Pengaruh Self-Control Terhadap Agresivitas Narapidana Kasus Pencurian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Karawang

(1) * Dio Aji Winata Mail (Politeknik Ilmu Pemasyarakatan, Indonesia)
(2) Markus Marselinus Soge Mail (Politeknik Ilmu Pemasyarakatan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Terjadinya berbagai fenomena kerusuhan yang disebabkan oleh rendahnya self-control narapidana yang terjadi di lembaga pemasyarakatan merupakan dampak dari kurang efektifnya pelaksanaan program pembinaan sehingga petugas pemasyarakatan harus lebih aktif dan peka dalam memberikan pembinaan sebagai suatu upaya agar narapidana tidak akan melakukan berbagai tindakan kerusuhan. Penelitian yang dilakukan ini membahas mengenai pengaruh self-control terhadap agresivitas narapidana kasus pencurian di Lapas Kelas IIA Karawang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh self-control terhadap agresivitas narapidana kasus pencurian di Lapas Kelas IIA Karawang dengan nilai signifikansi sebesar sebesar 0.00 < 0.05 sehingga hipotesis yang diterima adalah Ha sedangkan H0 ditolak. Pearson Correlation menunjukkan nilai sebesar -0.800 yang artinya hubungan antara self-control dan agresivitas narapidana kasus pencurian memiliki hubungan yang kuat dengan arah hubungan yang berlawanan (korelasi negatif). Hasil Koefisien Determinasi adalah sebesar 0,641 atau 64.1% dengan persamaan regresi: Y = 61.053 + -0.741X. Dari data yang sudah dikumpulkan serta telah diolah, didapati bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara aspek self-control dan agresivitas. Dengan demikian semakin kuatnya self-control dari narapidana kasus pencurian di Lapas Kelas IIA Karawang maka berpengaruh pada menurunnya agresivitas narapidana kasus pencurian di Lapas Kelas IIA Karawang

Keywords


Self-contol, Agresivitas, Narapidana

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jim.v9i1.2025.104-109
      

Article metrics

10.31604/jim.v9i1.2025.104-109 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Adeonalia, G. (2002). Hubungan Antara Kontrol Diri Dengan Kecanduan Internet. Universitas Katolik Soegijapranata.

Anshari, H. (1996). Kamus Psikologi. Usaha Nasional.

Averill, J. . (1973). Personal control over aversive stimuli and its relationship to stress. University of Massachusetts.

Buss, A. H., & Perry, M. (1992). Personality Processes And Individual Differences The Aggression Questionnaire.

Ghozali, I. (2017). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Badan Penerbit Undip.

Gottfredson, M.R., & Hirschi, T. (1990). A General Theory of Crime. Stanford University Press.

Hasan, I. (2006). Analisis Data Penelitian Dengan Statistik. Bumi. Aksara.

Lubis, H. L. (2022). Locus : Jurnal Konsep Ilmu Hukum. 1.

Rachmayanthy, & Anwar, U. (2023). Sejarah Kepenjaraan Indonesia (C. H. Wasista (ed.)). Rajawali Pers.

Rahmat, D., Budi, S., Daniswara, W., & Halim, A. (2021). Hambatan Umum Dalam Pelaksanaan Pembinaan Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan. Jurnal Jurisprudentia, 1.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. ALFABETA.

W Neuman. (2014). Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches Seventh Edition. Assex: Pearson Education Limited.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.