PEMETAAN STATUS GIZI BALITA SEBAGAI DASAR EDUKASI GIZI DI DESA SUKAMANDI, KABUPATEN BELITUNG TIMUR

(1) * Dinda Nur Alifah Mail (Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Indonesia)
(2) Ani Al Laila Mail (Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Indonesia)
(3) Arinda Arinda Mail (Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Indonesia)
(4) Dara Audya Mail (Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Indonesia)
(5) Indri Safira Mail (Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Indonesia)
(6) Mirfandi Alghifari Mail (Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Indonesia)
(7) Nabila Alfisyah Mail (Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Indonesia)
(8) Ramdi Arjuna Mail (Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Indonesia)
(9) Vivi Salzeta Mail (Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Indonesia)
(10) Sumarno Sumarno Mail (Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Artikel ini bertujuan memetakan status gizi balita di Desa Sukamandi, Kabupaten Belitung Timur, sebagai dasar edukasi awal mengenai risiko konsumsi junk food dan pentingnya gizi seimbang. Pendekatan deskriptif digunakan berdasarkan data antropometri Posyandu bulan Mei 2026 dari Posyandu Dahlia I, II, dan X, dengan 23 balita. Status gizi dianalisis berdasarkan indikator BB/U, TB/U, dan BB/TB. Berdasarkan TB/U, sebanyak 73,9% balita tergolong Pendek dan 26,1% Sangat Pendek. Berdasarkan BB/TB, 73,9% memiliki status gizi Baik. Proporsi Sangat Pendek tertinggi ditemukan di Dahlia X, yaitu 44,4%. Sosialisasi awal dilaksanakan pada 14 Agustus 2026 di Posyandu Dahlia II dan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta sebelumnya belum mengetahui tingginya angka stunting di lingkungannya. Namun, edukasi terstruktur, pre-test, post-test, dan evaluasi belum dilakukan. Konsumsi junk food juga belum diukur, sehingga hubungannya secara langsung dengan status gizi belum dapat disimpulkan

Keywords


Status Gizi; Balita; Stunting; Posyandu; Gizi Seimbang

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jpm.v9i10.%25p
      

Article metrics

Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Ainin, Q., Ariyanto, Y., & Kinanthi, C. A. (2023). Hubungan pendidikan ibu, praktik pengasuhan dan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting pada balita di Desa Lokus Stunting wilayah kerja Puskesmas Paron Kabupaten Ngawi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1), 89–95. https://doi.org/10.14710/jkm.v11i1.35848

Apriastini, N. K. T., Adnyani, N. P. T., Selvyani, P. O., & Setiawan, K. H. (2024). Stunting: Faktor risiko, diagnosis, tatalaksana, dan prognosis. Ganesha Medicina Journal, 4(1), 17–23. https://doi.org/10.23887/gm.v4i1.77137

Fauziah, J., Trisnawati, K. D., Rini, K. P. S., & Putri, S. U. (2023). Stunting: Penyebab, gejala, dan pencegahan. Jurnal Parenting dan Anak, 1(2), 1–11. https://doi.org/10.47134/jpa.v1i2.220

Haskas, Y. (2020). Gambaran stunting di Indonesia: Literatur review. Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan, 15(2), 154–157.

Ni’mah, K., & Nadhiroh, S. R. (2015). Faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Media Gizi Indonesia, 10(1), 13–19. https://doi.org/10.20473/mgi.v10i1.13-19

Nirmalasari, N. O. (2020). Stunting pada anak: Penyebab dan faktor risiko stunting di Indonesia. Qawwam: Journal for Gender Mainstreaming, 14(1), 19–28. https://doi.org/10.20414/Qawwam.v14i1.2372

Nisa, L. S. (2018). Kebijakan penanggulangan stunting di Indonesia. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 13(2), 173–179.

Purnama, D., Haroen, H., & Witdiawati, W. (2025). “Gesit” Gerakan Edukasi Stunting Terpadu untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja terkait pencegahan stunting di Desa Sukamulya Kabupaten Bandung. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 8(1).

Setiyawati, M. E., Ardhiyanti, L. P., Hamid, E. N., Muliarta, N. A. T., & Raihanah, Y. J. (2024). Studi literatur: Keadaan dan penanganan stunting di Indonesia. IKRA-ITH HUMANIORA: Jurnal Sosial dan Humaniora, 8(2), 179–186. https://doi.org/10.37817/ikraith-humaniora.v8i2.3113

Setyorini, R. H., & Andriyani, A. (2023). Peningkatan pengetahuan tentang stunting sebagai upaya pencegahan terjadinya stunting. Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2),61–68. https://doi.org/10.55081/jbpkm.v4i1.881


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.