(1), 97–110. https://doi.org/10.30596/jisp.v6i1.21475
Rani, Idrus, K., Asriana, R., Sage, N. H., Mu’minah, & Maswati. (2025). DAMPAK KESEHATAN DAN GIZI YANG BAIK PADA ANAK USIA DINI. Indonesian Journal of Health and Psychology (IJOHAP), 1(1), 13–25. https://e-jurnal.jurnalcenter.com/index.php/ijohap/article/view/1132/
S, G. N., Faridah, H., Masrifah, & Pratama, D. E. (2024). Tanggung Jawab Pidana terhadap Masyarakat yang Mengajak Orang Lain untuk Golput dalam Pemilu. Krtha Bhayangkara, 18(2), 328–342. https://doi.org/https://doi.org/10.31599/krtha.v18i2.755
Sintia Wahyu Pratiwi, Ferida Asih Wilujeng, & Jalu Sora Wicitra. (2025). Implementasi Good Governance dalam Pelayanan Publik di Kantor Desa Penataran. Konstitusi : Jurnal Hukum, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi, 2(4), 132–143. https://doi.org/10.62383/konstitusi.v2i4.1183
Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









