(2) Prasesti Anggita Sari
(3) Dwi Ajeng Sura Wasiah
(4) Bachrul Amri Yahya
(5) M. Faza Ilhamuddin
(6) Alma Thirza Zahrany
(7) Fitri Nur Anisa
*corresponding author
AbstractPengelolaan sampah rumah tangga merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang memerlukan keterlibatan aktif masyarakat sejak dari sumber. Sampah yang tidak dipilah sejak tingkat rumah tangga berpotensi menyebabkan tercampurnya material organik, anorganik, dan residu sehingga menghambat proses pengolahan, mengurangi potensi pemanfaatan material yang masih bernilai, serta meningkatkan beban sampah yang harus ditangani pada tahap pemrosesan akhir. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, keterampilan, dan partisipasi masyarakat Dusun Sukorame, Desa Ketapan Rame, Kecamatan Trawas, dalam melakukan pemilahan sampah melalui penerapan inovasi pemilahan tiga kategori. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis partisipatif yang meliputi observasi kondisi awal, sosialisasi dan edukasi, demonstrasi, praktik pemilahan, penerapan inovasi pada tingkat rumah tangga, serta monitoring dan evaluasi. Inovasi yang diterapkan mengelompokkan sampah menjadi tiga kategori, yaitu sampah organik, sampah anorganik, dan sampah residu. Sampah organik diarahkan untuk pengolahan lebih lanjut, sampah anorganik yang masih mempunyai nilai guna atau ekonomi diarahkan untuk pemanfaatan atau daur ulang, sedangkan sampah residu dipisahkan sebagai sampah yang memerlukan penanganan akhir. Data kegiatan diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan monitoring penerapan pada rumah tangga. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan menghitung persentase cakupan penerapan sistem pemilahan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya penerimaan dan penerapan inovasi pemilahan tiga kategori oleh masyarakat. Berdasarkan hasil monitoring, seluruh rumah tangga sasaran di Dusun Sukorame telah menerapkan sistem pemilahan sampah tiga kategori dengan tingkat cakupan penerapan sebesar 100%. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pendekatan edukasi, praktik langsung, penyediaan sarana, dan pendampingan mampu mendorong adopsi inovasi pemilahan pada tingkat rumah tangga. Penerapan sistem ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mengurangi pencampuran sampah, meningkatkan pemanfaatan material yang masih bernilai, mengurangi volume sampah residu, serta membangun perilaku pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di masyarakat
Keywordspemberdayaan masyarakat; pemilahan sampah; sampah rumah tangga; tiga kategori; pengelolaan sampah; Ketapan Rame.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jpm.v9i9.3733-3745 |
Article metricsAbstract views : 0 |
Cite |
References
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
Dhokhikah, Y., Trihadiningrum, Y., & Sunaryo, S. (2015). Community participation in household solid waste reduction in Surabaya, Indonesia. Resources, Conservation and Recycling, 102, 153–162.
Kaza, S., Yao, L., Bhada-Tata, P., & Van Woerden, F. (2018). What a waste 2.0: A global snapshot of solid waste management to 2050. World Bank.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2021 tentang pengelolaan sampah pada bank sampah. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.
Mulasari, S. A., Husodo, A. H., & Muhadjir, N. (2016). Analisis situasi permasalahan sampah Kota Yogyakarta dan kebijakan penanggulangannya. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 96–106.
Pramudita, A. F., & Herwangi, Y. (2025). Behavioral factors and infrastructure moderation in household waste sorting: Urban-rural comparison in Sleman Regency. Indonesian Journal of Spatial Planning, 6(1), 1–9.
Santoso, A. N., & Farizal. (2019). Community participation in household waste management: An exploratory study in Indonesia. E3S Web of Conferences, 125, 07013.
Sembiring, E., Fenitra, R. M., Dangkua, A. R., Al Khoeriyah, Z. B., Van Der Laan, A. Z., Fan, Y., Ceschin, F., & Jobling, S. (2024). Improving household waste management in Indonesia: A mixed-methods approach for waste sorting. Cleaner Waste Systems, 9, 100185.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. (2008). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 69.
World Health Organization. (2019). WHO guidelines on sanitation and health. World Health Organization.
Zakianis, Z., Koesoemawardani, P., Fauzia, S., Asror, M. M., & Ferliana, E. (2019). The citizens' participation of household solid waste management and monitoring of household solid waste separation in Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok. ASEAN Journal of Community Engagement, 2(2).
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.





