(2) Mohammad Labib Assyaddad
(3) * Nur Izzatul Maulidah
(4) Ganjar Adhywirawan Sutarjo
*corresponding author
AbstractDesa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, memiliki aktivitas pertanian hortikultura dan potensi sumber daya lokal yang dapat dikembangkan untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Salah satu teknologi yang berpotensi diterapkan adalah pemanfaatan Trichoderma sp. sebagai agen hayati untuk mendukung kesehatan dan pertumbuhan tanaman. Namun, pemanfaatan teknologi tersebut di tingkat petani memerlukan penguatan pengetahuan dan pengalaman praktik mengenai teknik perbanyakan Trichoderma sp. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam skema PPK Ormawa ini bertujuan memperkuat kapasitas petani Desa Tawangargo dalam memahami manfaat dan teknologi dasar perbanyakan Trichoderma sp. Kegiatan dilaksanakan pada 8 Agustus 2026 di Balai Desa Tawangargo dengan melibatkan 20 peserta dari kelompok tani Amertani Dusun Ngudi dan perwakilan kelompok tani Desa Tawangargo. Metode kegiatan meliputi persiapan, pre-test, penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, dan post-test. Praktik perbanyakan menggunakan media beras–jagung serta media ekstrak kentang–gula dengan bantuan fermentor. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 11 pada pre-test menjadi 96 pada post-test, atau meningkat sebesar 85 poin. Nilai minimum meningkat dari 0 menjadi 80, sedangkan nilai maksimum meningkat dari 20 menjadi 100. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan efektif dalam memperkuat pemahaman peserta mengenai manfaat, media perbanyakan, serta sterilisasi alat dan media Trichoderma sp. Kegiatan ini memberikan pengalaman pembelajaran berbasis praktik dan menjadi langkah awal dalam mendukung penerapan agen hayati secara berkelanjutan di Desa Tawangargo
KeywordsDesa Tawangargo; kapasitas petani; pertanian berkelanjutan; teknologi perbanyakan; Trichoderma sp
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i10.4132-4142 |
Article metricsAbstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Ávila-Oviedo, J. L., & Chávez-Avilés, M. N. (2026). Ecological versatility and biocontrol mechanisms of Trichoderma spp.: Toward sustainable agriculture. Discover Applied Sciences, 8, 230. https://doi.org/10.1007/s42452-026-08253-5
Bünemann, E. K., Bongiorno, G., Bai, Z., Creamer, R. E., De Deyn, G. B., de Goede, R. G. M., Fleskens, L., Geissen, V., Kuyper, T. W., Mäder, P., Pulleman, M. M., Sukkel, W., van Groenigen, J. W., & Brussaard, L. (2018). Soil quality—A critical review. Soil Biology and Biochemistry, 120, 105–125. https://doi.org/10.1016/j.soilbio.2018.01.030
Contreras-Cornejo, H. A., Schmoll, M., Esquivel-Ayala, B. A., González-Esquivel, C. E., Rocha-Ramírez, V., & Larsen, J. (2024). Mechanisms for plant growth promotion activated by Trichoderma in natural and managed terrestrial ecosystems. Microbiological Research, 281, 127621. https://doi.org/10.1016/j.micres.2024.127621
Norris, C. E., & Congreves, K. A. (2018). Alternative management practices improve soil health indices in intensive vegetable cropping systems: A review. Frontiers in Environmental Science, 6, 50. https://doi.org/10.3389/fenvs.2018.00050
Qorip, N. A. S., Despita, R., & Hariri, A. (2024). Evaluasi penyuluhan pembuatan teh kompos limbah buah jeruk dengan penambahan kotoran sapi di Desa Tawangargo. Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian, 21(2), 165–180. https://doi.org/10.36626/jppp.v21i2.1214
Ramadanu, A. P., Larasati, R. P., & Dewanti, A. N. (2025). Analisis usaha budidaya pakcoy (Brassica rapa) di Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Jurnal Agrimanex: Agribusiness, Rural Management, and Development Extension, 5(2). https://doi.org/10.35706/agrimanex.v5i2.13091
Sachdev, S., Singh, A., & Singh, R. P. (2018). Optimization of culture conditions for mass production and bio-formulation of Trichoderma using response surface methodology. 3 Biotech, 8, 360. https://doi.org/10.1007/s13205-018-1360-6
Srivastava, S., Debnath, B., Manda, R. R., Maurya, S., Rana, M., & Tiwari, A. K. (2026). Trichoderma in sustainable agriculture: Advances, applications, and future prospects for biocontrol and plant growth promotion. Annals of Applied Biology, 188(1), 332–351. https://doi.org/10.1111/aab.70052
Sukmasari, M. D., & Harti, A. O. R. (2023). Pelatihan perbanyakan Trichoderma sp. lokal sebagai agen hayati di Desa Palabuan Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 1022–1027. https://doi.org/10.31949/jb.v4i2.4650
Suryani, R., Ardana Reswari, R., & Rizieq, R. (2025). Peningkatan kapasitas petani melalui penerapan teknologi Trichoderma di Desa Sungai Rengas, Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 5(6), 3115–3124. https://doi.org/10.54082/jamsi.2243
Wardani, N. K. K., Setiawan, B., Muhaimin, A. W., Riana, F. D., & Priminingtyas, D. N. (2022). Analysis, behavior, and market performance of sweet corn (Zea mays L. sacharata) certified structure in Leban Hamlet, Tawangargo Village, Karangploso Sub-District, Malang District. AGROMIX, 13(1), 9–26. https://doi.org/10.35891/agx.v13i1.2905
Woo, S. L., Hermosa, R., Lorito, M., & Monte, E. (2023). Trichoderma: A multipurpose, plant-beneficial microorganism for eco-sustainable agriculture. Nature Reviews Microbiology, 21, 312–326. https://doi.org/10.1038/s41579-022-00819-5
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.






Download