Pengaruh Korean Wave, Brand Ambassador, dan Brand Image pada Konten Iklan di Instagram @azarinecosmeticofficial x Red Velvet Terhadap Keputusan Pembelian Penggemar Red Velvet di Jabodetabek

(1) * Diva Ayu Ekawati Mail (Ilmu Periklanan, FIKOM, Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta, Indonesia)
(2) Rohmiati Soenaryo Mail (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta, Indonesia)
(3) Wiwien Wirasati Mail (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Teknologi digital terus meningkat karena tuntutan kebutuhan manusia yang semakin modern. Internet merupakan salah satu perkembangan dari teknologi digital. Dengan menggunakan internet semua bebas melakukannya dimana saja dan kapan saja. Menurut data dari Wearesocial.com, jumlah pengguna internet di Indonesia terhitung sejak Januari 2023 tercatat sebanyak 212,9 juta pengguna. Sedangkan di tahun 2022 tercatat sebanyak 202 juta pengguna. Dalam melakukan pemasaran secara online sebuah brand menggunakan iklan.  iklan adalah pesan yang disampaikan oleh sponsor baik ide, barang atau jasa yang bertujuan untuk memberikan informasi, membangun kesadaran, membedakan dengan merek lain dan membantu meyakinkan masyarakat untuk melakukan pembelian. Salah satu media sosial yang banyak digunakan saat ini untuk pemasaran produk secara online  adalah Instagram. Dalam penelitian ini produk yang menjadi subyek penelitian adalah Azarine Cosmetic. Azarine Cosmetic dalam beriklan melakukan kolaborasi dengan idol group Red Velvet melalui platform Instagram. Iklan yang ditampilkan adalah memperkenalkan produk kolaborasi mereka yaitu lip tint, eyeliner, dan eyebrow. Indonesia merupakan negara peringkat pertama dengan jumlah fans K-Pop terbanyak. Fenomena ini disebut dengan istilah Korean wave yang menjelaskan tersebarnya budaya popular dari Korea secara mendunia di berbagai negara. Brand ambassador adalah alat perusahaan yang digunakan untuk berkomunikasi dengan publik yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan produk. Maka dari itu brand ambassador berperan dalam meningkatkan keputusan pembelian. Brand ambassador berpengaruh positif atau baik dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Dari hasil penelitian dikatakan bahwa brand ambassador dapat mendukung psikologis yang bisa mempengaruhi sikap konsumen dalam keputusan pembelian. Semakin baik dan positif citra brand ambassador maka akan semakin meningkat keputusan pembeliannya. Dalam penelitian ini dipilih penggemar Red Velvet di area Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) sebagai subjek penelitian karena melihat dari grup chat whatsapp komunitas fans Red Velvet didapatkan, sebelum konser di Indonesia tahun 2023, beberapa fans sudah saling mengenal lewat grup chat supaya ada teman bareng ketika pergi konser. Ketika ditanya asal daerahnya, banyak dari mereka yang tinggal di Jakarta dan Jawa Barat.  Berdasarkan hal ini maka timbul pertanyaan : apakah ada Pengaruh Korean Wave, Brand Ambassador, dan Brand Image, pada Konten Iklan di Media Sosial Instagram @azarinecosmeticaofficial x Red Velvet Terhadap Keputusan Pembelian Penggemar Red Velvet di Jabodetabek?

 

 


Keywords


Brand Ambassador; Brand Image; Iklan; Instagram; Korean Wave; Keputusan Pembelian

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jim.v10i2.2026.%25p
      

Article metrics

10.31604/jim.v10i2.2026.%p Abstract views : 0

   

Cite

   

References


Agustina, D. (2020). Pengaruh Korean Wave terhadap Minat Beli Konsumen Produk Korea di Indonesia. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis, 5(1), 1–10.

Andira, F., & Arianty, N. (2021). Pengaruh Brand Image dan Brand Awareness terhadap Keputusan Pembelian. Jurnal Ilmu Magister Manajemen, 4(1), 45–52.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). (2022). Laporan Tahunan Industri Kosmetika Indonesia Tahun 2022. Jakarta: BPOM RI.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2022). Statistik Industri Pengolahan: Industri Kosmetika di Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

GoodStats. (2023). Statistik Pengguna Media Sosial dan Fans K-Pop di Indonesia Tahun 2023. Diakses dari https://goodstats.id

Greenwood, J. (2012). Public Relations and Brand Ambassador Strategy. New York: Routledge.

Mawardani, R., Amalia, N., & Larasati, S. (2022). Pengaruh Brand Image terhadap Keputusan Pembelian Konsumen. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 6(4), 405–410.

Populix, (2022). Tren Preferensi Konsumen terhadap Produk Kosmetika Lokal dan Internasional di Indonesia. Jakarta: Populix Research.

……….., (2023). Data Popularitas Girl Group Korea di Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Populix Research.

Prasetyo, R. (2016). Brand Ambassador dan Pengaruhnya terhadap Keputusan Pembelian yang Dimediasi oleh Mitra Merek: Studi Kasus pada XL Axiata di Pelajar dan Mahasiswa Yogyakarta. Jurnal Ekonomi, 8(1), 10–20.

Sugiyono, (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

…………. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

………….. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.

Wijayanti, D., et al. (2023). Pengaruh NCT 127 sebagai Brand Ambassador dan Korean Wave terhadap Keputusan Pembelian Produk Nature Republic. Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis, 12(3), 240–247.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.